• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

October 15, 2025
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

October 2, 2026
Dicoret MSCI & FTSE, GOTO Ungkap Biang Kerok Gejolak Saham

Dicoret MSCI & FTSE, GOTO Ungkap Biang Kerok Gejolak Saham

October 2, 2026
Kerja Sama Angkasa Pura Berakhir, Entitas Usaha GGRM Kelola 1 Bandara

Kerja Sama Angkasa Pura Berakhir, Entitas Usaha GGRM Kelola 1 Bandara

October 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 2, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

12 months ago
in Lifestyle
Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada Rabu (15/10/2025), berbeda arah dengan pelemahan di Wall Street setelah Amerika Serikat dan China kembali saling serang dalam ketegangan perdagangan terbaru.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa waktu setempat mengkritik China karena tidak membeli kedelai, menyebutnya sebagai “tindakan ekonomi yang bermusuhan” dan mengancam akan memberikan “pembalasan” seperti embargo minyak goreng.

Investor veteran Louis Navellier dalam catatannya yang diterbitkan Rabu mengatakan volatilitas pasar masih tinggi, dan penyebab utamanya adalah hubungan tegang antara AS dan China. Ketegangan dagang kedua negara tersebut kembali menekan sentimen global yang sebelumnya mulai membaik setelah periode negosiasi.

Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 naik 0,3%, sementara Topix terapresiasi 0,75%. Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,8% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik 0,83%.

Pasar Australia turut menguat, dengan indeks ASX/S&P 200 naik 0,93%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperkirakan dibuka lebih tinggi setelah kontrak berjangkanya diperdagangkan di level 25.763 dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.441,35.

Investor kini menantikan rilis data inflasi China untuk bulan September yang dijadwalkan keluar pada pagi hari ini. Data tersebut dinilai penting untuk mengukur tekanan harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak ketegangan perdagangan.

Sementara itu di AS, indeks S&P 500 ditutup turun 0,2% ke level 6.644,31 setelah sempat jatuh hingga 1,5% dan menguat 0,4% di titik tertinggi hariannya. Nasdaq Composite melemah 0,8% ke 22.521,70 setelah sebelumnya sempat merosot 2,1%, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,4% atau 202,88 poin ke 46.270,46.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Selasa memberikan sinyal bahwa bank sentral mendekati akhir dari proses pengurangan neraca obligasinya. Ia juga mengisyaratkan kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga tambahan dalam waktu dekat untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Mengekor Kinerja Positif Wall Street, Bursa Asia Dibuka Hijau




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .