• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos OJK Ungkap IHSG Sempat Tertekan dan Loyo, Kini Kondisinya Stabil

Bos OJK Ungkap IHSG Sempat Tertekan dan Loyo, Kini Kondisinya Stabil

July 3, 2025
Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

April 19, 2026
Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

April 19, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

April 19, 2026
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

April 19, 2026
PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

April 19, 2026
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

April 19, 2026
Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

April 19, 2026
Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

April 19, 2026
OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

April 19, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, April 19, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos OJK Ungkap IHSG Sempat Tertekan dan Loyo, Kini Kondisinya Stabil

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Bos OJK Ungkap IHSG Sempat Tertekan dan Loyo, Kini Kondisinya Stabil
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami guncangan pada triwulan pertama tahun ini. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, saat ini kondisi pasar saham Indonesia mulai menunjukan perbaikan.

Menurutnya, secara menyeluruh, perkembangan kinerja pasar modal pada triwulan I yang menunjukan guncangan tinggi dapat membaik pada triwulan II.

“Perkembangan lebih stabil dan sampai akhir Juni 2025 yang baru lewat bahwa kondisi pasar modal yang sempat terpuruk di triwulan I dan membaik ditutup dengan melemah 2,15%,” ujarnya saat rapat dengan Komisi XI di gedung DPR RI Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Sebaliknya, kata Mahendra, di pasar obligasi menunjukkan penguatan dan ditutup dengan pertumbuhan sebesar 5,43%.

Sementara, lanjutnya, kinerja penawaran umum di pasar modal hingga akhir Juni 2025 penggalangan dana di pasar modal atau fund rising mencapai Rp 142,6 triliun. Capaian tersebut bagian dari target tahun ini yang sebesar Rp 200 triliun.

Sebelumnya, Mahendra Siregar menilai gejolak geopolitik global masih berlangsung dan memberi tekanan pada pasar, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Akan tetapi pelaku pasar kini dinilai sudah lebih matang dalam mencerna kondisi tersebut sehingga tidak lagi bereaksi secara panik.

Mahendra menyebut ketidakpastian global, instabilitas geopolitik, dan pergerakan dana yang tidak terprediksi masih menciptakan volatilitas pasar. Perang di Ukraina belum usai, konflik Gaza tidak membaik, kini ditambah risiko dari ketegangan antara Iran dan Israel.

Selain itu, perang dagang yang terus berlanjut menunjukkan bahwa kondisi objektif belum banyak berubah. Meski begitu, intensitas risiko dari berbagai konflik tersebut bisa meningkat dan berdampak pada pasar.

Menurutnya, perbedaan signifikan saat ini terletak pada kemampuan pelaku pasar untuk mencerna risiko secara lebih realistis. Investor tidak lagi melihat gejolak global dengan kepanikan, melainkan dengan kalkulasi yang lebih matang terhadap langkah yang perlu diambil.

“Sehingga perilaku yang dimunculkan dari kemampuan yang sudah bisa mencerna perkembangan tadi itu, mewujudkan suatu tingkat yang lebih stabil atau lebih pasti di dalam aktivitas dalam hal ini tadi disebutkan pergerakan IHSG misalnya atau hal-hal lain, nilai tukar dan juga beberapa indikator lain,” kata Mahendra dalam acara Power Lunch, Economic Update CNBC Indonesia.

Meski pasar lebih stabil, OJK tetap menyiapkan langkah antisipatif jika volatilitas kembali meningkat. Salah satunya adalah kebijakan auto halt yang tetap diaktifkan jika terjadi goncangan harga yang terlalu cepat ke bawah.

Selain itu, OJK masih membatasi praktik short selling untuk menjaga stabilitas pasar. Di sisi lain, OJK mendorong kehadiran investor institusional seperti dana pensiun, asuransi, dan lembaga BUMN untuk memperkuat struktur pasar modal.

(rob/wur)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Pelaku Pasar Modal Solid, IHSG Langsung Terbang 4%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

April 19, 2026
Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

April 19, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .