• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Aladin (BANK) Cetak Laba Rp 83,12 M di Semester I-2025

Bank Aladin (BANK) Cetak Laba Rp 83,12 M di Semester I-2025

July 17, 2025
Mau IPO di Bursa Hong Kong, Investor Global Bakal Serap Saham EMAS

Mau IPO di Bursa Hong Kong, Investor Global Bakal Serap Saham EMAS

June 17, 2026
Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun

Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun

June 17, 2026
INET Tender Offer Saham PADA, Diskon 50% dari Harga Kemarin

INET Tender Offer Saham PADA, Diskon 50% dari Harga Kemarin

June 17, 2026
Anthony Kartono Tan Mundur dari Kursi Direksi Merdeka Battery (MBMA)

Anthony Kartono Tan Mundur dari Kursi Direksi Merdeka Battery (MBMA)

June 17, 2026
Harga Emas Kembali Naik Saat Harga Minyak & Batu Bara Melemah

Harga Emas Kembali Naik Saat Harga Minyak & Batu Bara Melemah

June 17, 2026
The Fed Diramal Tahan Suku Bunga, IHS & Rupiah Kembali Anjlok

The Fed Diramal Tahan Suku Bunga, IHS & Rupiah Kembali Anjlok

June 17, 2026
Setelah Naik 17%, IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,84%

Setelah Naik 17%, IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,84%

June 17, 2026
Ada Transaksi Jumbo di Saham EMAS

Ada Transaksi Jumbo di Saham EMAS

June 17, 2026
Hingga 15 Juni 2026, Sudah Ada 216 BUMN Dipangkas

Hingga 15 Juni 2026, Sudah Ada 216 BUMN Dipangkas

June 17, 2026
Bank Sentral Jepang Kerek Suku Bunga Tertinggi Dalam 31 Tahun

Bank Sentral Jepang Kerek Suku Bunga Tertinggi Dalam 31 Tahun

June 17, 2026
Pizza Hut Dijual!

Pizza Hut Dijual!

June 17, 2026
Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

June 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Bank Aladin (BANK) Cetak Laba Rp 83,12 M di Semester I-2025

11 months ago
in Market
Bank Aladin (BANK) Cetak Laba Rp 83,12 M di Semester I-2025
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) mencatatkan laba bersih periode berjalan sebesar Rp83,12 miliar pada semester I-2025. Perolehan laba tersebut membalikkan rugi tahun berjalan sebesar Rp57,57 miliar pada periode yang sama setahun sebelumnya.

Mengutip laporan keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2025, bank digital itu mencatatkan peningkatan pada pendapatan dari penyaluran dana sebesar Rp379,75 miliar, naik 48,74% secara tahunan atau year on year (yoy). Beban bagi hasil untuk pemilik dana investasi tercatat naik 52,67% yoy menjadi Rp206,9 miliar.

Bank Aladin mencatatkan kenaikan pada pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi sebesar 225,7% yoy menjadi Rp160,78 miliar. Bank itu juga berhasil memangkas 24,80% yoy beban tenaga kerja menjadi Rp78,22 miliar, pasca melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pada fungsi intermediasi, Bank Aladin mencatatkan total pembiayaan mencapai Rp5,11 triliun naik 27,97% yoy pada paruh pertama tahun ini. Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) gross terjaga di level rendah, 0,19%. Sementara NPF net tercatat sebesar 0,14%.

Pada penghimpunan dana, BANK mencatatkan total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp6,18 triliun per Juni 2025. Jumlah itu meningkat 32,2% yoy dari sebelumnya Rp4,68 triliun.

Rasio pembiayaan terhadap simpanan atau financing to deposit ratio (FDR) berada di posisi 82,76% per 30 Juni 2025. Angka itu turun dari setahun sebelumnya 85,50%.

Total aset Bank Aladin Syariah pun meningkat menjadi Rp10,35 triliun pada Juni 2025, naik 10,51% dibandingkan Rp9,36 triliun pada Desember 2024.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bank Aladin telah melakukan PHK terhadap 72 orang karyawan atau sekitar 25% dari total karyawan perusahaan. Berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, divisi yang terdampak adalah tim sales, risiko, legal, procurement, HR, produk, IT, dan PMO. PHK ini dilakukan dalam upaya mengurangi beban dan menjaga profitabilitas perusahaan.

Setelah melakukan PHK massal tersebut, tidak hanya beban tenaga kerja yang menurun, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) bank pun dapat menurun dari 118,75% menjadi 85,16% pada semester I-2025.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Bank Aladin Syariah (BANK) PHK Massal, Pangkas 25% Karyawan




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau IPO di Bursa Hong Kong, Investor Global Bakal Serap Saham EMAS

Mau IPO di Bursa Hong Kong, Investor Global Bakal Serap Saham EMAS

June 17, 2026
Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun

Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun

June 17, 2026
INET Tender Offer Saham PADA, Diskon 50% dari Harga Kemarin

INET Tender Offer Saham PADA, Diskon 50% dari Harga Kemarin

June 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .