• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

October 29, 2026
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

October 30, 2026
WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

October 30, 2026
Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Melonjak 47%, Ini Penopangnya

Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Melonjak 47%, Ini Penopangnya

October 30, 2026
Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,43 T, Pendapatan Bunga Tumbuh 4,3%

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,43 T, Pendapatan Bunga Tumbuh 4,3%

October 30, 2026
Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

October 30, 2026
Top! Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% di Kuartal III-2026

Top! Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% di Kuartal III-2026

October 30, 2026
Laba Emiten Prajogo (BRPT) Anjlok 60,65% Ini Penyebabnya

Laba Emiten Prajogo (BRPT) Anjlok 60,65% Ini Penyebabnya

October 30, 2026
MSCI Ancam Bursa Saham, MI Perkuat Manajemen Risiko Likuiditas

MSCI Ancam Bursa Saham, MI Perkuat Manajemen Risiko Likuiditas

October 30, 2026
TBS Energi Utama (TOBA) Catat Rugi Susut 72% Jadi Rp641,44 Miliar

TBS Energi Utama (TOBA) Catat Rugi Susut 72% Jadi Rp641,44 Miliar

October 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Peta Jalan Pengembangan Keuangan Berkelanjutan bagi sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) 2026-2030 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, peta jalan tersebut mencakup dua peran utama industri PPDP dalam pengembangan keuangan berkelanjutan yakni, sebagai penyerap risiko (risk absorber) dan investor.

Dalam fungsi pertama sebagai penyerap risiko, industri PPDP diharapkan memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang berkaitan dengan proyek berkelanjutan. Sedangkan sebagai investor, industri didorong untuk menempatkan dana pada instrumen keuangan berkelanjutan (sustainable finance).

“Kami dari PPDP itu mengeluarkan suatu peraturan yang intinya memberikan insentif kalau perusahaan asuransi, dana pensiun, penjaminan membeli instrumen keuangan yang berkelanjutan itu mendapatkan insentif keringanan di dalam perhitungan risk-based capitalnya (RBC),” ungkap Ogi adlam Konferensi Pers di Jakarta.

Dengan adanya insentif tersebut, OJK berharap industri PPDP semakin terdorong untuk membeli produk-produk keuangan yang berbasiskan ekonomi hijau berkelanjutan (sustainable green economy).

Dengan demikian, industri asuransi, dana pensiun, dan penjaminan diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik pada masa mendatang.

Posisi saat ini, penempatan investasi pada instrumen keuangan berkelanjutan belum menjadi pilihan utama industri PPDP. Berdasarkan data 2024, penempatan investasi terbesar pada ketiga sektor tersebut masih berada pada Surat Berharga Negara (SBN), dengan nilai mencapai Rp741,30 triliun atau sekitar 46,86% dari total investasi sektor perasuransian.

Sementara itu, lembaga penjamin menempatkan investasi pada SBN sebesar Rp15,66 triliun atau 52,85% dari total investasinya. Adapun dana pensiun memiliki penempatan investasi pada SBN sebesar Rp136,57 triliun atau sekitar 36,77% dari total investasinya.

Pengembangan keuangan berkelanjutan menjadi semakin penting karena perubahan iklim telah menjadi salah satu risiko global paling signifikan yang memengaruhi stabilitas ekonomi, keberlanjutan pembangunan, dan ketahanan sosial.

Peningkatan emisi global dipicu oleh penggunaan energi yang tidak berkelanjutan, perubahan penggunaan lahan, serta pola konsumsi dan produksi yang timpang antarwilayah dan negara.

Berdasarkan The Global Risks Report 2025, risiko global tertinggi dalam jangka waktu 10 tahun ke depan diperkirakan berasal dari cuaca ekstrem yang berkaitan dengan risiko iklim. Bahkan, lima dari 10 risiko global tertinggi dalam laporan tersebut berkaitan dengan lingkungan.

Risiko tersebut juga menjadi perhatian bagi Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi. Mengacu pada The World Risk Report 2024, Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia setelah Filipina.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .