• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Di-backing LPS, Perbankan Makin Pede Jaga Dana Nasabah

Di-backing LPS, Perbankan Makin Pede Jaga Dana Nasabah

August 20, 2025
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

May 1, 2026
GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

May 1, 2026
Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya

Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya

May 1, 2026
Sentimen Ini Bikin Rupiah Lemah Lawan Dolar AS

Sentimen Ini Bikin Rupiah Lemah Lawan Dolar AS

May 1, 2026
Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

May 1, 2026
Prabowo Dorong B50 Era Perang, Emiten Sawit Akan Diuntungkan?

Prabowo Dorong B50 Era Perang, Emiten Sawit Akan Diuntungkan?

May 1, 2026
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Pria AS Punya Harta Rp 214 Triliun

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Pria AS Punya Harta Rp 214 Triliun

May 1, 2026
Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

May 1, 2026
Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

May 1, 2026
Danareksa Incar Jadi Manajemen Aset Terbesar Kedua di RI

Danareksa Incar Jadi Manajemen Aset Terbesar Kedua di RI

May 1, 2026
Prabowo akan Luncurkan Kredit Rakyat, Bunganya Maksimal 5% Satu Tahun

Prabowo akan Luncurkan Kredit Rakyat, Bunganya Maksimal 5% Satu Tahun

May 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Di-backing LPS, Perbankan Makin Pede Jaga Dana Nasabah

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Di-backing LPS, Perbankan Makin Pede Jaga Dana Nasabah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Industri perbankan menjadi salah satu industri dengan regulasi paling ketat di Tanah Air dalam menjalankan operasionalnya. Namun demikian masyarakat masih sering tergiring isu atau opini yang berkembang perihal keamanan dana di sistem perbankan. Di sinilah posisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjadi sangat penting.

Tingkat literasi keuangan yang belum maksimal tidak bisa dimungkiri menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat “Konoha” sangat mudah termakan isu. Hal ini yang coba dijelaskan oleh para praktisi dan narasumber dalam event LPS Financial Festival 2025. Event yang digelar Trans Media Group ini diharapkan bisa mengangkat tingkat melek keuangan masyarakat, sehingga bisa lebih bijak dan cerdas dalam mengelola keuangan. 

Dihelat dua hari (20-21 Agustus) di Regale International Convention Centre, Medan, narasumber bankir yang hadir mewakili industri perbankan angkat bicara dan memberikan berbagai masukan dan penjelasan kepada peserta mengenai persoalan “trust issue” tersebut. Mulai dari pemblokiran rekening dormant oleh Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) hingga masih maraknya penipuan secara daring.

“Untuk setiap bank, apalagi bank besar seperti kami punya aturan yang jelas, bisa mengajukan pembukaan (blokir). Per hari ini sudah banyak sekali yang dibuka (blokir karena PPATK). Tapi yang paling penting, jangan takut taruh uang di bank, daripada di bawah bantal. Kalau di bank itu selama 3T terjadi, dijamin Rp2 Miliar (oleh LPS),” ujar Direktur Operations PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Timothy Utama dalam sesi Business Talks LPS Financial Festival 2025 di Medan, Rabu (20/8/2025) .

Sedikit informasi, 3T merujuk pada syarat klaim penjaminan dana nasabah yang layak bayar, yang ditetapkan oleh LPS. 3T merupakan singkatan dari Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.

“Bahwa nomor 1 taruh uang di bank jangan takut. Uang yang diblokir (oleh PPATK) itu ada aturannya memang, Pada saat itu terjadi dan kita sudah lihat di masyarakat itu bergerak adanya masukan-masukan yang cukup tajam, dan diterima oleh pemerintah, langsung dibuka,” jelas Timothy.

Setali tiga uang, Direktur Network and Retail Funding PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Aquarius Rudianto mengaku, imbas dari pemblokiran yang dilakukan PPATK memang cukup mempengaruhi segelintir nasabah untuk menarik dana simpanan, namun jumlahnya tidak banyak dan nominal dananya tidak signifikan bagi sistem perbankan.

“Jadi itu memang ada dan netralisir hal itu. Bank itu adalah institusi yang highly regulated. Sehingga regulator banyak yang melihat. Jadi bank itu melakukan intermediasi dengan profesional. Semua bank di Indonesia itu bangun capability digital. Jadi bangunlah confidence bahwa bank akan menjaga profesionalisme, apalagi ada LPS di sini,” tegasnya.

Sementara terkait penipuan secara daring yang menyasar rekening digital, para bankir yang hadir menyiapkan beberapa tips untuk menghindarinya.

Timothy menekankan pentingnya menjaga konsep “dompet” dalam digitalisasi saat ini. Menurutnya, hal ini akan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menjaga rekening, yang notabene saat ini sudah banyak tersemat di dalam ponsel secara digital. Dia juga mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati dan tidak sembarangan membuka segala link atau attachment yang masuk ke ponselnya.

“Prinsipnya sama, pada dasarnya jangan kasih dompet fisik, kalau HP itu kata sandi. Titipan saya itu, jadi jangan mudah ketipu, seperti kita jaga dompet, digital itu sama. Semua bank akan jaga, tapi kalau dompet diserahkan (ke orang lain) susah. Jadi dengan kata lain awareness ini ditingkatkan,” jelasnya.

Sedangkan Aquarius meminta masyarakat tidak menjadi alergi dengan adanya digitalisasi. Dia menyebut digital banking saat ini sudah menjadi keniscayaan untuk mempermudah dan mempercepat layanan perbankan kepada nasabah atau Masyarakat. Dari sisi bank juga selalu meningkatkan keamanan dari sisi sistem digitalnya, tinggal bagaimana nasabah melakukan hal serupa.

“Bank sudah berikan web site dan call center, lalu ada super app, entah itu BRImo, Livin’, Byond. Itu dua hal yang tidak boleh keluar User ID dan password. Jadi enggak boleh kasih ke suami atau istrinya. Please jaga user ID dan password. Kedua, maintenance-nya dilakukan perubahan, dan cari yang susah, jangan yang gampang-gampang, jangan tanggal lahir dll, sambung Aquarius.

Tidak ketinggalan Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anton Sukarna setuju bahwa keamanan password dan PIN itu bersifat pribadi dan perlu dijaga kerahasiaannya.

“Terkait ini saya punya saran, jika lebih dari 1 hp, untuk transaksi keuangan di yang komunikasi lebih rendah. Dan kalau telepon nyasar abaikan, jangan mudah download aplikasi karena kita tidak tahu pengaruhnya apa ke mobile banking kita,” ucapnya.

Anton juga mengatakan, bahwa di bisnis perbankan dana dari para nasabah menjadi hal paling utama yang harus dilindungi.

Terkait keaman dana nasabah, LPS yang telah hadir selama 20 tahun juga memiliki andil sangat besar dalam memberikan keyakinan bagi Masyarakat untuk memanfaatkan institusi perbankan untuk menyimpan uangnya.

Lewat program penjaminan, LPS memberikan komitmennya dalam melindungi dana simpanan masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, LPS memberikan penjaminan simpanan nasabah hingga senilai Rp2 miliar per bank. Hal ini tentunya dengan tetap mengacu pada syarat 3T dalam program penjaminan.

“Intinya sebagai LPS bahwa simpanan ada kalau terjadi apa-apa, dicabut izin usahanya (bank) tetap dijamin kalau murni itu memang tidak ada kesalahan nasabah. Itu kita bayar secepatnya 5 hari kerja. Nasabah jangan khawatir tetap saja simpanan diblokir bisa dibuka lagi tetap dijamin LPS,” imbuh Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank LPS, Didik Madiyono. 

(bul/bul)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Beri Rasa Aman, LPS Bertugas Jaga Stabilitas Sistem Keuangan




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

May 1, 2026
GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

May 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .