• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

July 19, 2025
OJK Ungkap Kondisi MNC Bank Usai Muncul Rumor Bangkrut

OJK Ungkap Kondisi MNC Bank Usai Muncul Rumor Bangkrut

November 3, 2026
Jawab Kebutuhan Investasi Masyarakat, Vantage Markets Hadir di RI

Jawab Kebutuhan Investasi Masyarakat, Vantage Markets Hadir di RI

November 3, 2026
Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

November 3, 2026
Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

November 3, 2026
Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

November 3, 2026
Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

November 3, 2026
Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

November 3, 2026
Gold Transaction Trust & Integrity Award

Gold Transaction Trust & Integrity Award

November 3, 2026
Bedah Strategi Penguatan Sektor Keuangan RI

Bedah Strategi Penguatan Sektor Keuangan RI

November 3, 2026
Hartadinata Abadi Raih Integrated Gold Business Award

Hartadinata Abadi Raih Integrated Gold Business Award

November 3, 2026
Demutualisasi BEI, Kemenkeu Pastikan Tak Akan Ikut Jadi Pemilik

Demutualisasi BEI, Kemenkeu Pastikan Tak Akan Ikut Jadi Pemilik

November 3, 2026
BI Ungkap Beda Inflasi Produsen dan Konsumen, Ini Penjelasannya

BI Ungkap Beda Inflasi Produsen dan Konsumen, Ini Penjelasannya

November 3, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, November 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas keuangan Korea Selatan (Korsel) telah merujuk Founder dan Chairman Hybe Co., Ltd. Bang Si-hyuk ke jaksa penuntut. Tindakan ini sebagai buntut dari dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal, khususnya larangan praktik perdagangan tidak adil yang dijatuhkan pada Bang Si-hyuk.

Kantor beerita Yonhap News Agency melaporkan, Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) di bawah Komisi Jasa Keuangan (FSC) memutuskan meneruskan pengaduan terhadap produser grup musik Kpop, BTS, itu bersama 3 mantan pejabat Hybe.

Bang diduga telah menyesatkan investor pada tahun 2019 silam, dengan menyebut IPO Hybe akan ditunda. Lalu meminta mereka menjual sahamnya ke perusahaan dengan tujuan khusus (SPC) yang didirikan dengan dana ekuitas swasta oleh eksekutif Hybe.

The Korea Herarld menyebut tindakan atas Bang tersebut adalah langkah disipliner tegas yang pertama terhadap konglomerat Korea Selatan, di bawah pemerintahan Presiden Lee Jae Myung.

Disebutkan, penuntutan adalah tindakan terberat yang dapat diambil otoritas keuangan di Korea Selatan terhadap sesorang yang dituduh melanggar hukum, selain sanksi administratif. Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, seseorang yang memperoleh atau menghindari kerugian lebih dari 5 miliar won melalui perdagangan tidak adil akan dikenai hukuman penjara lima tahun hingga seumur hidup.

Hybe Buka Suara, Bursa Efek Korea Berlakukan Syarat Tambahan

Pihak Hybe sendiri menegaskan akan aktif melakukan klarifikasi atas kecurigaan tersebut dan memulihkan kepercayaan pasar.

“Sangat disayangkan regulator keuangan tidak menerima penjelasan pemegang saham utama selama investigasi Badan Pengawas Keuangan, di mana Ia menjelaskan tidak mengejar keuntungan pribadi berdasarkan IPO perusahaan,” demikian pernyataan HYBE, dikutip dari The Korea Herarld, Sabtu (19/7/2025).

“Meski demikian kami menghorati keputusan tersebut dan akan melakukan yang terbaik dalam investigasi mendatang untuk secara aktif menangani tuduhan tersebut dan memulihkan kepercayaan pasar serta pemangku kepentingan kami,” tambah Hybe.

Akibat kasus ini, Bursa Efek Korea dikabarkan merevisi daftar periksa uji tuntas IPO akhir pekan lalu. Dengan menambahkan persyaratan bagi penjamin emisi agar memeriksa kontrak antara pemegang saham dan menilai risiko terhadap perlindungan investor.

Sebelumnya diberitakan, pada bulan Mei 2025 lalu, Polisi telah mengajukan kembali permintaan surat perintah penggeledahan dan penyitaan dalam penyelidikan mereka terhadap Chairman Hybe Bang Si-hyuk atas tuduhan transaksi saham curang yang melibatkan 400 miliar Won (US$295 juta). Atau setara Rp4.734.328.000.000 dengan asumsi kurs 1 Won adalah Rp11,84.

Pihak berwenang yakin Bang melanjutkan IPO dan mendapat untung sekitar 400 miliar Won dalam prosesnya. Polisi telah menyelidiki kasus tersebut sejak Desember tahun lalu. Permintaan awal mereka untuk surat perintah penggeledahan ditolak oleh jaksa pada akhir April.

(dce/dce)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Prabowo Terima Belasan Pengusaha Korsel di Istana, Ini Daftarnya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Ungkap Kondisi MNC Bank Usai Muncul Rumor Bangkrut

OJK Ungkap Kondisi MNC Bank Usai Muncul Rumor Bangkrut

November 3, 2026
Jawab Kebutuhan Investasi Masyarakat, Vantage Markets Hadir di RI

Jawab Kebutuhan Investasi Masyarakat, Vantage Markets Hadir di RI

November 3, 2026
Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

November 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .