• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

October 8, 2026
Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

October 8, 2026
Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

October 8, 2026
Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

October 8, 2026
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

October 8, 2026
OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

October 8, 2026
Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

October 8, 2026
Jual Tol Jogja-Solo, ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue

Jual Tol Jogja-Solo, ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue

October 8, 2026
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

50 minutes ago
in Market
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih sulit bangkit dari zona merah pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Hingga akhir sesi I siang ini, IHSG berada di level 6.097,40, turun 49,32 poin atau 0,80%. Total volume transaksi tercatat 403,94 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp6.015,61 miliar.

Padahal, pada pembukaan, IHSG sempat dibuka menguat di 6.154,97. Indeks bahkan menyentuh level tertinggi harian di 6.179,09 pada awal sesi, sekitar pukul 09.00 hingga 09.30 WIB. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Tekanan jual mulai muncul dan menyeret indeks turun tajam hingga mendekati level 6.100 sebelum pukul 10.00 WIB.

Setelah itu, IHSG sempat bergerak mendatar dan melakukan rebound terbatas ke kisaran 6.120 hingga 6.130 sekitar pukul 10.00 WIB. Meski demikian, pemulihan itu tidak cukup kuat. Memasuki pukul 11.00 WIB, indeks kembali tertekan dan bergerak turun secara bertahap, hingga menyentuh level terendah harian di 6.088,89. Menjelang akhir sesi pertama, IHSG berhasil naik tipis dan bertahan di atas 6.090.

Sentimen pasar pada Kamis (8/10/2026) akan dipengaruhi perkembangan ketahanan eksternal Indonesia dan arah kebijakan moneter global. Kemarin, cadangan devisa Indonesia tercatat sedikit menurun, meski tingkat kecukupannya tetap melampaui standar internasional serta rilis data uang primer Indonesia.

Hari ini, perhatian beralih ke hasil risalah Federal Open Market Committee (FOMC) dari rapat The Fed yang terbit dini hari tadi, kemudian laporan keyakinan konsumen Indonesia.

Pandangan The Fed yang hawkish, lonjakan indeks dolar dan tingginya imbal hasil US Treasury akan memberi tekanan bagi pasar saham dan rupiah.

Risalah Bank Sentral Eropa dan klaim pengangguran Amerika Serikat akan menjadi bahan penilaian berikutnya terhadap prospek suku bunga, nilai tukar, dan aset berisiko.

Yield Treasury AS turun pada Rabu setelah lelang obligasi tenor 10 tahun senilai hampir US$40 miliar mendapat permintaan kuat. Penurunan ini terjadi setelah yield sebelumnya mencapai level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak 2002.

Yield obligasi Treasury AS tenor 10 tahun, yang menjadi acuan penting bagi pasar saham, sempat mencapai 5,365% pada perdagangan Rabu. Level tersebut merupakan yang tertinggi sejak April 2002.

Kenaikan juga terjadi pada obligasi tenor lebih panjang. Yield Treasury 30 tahun sempat menyentuh 5,732%, sebelum kembali turun akibat tingginya permintaan dalam lelang.

Departemen Keuangan AS melelang US$39 miliar obligasi tenor 10 tahun dengan yield 5,300%, menjadi level tertinggi pada abad ini. Namun, permintaan yang kuat kemudian membantu menekan yield ke sekitar 5,27%. Menurut Bloomberg, rasio permintaan mencapai 2,77 kali dari jumlah yang ditawarkan.

Investor tidak langsung, termasuk bank sentral dan investor institusi, menyerap 80,34% dari permintaan. Sementara pembeli langsung menyumbang 17,12%, menunjukkan tingginya minat terhadap surat utang tersebut.

Yield obligasi tenor 30 tahun juga turun ke sekitar 5,65%, sejalan dengan kuatnya permintaan terhadap surat utang pemerintah AS.

Kenaikan yield Treasury menjadi perhatian bagi Indonesia karena dapat meningkatkan tekanan terhadap aset pasar berkembang.

Sementara itu, bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (8/10/2026), seiring kenaikan imbal hasil obligasi yang menekan minat investor terhadap aset ekuitas.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,4%, Kospi Korea Selatan melemah 0,35%, sementara S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,4%.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

October 8, 2026
Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

October 8, 2026
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .