• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp16.470

Rupiah Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp16.470

September 9, 2025
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

September 21, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

September 21, 2026
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

September 20, 2026
Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

September 20, 2026
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp16.470

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp16.470
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup terkoreksi cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (9/9/2025).

Melansir dari refinitiv, mata uang garuda ditutup terdepresiasi 1,04% di posisi Rp16.470/US$, bahkan secara intraday, rupiah sempat melemah ke level Rp16.495/US$.

Pelemahan rupiah pada hari ini sekaligus menandai pelemahan harian terbesar sejak 8 April 2025, yang kala itu rupiah melemah 1,84% imbas dari pengumuman resiprokal tarif Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tengah mengalami penguatan tipis 0,03% di level 97,48, secara intra day DXY sempat turun ke level 97,25 sekaligus menjadikannya level terlemah sejak Juli 2025 atau dalam tujuh pekan terakhir.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini, Selasa (9/9/2025), masih dipengaruhi oleh pergantian menteri keuangan dari Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa yang resmi diumumkan pada Senin sore (8/9/2025), artinya setelah perdagangan rupiah ditutup, sehingga efeknya baru terasa pada perdagangan hari ini.

Menurut Rully Wisnubroto, Ekonom senior Mirae Asset Sekurita Indonesia, pergantian ini memberi sinyal adanya pergeseran arah kebijakan ekonomi Pemerintah Presiden Prabowo.

“Hal ini akan sangat berpengaruh karena merupakan sebuah sinyal pergerseran arah kebijakan ekonomi untuk memperkuat kendali dan menekankan prioritas baru,” ujar Rully.

Rully turut memperkirakan akan adanya tren pelemahan pada nilai tukar rupiah, indeks saham gabungan (IHSG), hingga pasar obligasi dalam beberapa hari kedepan.

Namun disisi lain, tren pelemahan yang tengah dialami oleh indeks dolar AS sebetulnya bisa membantu menahan laju pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini.

Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi pasar tenaga kerja di Negeri Paman Sam.

Investor bersiap menghadapi revisi data ketenagakerjaan yang diperkirakan akan menunjukkan situasi lebih buruk dibanding laporan awal. Ekonom bahkan memproyeksikan adanya revisi penurunan hingga 800 ribu lapangan kerja dalam periode April 2024 hingga Maret 2025. Sinyal ini menambah keyakinan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan semakin agresif memangkas suku bunga guna menopang ekonomi.

Selain itu, tekanan politik turut memperburuk sentimen terhadap dolar. Presiden AS Donald Trump memecat Kepala Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) dengan tuduhan memalsukan data, meski tanpa bukti jelas.

Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai independensi lembaga statistik serta potensi campur tangan politik terhadap kebijakan moneter. Bersamaan dengan itu, investor obligasi AS mulai memperingatkan risiko fiskal jangka panjang yang semakin diabaikan pasar, mempertegas kerentanan dolar terhadap gejolak baru.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS ke Rp16.280




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .