• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita

Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita

July 10, 2025
Tak Buru-Buru Spin Off, Permata Bank Syariah Siapkan Strategi Ini

Tak Buru-Buru Spin Off, Permata Bank Syariah Siapkan Strategi Ini

April 22, 2026
Bos BI Janji Jaga Pertumbuhan Uang Primer di Atas 12% Tahun Ini

Bos BI Janji Jaga Pertumbuhan Uang Primer di Atas 12% Tahun Ini

April 22, 2026
Usai Pengumuman MSCI Investor Kompak Obral Saham BREN & DSSA

Usai Pengumuman MSCI Investor Kompak Obral Saham BREN & DSSA

April 22, 2026
KFC (FAST) Buktikan Pemulihan Kinerja, Fundamental Bisnis Kian Menguat

KFC (FAST) Buktikan Pemulihan Kinerja, Fundamental Bisnis Kian Menguat

April 22, 2026
Harga Saham di Luar Nalar, Investor Kok Tetap Serbu Saham CASA?

Harga Saham di Luar Nalar, Investor Kok Tetap Serbu Saham CASA?

April 22, 2026
Kasus Credit Union Paroki Aek Nabara Tuntas, Ini Kata BNI

Kasus Credit Union Paroki Aek Nabara Tuntas, Ini Kata BNI

April 22, 2026
Saham BREN & DSSA Jadi Beban, IHSG Turun 0,24% ke 7.541

Saham BREN & DSSA Jadi Beban, IHSG Turun 0,24% ke 7.541

April 22, 2026
Lengkap! Keputusan BI Tahan Lagi Suku Bunga Acuan 4,75% di April 2025

Lengkap! Keputusan BI Tahan Lagi Suku Bunga Acuan 4,75% di April 2025

April 22, 2026
Pengumuman! Warga RI Bisa Pakai QRIS di China Mulai 30 April 2026

Pengumuman! Warga RI Bisa Pakai QRIS di China Mulai 30 April 2026

April 22, 2026
Video: BI Rate Ditahan – Evaluasi MSCI Dipantau, IHSG Makin Tertekan

Video: BI Rate Ditahan – Evaluasi MSCI Dipantau, IHSG Makin Tertekan

April 22, 2026
BNI Telah Kembalikan Full Dana Credit Union Paroki Aek Nabara Rp28 M

BNI Telah Kembalikan Full Dana Credit Union Paroki Aek Nabara Rp28 M

April 22, 2026
Punya Asuransi Pokemon -Pembatalan Tiket

Punya Asuransi Pokemon -Pembatalan Tiket

April 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, April 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Broker Asing Ini Dituduh Manipulasi Pasar, Rp 9,2 Triliun Disita
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Badan Pengawas Pasar Modal India alias Securities Exchange Board of India (SEBI) untuk sementara melarang Jane Street Group mengakses pasar sekuritas India. Mengutip CNBC, SEBI menuduh perusahaan broker asal AS itu melakukan manipulasi pasar.

Menurut perintah sementara yang diunggah di situs web regulator pada hari Kamis (10/7/2025), entitas Jane Street dilarang mengakses pasar sekuritas dan selanjutnya dilarang membeli, menjual, atau bertransaksi sekuritas, baik secara langsung maupun tidak langsung.

SEBI juga mengeluarkan perintah sementara untuk membekukan lebih dari 48,4 miliar rupee India atau sekitar Rp9,2 triliun dari Jane Street atas dugaan keuntungan ilegal.

Lebih lanjut, SEBI menyatakan bahwa para perusahaan perbankan telah diarahkan untuk memastikan bahwa “tidak ada transaksi debit yang dilakukan, tanpa izin SEBI,” untuk rekening yang dimiliki oleh entitas Jane Street, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri.

Menanggapi hal itu, Jane Street mengatakan kepada CNBC bahwa mereka membantah temuan perintah sementara SEBI dan mengatakan akan terus berkomunikasi dengan regulator. Seorang juru bicara Jane Street menambahkan bahwa perusahaan “berkomitmen untuk beroperasi sesuai dengan semua peraturan di wilayah tempat kami beroperasi di seluruh dunia.”

Jane Street sendiri diduga menggunakan berbagai strategi untuk memengaruhi indeks acuan Nifty 50 India secara artifisial, yang melacak 50 perusahaan teratas di negara itu, dan mendapatkan keuntungan dari posisi yang jauh lebih besar dalam opsi indeks.

Menurut perintah sementara SEBI yang setebal 105 halaman, Jane Street akan secara agresif membeli sejumlah besar saham dan kontrak berjangka yang merupakan bagian dari indeks perbankan India BANKNIFTY, di awal hari perdagangan.

Perusahaan perdagangan kuantitatif tersebut kemudian akan memasang taruhan besar bahwa indeks akan turun di kemudian hari.

Jane Street kemudian akan menjual posisi yang telah dibelinya sebelumnya, menyeret indeks lebih rendah dan membuat taruhan mereka sebelumnya di pasar opsi jauh lebih menguntungkan.

Meskipun Jane Street akan mengalami beberapa kerugian, SEBI berpendapat bahwa itu adalah bagian dari strategi yang disengaja untuk memanipulasi indeks demi keuntungan perdagangan dan posisi. Kerugian tersebut nantinya diimbangi oleh perdagangan opsi perusahaan yang jauh lebih besar dan menguntungkan.

Meskipun tindakan-tindakan ini tidak melanggar peraturan apa pun, SEBI menyatakan bahwa intensitas dan skala besar intervensi mereka, serta pembalikan perdagangan yang cepat tanpa alasan ekonomi yang masuk akal bersifat manipulatif.

Hedge fund Mayank Bansal mencatat bahwa tindakan Jane Street telah berlangsung sejak Juli 2023, dan dugaan manipulasi mereka meningkat sebelum mencapai puncaknya pada tahun 2024.

“Sebagai pedagang opsi, saya dapat melihat manipulasi terjadi secara langsung di layar, dan begitu pula pedagang lain di setiap hari kedaluwarsa,” tambah presiden dana lindung nilai yang berbasis di UEA, yang menolak mengungkapkan nama perusahaannya, dikutip dari CNBC, Kamis (10/7/2025).

Meskipun memuji tindakan SEBI, Bansal mengatakan bahwa regulator harus memulihkan keuntungan yang melanggar hukum, dan larangan terhadap Jane Street “adalah tindakan minimum.”

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tak Buru-Buru Spin Off, Permata Bank Syariah Siapkan Strategi Ini

Tak Buru-Buru Spin Off, Permata Bank Syariah Siapkan Strategi Ini

April 22, 2026
Bos BI Janji Jaga Pertumbuhan Uang Primer di Atas 12% Tahun Ini

Bos BI Janji Jaga Pertumbuhan Uang Primer di Atas 12% Tahun Ini

April 22, 2026
Usai Pengumuman MSCI Investor Kompak Obral Saham BREN & DSSA

Usai Pengumuman MSCI Investor Kompak Obral Saham BREN & DSSA

April 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .