• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Merah Usai Ancaman Tarif Trump Bikin Investor Gelisah

Bursa Asia Merah Usai Ancaman Tarif Trump Bikin Investor Gelisah

January 21, 2026
Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

April 20, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

April 20, 2026
KUR Tumbuh 0,21% & NPL Tembus 4,55%, Kantor Airlangga Buka Suara

KUR Tumbuh 0,21% & NPL Tembus 4,55%, Kantor Airlangga Buka Suara

April 20, 2026
Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.140 Pagi Ini

Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.140 Pagi Ini

April 20, 2026
IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

April 20, 2026
Bursa Asia Dibuka Galau Usai Ketegangan Iran-AS Meningkat

Bursa Asia Dibuka Galau Usai Ketegangan Iran-AS Meningkat

April 20, 2026
Febrio Nathan Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI

Febrio Nathan Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI

April 20, 2026
Cetak Laba Puluhan Triliun, Ini Mesin Bisnis Baru BRI Group

Cetak Laba Puluhan Triliun, Ini Mesin Bisnis Baru BRI Group

April 20, 2026
10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

April 20, 2026
Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

April 20, 2026
CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

April 20, 2026
Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

April 20, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 20, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Bursa Asia Merah Usai Ancaman Tarif Trump Bikin Investor Gelisah

3 months ago
in News
Bursa Asia Merah Usai Ancaman Tarif Trump Bikin Investor Gelisah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar Asia-Pasifik dibuka melemah pada hari Rabu, mencerminkan kerugian semalam di Wall Street setelah Presiden Donald Trump meningkatkan retorika terkait Greenland, mengancam tarif baru pada negara-negara yang menolak pengalihan wilayah Denmark tersebut ke Amerika Serikat.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.341, di bawah penutupan terakhir indeks acuan tersebut di 26.487,51.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,28%, sementara Topix turun 1,09%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,09% sementara indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil turun 2,2%.

Indeks S&P/ASX 200 Australia memulai hari dengan penurunan 0,32%.

Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa ekspor dari delapan negara Eropa akan menghadapi tarif 10% mulai 1 Februari, meningkat menjadi 25% pada 1 Juni jika pembicaraan gagal menghasilkan kendali AS atas Greenland yang kaya mineral.

Ia juga mengancam akan mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanye Prancis, menyusul laporan bahwa Presiden Emmanuel Macron tidak bersedia bergabung dengan “Dewan Perdamaian” yang diusulkannya. Trump selanjutnya mengkritik Inggris, menyebut rencana mereka untuk mentransfer kedaulatan Kepulauan Chagos, yang merupakan rumah bagi pangkalan militer gabungan Inggris-AS, ke Mauritius sebagai “tindakan yang sangat bodoh,” dengan menyebut langkah tersebut sebagai pembenaran lebih lanjut untuk mengakuisisi Greenland atas dasar keamanan nasional.

Para pemimpin Eropa menyebut ancaman tarif terbaru Presiden Donald Trump “tidak dapat diterima” dan dilaporkan sedang mempertimbangkan tindakan balasan. Prancis dikatakan mendesak Uni Eropa untuk mengerahkan alat respons ekonomi terkuatnya, yang disebut Instrumen Anti-Koersi.

Kontrak berjangka saham AS naik sedikit pada awal jam perdagangan Asia setelah rata-rata utama mengalami penurunan terburuk dalam tiga bulan.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average turun 870,74 poin, atau 1,76%, untuk mengakhiri sesi di 48.488,59. S&P 500 turun 2,06% menjadi 6.796,86. Nasdaq Composite merosot 2,39%, ditutup pada 22.954,32. Ini adalah sesi terburuk sejak Oktober untuk ketiga indeks utama tersebut. Imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak dan dolar AS melemah karena ancaman Trump menyebabkan pelarian dari aset AS.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

April 20, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

April 20, 2026
KUR Tumbuh 0,21% & NPL Tembus 4,55%, Kantor Airlangga Buka Suara

KUR Tumbuh 0,21% & NPL Tembus 4,55%, Kantor Airlangga Buka Suara

April 20, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .