• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Gak Butuh Duit Dari Pasar Modal Lagi, Emiten RI Ini Mau Delisting

Gak Butuh Duit Dari Pasar Modal Lagi, Emiten RI Ini Mau Delisting

September 11, 2026
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

September 12, 2026
13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

September 12, 2026
PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang ke Bank Himbara

PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang ke Bank Himbara

September 11, 2026
Profibilitas Meningkat, MSIG Life Dorong Pertumbuhan Berkualitas

Profibilitas Meningkat, MSIG Life Dorong Pertumbuhan Berkualitas

September 11, 2026
Adu Kinerja Emiten Minyak RI, Mana Yang Cuannya Paling Menyala?

Adu Kinerja Emiten Minyak RI, Mana Yang Cuannya Paling Menyala?

September 11, 2026
Danantara Ungkap Laba Telkom Bisa Naik 30% Gara-Gara Ini

Danantara Ungkap Laba Telkom Bisa Naik 30% Gara-Gara Ini

September 11, 2026
iPhone Jadi Primadona, Hello Store Bidik Pasar di Pusat Jakarta

iPhone Jadi Primadona, Hello Store Bidik Pasar di Pusat Jakarta

September 11, 2026
Bursa Mineral Meluncur 2027, Pengusaha Nikel Nantikan 2 Hal Ini

Bursa Mineral Meluncur 2027, Pengusaha Nikel Nantikan 2 Hal Ini

September 11, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Turun 0,73% di Akhir Sesi 2

IHSG Pangkas Koreksi, Turun 0,73% di Akhir Sesi 2

September 11, 2026
Bankir Bongkar Investasi Pilihan Nasabah Kaya di Tengah Gejolak

Bankir Bongkar Investasi Pilihan Nasabah Kaya di Tengah Gejolak

September 11, 2026
Bukan RI, Investor China Amankan Aset ke Malaysia & Singapura

Bukan RI, Investor China Amankan Aset ke Malaysia & Singapura

September 11, 2026
Imbas Perang AS-Iran, Bank Besar Bakal Kena Sanksi

Imbas Perang AS-Iran, Bank Besar Bakal Kena Sanksi

September 11, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, September 12, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Gak Butuh Duit Dari Pasar Modal Lagi, Emiten RI Ini Mau Delisting

19 hours ago
in Market
Gak Butuh Duit Dari Pasar Modal Lagi, Emiten RI Ini Mau Delisting
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Era Graharealty Tbk. (IPAC) berencana untuk menjadi perusahaan tertutup atau go private. Maka dari itu, emiten agen real estate itu akan melakukan delisting atau penghapusan pencatatan saham dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026.

Dalam keterbukaan informasi, Direksi Era Graharealty menyebut rencana go private dan delisting dilakukan seiring perubahan strategi bisnis perseroan.

“Perseroan tidak lagi memerlukan pendanaan dari pasar modal dan tidak memiliki rencana untuk melakukan penggalangan dana melalui pasar modal di masa yang akan datang,” tulis Direksi IPAC dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (11/9/2026).

Selain itu, langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional, sehingga perseroan dapat meningkatkan daya saing. Status perusahaan tertutup juga dinilai memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengembangan dan restrukturisasi bisnis.

Direksi IPAC mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi terhadap strategi jangka panjang perusahaan, termasuk pengelolaan aset dan kegiatan operasional secara lebih efisien serta restrukturisasi kepemilikan saham.

Sebagai bagian dari proses delisting, perseroan telah menyampaikan surat permohonan delisting kepada BEI tertanggal 7 September 2026. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Setelah memperoleh persetujuan pemegang saham, pemegang saham pengendali Era Graharealty, APAC Investment 2 Pte. Ltd., akan melakukan Voluntary Tender Offer (VTO) atau penawaran tender sukarela terhadap saham milik pemegang saham publik.

Jumlah saham publik yang menjadi objek VTO mencapai maksimal 89,31 juta saham atau sekitar 9,40% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor perseroan.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp250 per saham. Harga tersebut berada di atas rata-rata harga tertinggi harian saham perseroan selama 90 hari sebelum pengumuman RUPSLB, yang tercatat sebesar Rp173 per saham.

Dengan jumlah saham publik maksimal 89,31 juta saham dan harga penawaran Rp250 per saham, nilai maksimal dana yang perlu disiapkan untuk VTO mencapai sekitar Rp22,33 miliar.

Pemegang saham publik yang tidak menjual sahamnya melalui VTO tetap menjadi pemegang saham perseroan. Namun, apabila rencana go private dan delisting disetujui, saham tersebut tidak lagi tercatat dan diperdagangkan di BEI.

Saat ini, APAC Investment 2 Pte. Ltd. merupakan pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 860,56 juta saham atau 90,60%. Sementara itu, masyarakat menggenggam sekitar 89,31 juta saham atau 9,40%. Ultimate beneficial owner dari APAC Investment 2 Pte. Ltd. adalah Morgan Stanley.

Dari sisi kinerja, Era Graharealty mencatat pendapatan Rp58,50 miliar pada 2025. Angka tersebut meningkat dibandingkan Rp44,70 miliar pada 2024 dan Rp28,79 miliar pada 2023.

Laba bersih perseroan pada 2025 mencapai Rp1,48 miliar, naik dari Rp461,9 juta pada 2024. Namun, angka tersebut masih di bawah laba bersih 2023 yang mencapai Rp2,85 miliar.

RUPSLB untuk membahas rencana tersebut akan digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di TCC Batavia Tower One, Jakarta Pusat, serta secara elektronik melalui eASY.KSEI.

Jika seluruh proses memperoleh persetujuan regulator dan otoritas terkait, VTO diperkirakan mulai berlangsung pada 21 Desember 2026 dan berakhir pada 19 Januari 2027. Pembayaran hasil VTO dijadwalkan paling lambat 26 Januari 2027.

Selanjutnya, persetujuan Kementerian Hukum diperkirakan pada 2 Februari 2027, diikuti pencabutan efektif pernyataan pendaftaran oleh OJK pada 26 Februari 2027.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

September 12, 2026
13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

September 12, 2026
PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang ke Bank Himbara

PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang ke Bank Himbara

September 11, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .