• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
COIN Jadi Ekosistem Bursa Aset Kripto Pertama di Dunia yang Go Public

COIN Jadi Ekosistem Bursa Aset Kripto Pertama di Dunia yang Go Public

July 9, 2025
5 Ciri Utama Masyarakat Kelas Bawah, Anda Termasuk?

5 Ciri Utama Masyarakat Kelas Bawah, Anda Termasuk?

June 7, 2026
Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

June 7, 2026
Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

June 7, 2026
Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

June 7, 2026
Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

June 7, 2026
Dunia Bergejolak, Emiten Angkutan Batu Bara Amankan Kontrak

Dunia Bergejolak, Emiten Angkutan Batu Bara Amankan Kontrak

June 7, 2026
Segini Modal Buka Alfamart Sendiri, Berapa Lama buat Balik Modal?

Segini Modal Buka Alfamart Sendiri, Berapa Lama buat Balik Modal?

June 7, 2026
Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok

Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok

June 7, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi

Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi

June 7, 2026
Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

June 7, 2026
Aturan Terbaru Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI-BRI-Bank Mandiri

Aturan Terbaru Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI-BRI-Bank Mandiri

June 7, 2026
Menteri RI Divonis Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Divonis Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

June 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, June 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

COIN Jadi Ekosistem Bursa Aset Kripto Pertama di Dunia yang Go Public

11 months ago
in News
COIN Jadi Ekosistem Bursa Aset Kripto Pertama di Dunia yang Go Public
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) resmi tercatat sebagai emiten ke-18 di tahun 2025. Emiten yang bergerak di ekosistem aset kripto ini melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (97/2025), dan menjadi bursa Aset Kripto pertama di dunia yang sahamnya diperdagangkan di pasar modal Indonesia.

Selama masa penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang berlangsung pada 2-7 Juli, calon investor pun menyambut positif saham COIN. Tercatat, saham COIN mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga lebih dari 180 kali dengan total pemesanan lebih dari 200.000 calon investor.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Ade Wahyu menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi. Dia pun optimistis hasil tersebut menjadi momentum awal yang baik bagi perjalanan COIN ke depan dalam mendorong terciptanya ekosistem aset kripto yang transparan, teregulasi, dan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

“Kami berterima kasih kepada regulator, para profesi penunjang, mitra-mitra dan investor atas kepercayaan dan dukungannya yang menyambut baik kehadiran COIN di pasar saham. Sebagai induk usaha dari PT Central Finansial X (CFX) sebagai Bursa Aset Kripto dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), kami percaya animo dari masyarakat terhadap saham COIN menggambarkan penerimaan aset kripto yang semakin luas dari masyarakat dan mengajak seluruh pihak untuk ikut melakukan pengawasan,” ujar Ade, Rabu (09/07/2025).

Dia melanjutkan, dengan memutuskan menjadi perusahaan terbuka, COIN semakin memperkuat ekosistem aset kripto yang terintegrasi, lebih teregulasi. Pencatatannya pun dapat diawasi oleh publik sehingga akuntabilitas menjadi lebih baik terhadap industri aset kripto di Indonesia.

Berdasarkan data laporan terbaru dari Chainalysis Global Crypto Adoption Index, Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam adopsi aset kripto global, naik dari peringkat sebelumnya di posisi ketujuh. Artinya, Indonesia merupakan negara dengan adopsi aset kripto nomor satu di kawasan Asia Tenggara.

Peningkatan terhadap adopsi aset kripto secara global didukung oleh semakin meningkatnya jumlah konsumen aset kripto nasional yang sudah mencapai 14,16 juta orang per April 2025, atau terus bertambah dibandingkan Januari 2025 di angka 12 juta orang. Semakin bertambahnya minat masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi yang sudah mendapatkan pengawasan dari Bursa CFX dan Lembaga Kustodian ICC mampu mendorong pertumbuhan total transaksi aset kripto Indonesia yang mencapai hingga Rp650,61 triliun di akhir 2024.

“Melalui Bursa CFX dan Lembaga Kustodian ICC yang dijalankan secara transparan, inovatif, dan berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik, kami percaya industri aset kripto nasional akan terus berkembang positif dan tumbuh berkelanjutan. Hingga akhirnya Bursa CFX dan Lembaga Kustodian ICC tidak hanya menjadi rumah bagi industri aset kripto di Indonesia, tetapi juga diharapkan akan mampu untuk menjadi pusat perdagangan aset kripto di kawasan Asia Tenggara,” tutur dia.

Ade mengatakan, dengan kehadiran COIN di bursa saham menjadi momentum bagi Indonesia menjadi pusat perdagangan aset kripto di Asia Tenggara, bukan sekadar menjadi pasar.

“Ke depannya dengan dukungan regulator, instansi terkait, dan infrastruktur bursa yang terpercaya, Indonesia dapat memfasilitasi transaksi lintas negara yang lebih jelas dan aman untuk bertransaksi aset kripto di Indonesia,” tandas Ade.

Sementara itu, Direktur Keuangan COIN Abraham Nawawi menyatakan, dana IPO yang berhasil terkumpul sebesar Rp220 miliar, dengan harga penawaran Rp100 per saham. Abraham menerangkan, dari total dana IPO tersebut, Perseroan akan mempergunakannya untuk mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan anak, yakni CFX dan ICC yang masing-masing memperoleh sebesar 85% dan 15%.

Dia menegaskan COIN didukung oleh kinerja keuangan Perseroan yang solid. Tercatat, COIN pada akhir Desember 2024 berhasil membukukan kenaikan pendapatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) dengan mencatat net profit margin sebesar 42,32% dari total pendapatan.

“Perseroan optimistis untuk dapat meningkatkan pendapatan pada akhir tahun 2025 melalui pengembangan produk dan usaha yang dilakukan oleh entitas anak, salah satunya produk Derivatif kripto. Sepanjang tahun 2025, CFX juga terus mendorong pertumbuhan produk Derivatif, yang mana berfungsi sebagai lindung nilai, sehingga pada saat harga Spot aset kripto menurun, tetap ada transaksi Derivatif untuk memasang posisi lindung nilai,” ungkap Abraham.

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Bitcoin Melesat Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Simak Proyeksi Cuannya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
5 Ciri Utama Masyarakat Kelas Bawah, Anda Termasuk?

5 Ciri Utama Masyarakat Kelas Bawah, Anda Termasuk?

June 7, 2026
Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

June 7, 2026
Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

June 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .