• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dulu Rajin Bantu Ibu Jaga Warung, Sosok Ini Kini Punya 23.000 Toko

Dulu Rajin Bantu Ibu Jaga Warung, Sosok Ini Kini Punya 23.000 Toko

November 24, 2025
MK Tidak Menemukan Bukti Wapres Gibran Punya Ijazah Setara SMA

MK Tidak Menemukan Bukti Wapres Gibran Punya Ijazah Setara SMA

October 6, 2026
Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

October 6, 2026
Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

October 6, 2026
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dulu Rajin Bantu Ibu Jaga Warung, Sosok Ini Kini Punya 23.000 Toko

11 months ago
in Lifestyle
Dulu Rajin Bantu Ibu Jaga Warung, Sosok Ini Kini Punya 23.000 Toko
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan ritel mini market yang menyediakan kebutuhan rumah tangga, Alfamart cukup akrab ditelinga masyarakat. Alfamart kini sudah beroperasi di hampir seluruh wilayah Indonesia berkat tangan dingin Kwok Kwie Fo atau Djoko Susanto yang merupakan pemilik dari Alfamart dan Alfamidi.

Kesuksesan yang diperoleh tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan dan keberuntungan. Djoko Susanto mengawali kariernya di perusahaan perakitan radio sebagai pegawai biasa.

Kisah bermula di tahun 1966. Setelah meninggalkan bangku SMA dan tak betak bekerja sebagai pegawai di perusahaan tersebut, Djoko memilih membantu bisnis kelontong ibunya bernama Toko Sumber Bahagia di Petojo, Jakarta.

Sehari-hari di sana, ia menjaga warung yang berjualan kacang tanah, minyak sayur, sabun mandi dan rokok, dari pagi sampai malam. Seiring waktu,warung tersebut kemudian hanya berkonsentrasi menjual rokok dalam skala besar. Dan kebetulan mitra utama warung Sumber Bahagia adalah Gudang Garam.

Tak disangka, penjualan di sana mendapatkan hasil positif. Bahkan, tulis Sam Setyautama, pada 1987 Djoko sudah punya 15 jaringan toko grosir dan terpilih sebagai penjual rokok Gudang Garam terbesar.

Di tengah jalan, keberhasilan Djoko menjual rokok ini menarik perhatian petinggi PT HM Sampoerna, yakni Putera Sampoerna.




Suasana Alfa mart tahun 1999. (Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)Foto: Suasana Alfa mart tahun 1999. (Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)
Suasana Alfa mart tahun 1999. (Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)

“Pertemuannya dengan Putera Sampoerna, bos PT HM Sampoerna akhir 1986 mengubah nasibnya secara total. Ia diangkat menjadi direktur penjualan PT Sampoerna yang membawa PT HM Sampoerna ke peringkat kedua terbesar setelah Gudang Garam,” tulis Sam Setyautama dalam Tokoh-Tokoh Etnis Tionghoa Di Indonesia (2008)

Kepiawaiannya memasarkan rokok membuatnya juga dipercaya menjadi direktur PT Panarmas yang menjadi distributor rokok Sampoerna. Di posisi inilah, Djoko turut serta memasarkan merek baru Sampoerna bernama Sampoerna A Mild di tahun 1989.

Kelak, rokok ini menjadi salah satu yang populer di Indonesia. Ketika memasarkan rokok baru inilah, Djoko mendirikan PT Alfa Retailindo pada 1989 usai mengubah gudang Sampoerna di Jl Lodan No. 80.

“Dengan modal Rp 2 miliar, gudang itu disulap menjadi Toko Gudang Rabat, dengan 40% saham dimiliki Puetera Sampoerna, dan sisanya dimiliki Kwok Kwie Fo (alias Djoko Susanto),” tulis Sam Setyautama

Toko Gudang Rabat itu jadi cikal bakal Alfa. Mulanya, difungsikan sebagai distributor rokok baru Sampoerna, tetapi perlahan jadi toko kelontong yang menjual berbagai macam barang.

Toko Gudang Rabat kemudian berkembang besar dan memiliki banyak cabang di beberapa kota Indonesia. Pada tahun 1990-an, Gudang Rabat menjelma menjadi retail pesaing Indomaret bentukan Salim Group dengan memiliki 32 gerai.




Suasana Alfa mart tahun 1999. (Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)Foto: Suasana Alfa mart tahun 1999. (Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)
Suasana Alfa mart tahun 1999. (Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)

Namanya kemudian berubah menjadi Alfa Minimart di bawah PT Sumber Alfaria Triyaja pada 18 Oktober 1999. Alfa Minimart berupaya mirip dengan Indomaret, yakni minimarket yang bisa dijangkau masyarakat secara dekat, di mana bangunan pertamanya di Jl. Beringin Raya, Tangerang.

Keberadaan Alfa Minimart mendapat respons positif dari masyarakat. Penjualannya naik. Djoko segera dapat “durian runtuh”.

“Alfa dinyatakan go public pada 18 Januari 2000. Saat itu nilai kapitalisasi pasar Alfa ditaksir mencapai US$ 108,29 juta,” tulis buku Kaum Supertajir Indonesia (2008)

Sejak 1 Januari 2003, Alfa Minimart berubah men­jadi Alfamart. Putera Sampoerna ikut menyuntikkan modalnya dan kemudian Alfamart beranak-pinak seperti sekarang.

Saat ini total gerai Grup Alfamart mencapai lebih dari 23.000 toko, termasuk gerai yang dikelola anak usaha seperti Alfamidi dan Lawson.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
MK Tidak Menemukan Bukti Wapres Gibran Punya Ijazah Setara SMA

MK Tidak Menemukan Bukti Wapres Gibran Punya Ijazah Setara SMA

October 6, 2026
Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

October 6, 2026
Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

October 6, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .