• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Modus Baru Penipu Colong Uang Lewat QRIS, Rekening Auto Ludes

Modus Baru Penipu Colong Uang Lewat QRIS, Rekening Auto Ludes

July 7, 2025
Akuisisi 59,24% Saham, Unirama Group Jadi Pengendali Baru DPUM

Akuisisi 59,24% Saham, Unirama Group Jadi Pengendali Baru DPUM

September 14, 2026
Membangun Backbone Digital di Era AI

Membangun Backbone Digital di Era AI

September 14, 2026
Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

September 14, 2026
Arab Saudi Tutup Jalur Pipa, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

Arab Saudi Tutup Jalur Pipa, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

September 14, 2026
Kalau Jahat Saya Diemin Saja

Kalau Jahat Saya Diemin Saja

September 14, 2026
Asing Net Sell Rp664 Miliar di Sesi I, Kompak Lego 10 Saham Ini

Asing Net Sell Rp664 Miliar di Sesi I, Kompak Lego 10 Saham Ini

September 14, 2026
PLTS Bisa Buka 5,3 Juta Lapangan Kerja, SDM-Teknologi Siap?

PLTS Bisa Buka 5,3 Juta Lapangan Kerja, SDM-Teknologi Siap?

September 14, 2026
Dunia Masuk Era ‘Higher for Longer’, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Dunia Masuk Era ‘Higher for Longer’, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

September 14, 2026
Sesi I IHSG Anjlok 1,7%, Diseret Emiten Tambang!

Sesi I IHSG Anjlok 1,7%, Diseret Emiten Tambang!

September 14, 2026
Harga Saham Bayan (BYAN) Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 T

Harga Saham Bayan (BYAN) Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 T

September 14, 2026
Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu

Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu

September 14, 2026
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 14, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Modus Baru Penipu Colong Uang Lewat QRIS, Rekening Auto Ludes

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Modus Baru Penipu Colong Uang Lewat QRIS, Rekening Auto Ludes
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Modus penipuan keuangan makin hari makin canggih dan marak. Terbaru, ramai modus penipuan menggunakan kode QR palsu dilakukan oleh para penipu untuk menjerat para korbannya.

Modus tersebut dilakukan saat mereka memindai atau scan QR yang dan akan membuat rekening mereka ludes tanpa sisa. Kode QR palsu itu akan meniru identitas pedagang, jenis barang dan jumlah transaksi asli. Jadi korban tidak akan menyadari sedang bertransaksi dengan penipu.

Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia sudah pernah mengingatkan terkait hal ini. Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS dibangun dengan keamanan standar nasional dan merujuk para praktik terbaik global.

“QRIS keamanannya itu tanggung jawab bersama. BI, ASPI [Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia] dan pelaku industri PJP [Perusahaan Jasa Penilai] selalu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait keamanan transaksi QRIS kepada para merchant,” jelas dia.

Menurutnya, peredaran QRIS palsu perlu ditanggulangi bersama. Termasuk, pedagang punya tanggung jawab untuk memastikan gambar QRIS berada dalam pengawasannya.

Selain itu pedagang harus mengawasi proses transaksi pembelian dengan QRIS. Ini dilakukan baik yang bertransaksi dengan scan gambar maupun mesin EDC.

Kedua, para pedagang juga harus memeriksa status tiap pembayaran. Misalnya memastikan notifikasi telah mereka terima setelah transaksi terjadi.

Namun bukan hanya pedagang yang harus bertanggung jawab. Pembeli punya tugas yang sama untuk menanggulangi masalah ini.

Fillianingsih mengatakan pembeli harus memastikan QRIS yang mereka scan memiliki identitas sama dengan merchant.

“Namanya benar, jangan misalnya yayasan apa, tetapi namanya toko onderdil. Tidak pas,” jelasnya.

“Di BI dan ASPI kita selalu melakukan pengawasan terhadap PJP QRIS dan terhadap perlindungan konsumen. Jadi itu tanggung jawab kita bersama,” pungkas dia.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Waspada Penipuan Keuangan Jelang Lebaran, Ini Modus-modusnya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Akuisisi 59,24% Saham, Unirama Group Jadi Pengendali Baru DPUM

Akuisisi 59,24% Saham, Unirama Group Jadi Pengendali Baru DPUM

September 14, 2026
Membangun Backbone Digital di Era AI

Membangun Backbone Digital di Era AI

September 14, 2026
Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!

September 14, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .