• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

July 4, 2025
Harga Melesat 123%, BEI Pantau Ketat Saham Emiten Fintech Ini

Harga Melesat 123%, BEI Pantau Ketat Saham Emiten Fintech Ini

April 20, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Perdagangan WBSA

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Perdagangan WBSA

April 20, 2026
Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

April 20, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

April 20, 2026
KUR Tumbuh 0,21% & NPL Tembus 4,55%, Kantor Airlangga Buka Suara

KUR Tumbuh 0,21% & NPL Tembus 4,55%, Kantor Airlangga Buka Suara

April 20, 2026
Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.140 Pagi Ini

Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.140 Pagi Ini

April 20, 2026
IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

April 20, 2026
Bursa Asia Dibuka Galau Usai Ketegangan Iran-AS Meningkat

Bursa Asia Dibuka Galau Usai Ketegangan Iran-AS Meningkat

April 20, 2026
Febrio Nathan Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI

Febrio Nathan Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI

April 20, 2026
Cetak Laba Puluhan Triliun, Ini Mesin Bisnis Baru BRI Group

Cetak Laba Puluhan Triliun, Ini Mesin Bisnis Baru BRI Group

April 20, 2026
10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

April 20, 2026
Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

April 20, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 20, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

10 months ago
in News
Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNBC Indonesia – Harga minyak global bergerak tipis pada perdagangan Jumat pagi (4/7/2025), di tengah sentimen pasar yang cenderung hati-hati menghadapi data ekonomi Amerika Serikat (AS) serta bayang-bayang kebijakan dagang Presiden Donald Trump.

Minimnya aktivitas juga dipengaruhi libur Hari Kemerdekaan AS, yang membuat volume perdagangan cenderung sepi.Mengacu data Refinitiv pukul 10.15 WIB, harga minyak mentah Brent kontrak September 2025 ditutup turun ke US$ 68,48 per barel, dari sebelumnya US$ 68,80.

Harga tertingginya menyentuh US$ 68,89 dan sempat menyentuh titik terendah di US$ 68,42. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) kontrak Agustus 2025 turun tipis ke US$ 66,78 per barel dari posisi sebelumnya US$ 67,03.

Pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS terbaru yang menunjukkan ketahanan ekonomi. Sebanyak 147.000 pekerjaan baru tercipta sepanjang Juni, sementara tingkat pengangguran menurun ke level 4,1%.

Data ini memperkuat spekulasi bahwa The Federal Reserve akan menahan suku bunga lebih lama guna menjaga stabilitas inflasi, meskipun tekanan dari sektor konsumsi mulai mereda.Namun, sorotan utama bukan hanya dari bank sentral.

Presiden Donald Trump kembali memicu ketegangan dengan menyatakan akan mulai mengirim surat pemberitahuan tarif kepada 10 negara mitra dagang besar. Tarif berkisar antara 20%-30% dan akan diberlakukan usai masa penangguhan 90 hari berakhir pada 9 Juli.

Belum ada kepastian dari pihak Uni Eropa maupun Jepang terkait respons terhadap ancaman ini.Di sisi pasokan global, OPEC+ diperkirakan akan menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari mulai Agustus, sebagai bagian dari strategi untuk merebut kembali pangsa pasar yang terkikis.

Kabar ini bersumber dari empat pejabat OPEC+ yang terlibat dalam diskusi internal. Langkah tersebut bisa menambah tekanan ke pasar, meski efeknya belum terasa signifikan dalam jangka pendek.

Sementara itu, AS juga memperketat sanksi terhadap jaringan penyelundupan minyak Iran yang diduga menyamar sebagai minyak Irak, serta terhadap lembaga-lembaga keuangan yang terkait dengan Hizbullah.

Ketegangan geopolitik ini tetap menjadi variabel liar yang dapat memicu lonjakan harga sewaktu-waktu.Dengan berbagai sentimen yang saling tarik-menarik, investor kini menunggu arah yang lebih jelas, baik dari kebijakan The Fed maupun kepastian manuver dagang AS. Hingga saat ini, harga minyak masih bergerak dalam kisaran terbatas, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar global.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Mentah Naik, Terdampak Kebijakan Tarif Baru Trump




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Melesat 123%, BEI Pantau Ketat Saham Emiten Fintech Ini

Harga Melesat 123%, BEI Pantau Ketat Saham Emiten Fintech Ini

April 20, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Perdagangan WBSA

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Perdagangan WBSA

April 20, 2026
Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar

April 20, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .