• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
CSIS Ungkap Dana Asing Bisa Minggat dari RI Gara-Gara Hal Ini

CSIS Ungkap Dana Asing Bisa Minggat dari RI Gara-Gara Hal Ini

January 8, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

CSIS Ungkap Dana Asing Bisa Minggat dari RI Gara-Gara Hal Ini

9 months ago
in Lifestyle
CSIS Ungkap Dana Asing Bisa Minggat dari RI Gara-Gara Hal Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Dana asing terancam minggat dari pasar keuangan Indonesia pada 2026. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang datang dari ketidakpastian ekonomi dunia.

Peneliti Senior Departemen Ekonomi CSIS Deni Friawan mengatakan ketidakpastian ekonomi global akan membuat pasar keuangan menjadi volatil sehingga akan mempengaruhi tren aliran dana investor asing di Indonesia. Ujung-ujungnya akan melemahkan rupiah.

“Nah, yang dikhawatirkan adalah seperti yang terjadi di tahun kemarin kita mengalami sudden capital outflow yang besar. Baik itu di pasar bond market ataupun di stock market dan itu berimplikasi pada nilai tukar rupiah yang nantinya berimplikasi pada cost of borrowing dari SBN kita,” katanya saat acara Media Briefing: “Outlook 2026: Ancaman dan Risiko Instabilitas Ekonomi, Sosial, dan Politik” pada Rabu (7/1/2026).

Deni menjelaskan kondisi ekonomi global itu masih akan slowdown di tahun 2026 karena mesin-mesin pertumbuhan di dunia ini, terutama China dan Amerika, itu mengalami perlambatan.

“China misalnya mengalami deflasi, walaupun misalnya angka officialnya mengatakan 5%, tapi banyak orang melakukan, apakah benar 5%? Karena perkiraan mungkin hanya sekitar 2%. Begitu juga Amerika. Dia menghadapi tekanan dari public debt yang besar dan defisit anggaran yang besar. Itu juga membuat tekanan inflasi di sana juga besar,” ucapnya.

Ia juga menyoroti konflik geopolitik terbaru oleh AS dengan Venezuela usai Presiden Donald Trump dengan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro meningkatkan tensi geopolitik dan juga risiko instabilitas ekonomi dunia.

“Kita hari-hari ini melihat ada peningkatan geopolitical risk eskalasi dari misalnya US attack di Venezuela. Itu juga menimbulkan instabilitas di dunia dari sisi geopolitik,” ucapnya.

Ketegangan geopolitik yang baru ini semakin memperbanyak katalis negatif untuk pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026. Katalis lain diungkap Deni seperti tekanan public debt besar Amerika Serikat, tarif resiprokal yang diterapkan Trump, larangan ekspor rare earth oleh China, larangan ekspor chip maker di Eropa, dan Inggris serta Jerman yang menghadapi tekanan fiskal.

“Jadi, semua itu berimplikasi bahwa perekonomian dunia, pertumbuhan di tahun 2026 akan sangat gloomy, akan lebih slowdown,” tegas Deni.

Dalam proyeksi terbaru mereka, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% pada 2026 di edisi Oktober. Sementara Bank Dunia dan OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia akan dibawah ramalan IMF, yakni 2,4% dan 2,9%.

(ras/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .