• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Guyur Insentif KLM Rp118 T, Hasilnya 115 Ribu Rumah Dibangun

BI Guyur Insentif KLM Rp118 T, Hasilnya 115 Ribu Rumah Dibangun

October 30, 2026
Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

October 30, 2026
Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

October 30, 2026
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

October 30, 2026
IHSG Anjlok 3,4%, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Anjlok 3,4%, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

October 30, 2026
Banyak Duit, BREN, DSSA, dan CUAN Langsung Bayar Denda OJK Rp2,1 T

Banyak Duit, BREN, DSSA, dan CUAN Langsung Bayar Denda OJK Rp2,1 T

October 30, 2026
Laba PaninBank (PNBN) Nyaris Tak Bertumbuh, Kredit Cuma Naik 0,4%

Laba PaninBank (PNBN) Nyaris Tak Bertumbuh, Kredit Cuma Naik 0,4%

October 30, 2026
Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental

Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental

October 30, 2026
Nasib Komoditas Utama di Tengah Gejolak Global

Nasib Komoditas Utama di Tengah Gejolak Global

October 30, 2026
Pihak Terkait DSAA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 21 T

Pihak Terkait DSAA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 21 T

October 30, 2026
Meski IHSG Anjlok 3,4%, Tapi Asing Masih Borong 10 Saham Ini

Meski IHSG Anjlok 3,4%, Tapi Asing Masih Borong 10 Saham Ini

October 30, 2026
Bos BI Soal Isu Rupiah Bisa Rp20.000: Kami Jaga Stabilitas!

Bos BI Soal Isu Rupiah Bisa Rp20.000: Kami Jaga Stabilitas!

October 29, 2026
Bursa RI Potensi Turun Kelas, OJK Bongkar Kejanggalan Ancaman MSCI

Bursa RI Potensi Turun Kelas, OJK Bongkar Kejanggalan Ancaman MSCI

October 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

BI Guyur Insentif KLM Rp118 T, Hasilnya 115 Ribu Rumah Dibangun

2 hours ago
in Market
BI Guyur Insentif KLM Rp118 T, Hasilnya 115 Ribu Rumah Dibangun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) yang diberikan BI telah mengalirkan sekitar Rp118 triliun ke sektor perumahan.

Dari jumlah itu, Rp68-69 triliun masuk ke program perumahan Asta Cita, dengan dampak pembangunan lebih dari 115 ribu rumah.

Hal itu disampaikan Destry dalam paparannya di hadapan pelaku usaha, ketika menjelaskan bagaimana BI menyeimbangkan stabilitas dengan dorongan pertumbuhan ekonomi.

“Dari KLM yang sebelumnya, kan kita ada 5% KLM yang masuk ke sektor perumahan, itu sekitar Rp118 triliun. Dari Rp118 triliun, sekitar Rp68 sampai Rp69 triliun itu masuk ke sektor perumahan program Asta Cita,” ujar Destry.

“Dari dana sekitar itu, bisa terbangun sekitar 115 ribu lebih rumah,” lanjutnya.

Destry mengatakan BI sengaja menguji seberapa efektif kebijakan insentif tersebut. BI, katanya, duduk bersama Menteri Perumahan untuk membedah penyaluran KLM, yaitu insentif khusus bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor strategis seperti pertanian, industri, hilirisasi, dan perumahan.

“Kami ingin melihat seberapa jauh efektivitasnya di kebijakan kami,” kata Destry.

Hasil pembedahan itu, menurut dia, menunjukkan dampak yang nyata, tidak hanya pada jumlah rumah yang terbangun, tetapi juga penyerapan tenaga kerja. Destry mengasumsikan satu rumah menyerap sekitar tiga hingga empat tenaga kerja sebagai dampak langsung.

Selain itu, ada dampak tidak langsung dari ekosistem yang terbentuk di sekitar pembangunan rumah, mulai dari warung, industri genteng, hingga sopir truk dan kendaraan pengangkut.

Destry menyebut BI akan mengukur dampak kebijakannya bersama Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk melalui analisis keterkaitan ke belakang (backward linkage) dan ke depan (forward linkage).

“Nanti dengan BPS kita akan ukur dampak dari segala macam kebijakan ini,” ujarnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

October 30, 2026
Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

October 30, 2026
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

October 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .