• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pertumbuhan Kredit Melandai ke 7,03% yoy, UMKM Masih Lemah

Pertumbuhan Kredit Melandai ke 7,03% yoy, UMKM Masih Lemah

September 4, 2025
GOTO Buka-Bukaan Mau Naikkan Harga Gojek, Ternyata Karena Ini

GOTO Buka-Bukaan Mau Naikkan Harga Gojek, Ternyata Karena Ini

May 4, 2026
Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Ini Pemegang Saham GOTO Terbaru

Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Ini Pemegang Saham GOTO Terbaru

May 4, 2026
Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

May 4, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

May 4, 2026
Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

May 4, 2026
Tadi Pagi Sempat Naik 18%, Ternyata Ada Transaksi Jumbo di PNGO

Tadi Pagi Sempat Naik 18%, Ternyata Ada Transaksi Jumbo di PNGO

May 4, 2026
Dominasi Dolar AS Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas?

Dominasi Dolar AS Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas?

May 4, 2026
Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sepanjang Masa

Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sepanjang Masa

May 4, 2026
Danantara Buka Suara Soal Sudah Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Danantara Buka Suara Soal Sudah Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 4, 2026
Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

May 4, 2026
Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang

Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang

May 4, 2026
BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)

BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)

May 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Pertumbuhan Kredit Melandai ke 7,03% yoy, UMKM Masih Lemah

8 months ago
in Market
Pertumbuhan Kredit Melandai ke 7,03% yoy, UMKM Masih Lemah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja intermediasi perbankan nasional tetap stabil di tengah dinamika perekonomian global. Profil risiko industri juga terjaga, sementara aktivitas operasional perbankan berjalan optimal hingga Juli 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan kredit perbankan pada Juli tumbuh 7,03% secara tahunan (yoy), melambat dari bulan sebelumnya 7,77% yoy, dengan nilai outstanding mencapai Rp8.043,2 triliun.

“Pertumbuhan kredit masih positif dengan dukungan kuat dari kredit investasi yang tumbuh 12,42%, diikuti kredit konsumsi 8,11%, dan kredit modal kerja 3,08%,” kata Dian dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK, Kamis (4/9/2025).

Berdasarkan segmen debitur, kredit korporasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi 9,59% yoy. Sementara itu, kredit UMKM masih tumbuh terbatas 1,82% yoy seiring fokus perbankan pada pemulihan kredit sektor ini.

Di sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) per Juli 2025 tumbuh 7,7% yoy menjadi Rp9.294 triliun, meningkat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,96% yoy.

Dian mengatakan bahwa likuiditas perbankan tetap memadai dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 119,43% dan Alat Likuid/DPK (AL/DPK) 27,08%, jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing 50% dan 10%. Rasio kecukupan likuiditas (LCR) juga terjaga tinggi di level 205,56%.

Dari sisi kualitas aset, non-performing loan (NPL) gross tercatat 2,22% pada Juni dan naik tipis menjadi 2,28% di Juli. Adapun NPL net stabil di bawah 1%, yakni 0,86% pada Juni dan 0,84% pada Juli. Loan at Risk (LAR) juga membaik dari 9,86% pada Juni menjadi 9,73% pada Juli.

“Perbankan juga memiliki bantalan permodalan yang kuat, dengan CAR berada di level tinggi 25,81% pada Juli, turun tipis dari 25,88% pada Juni. Ini menjadi mitigasi risiko penting di tengah ketidakpastian global,” jelas Dian.

Lebih lanjut, OJK mendorong perbankan terus memperluas akses pembiayaan UMKM. “OJK minta lembaga jasa keuangan memberikan kebijakan dan skema khusus UMKM sebagai debitur yang terdampak secara material. Bank juga didorong untuk memberikan relaksasi pembayaran melalui restrukturisasi,” tegas Dian.

Di sisi pengaturan, OJK telah menerbitkan POJK 18/2025 tentang transparansi laporan keuangan bank, serta menindaklanjuti SE OJK 1/September/2025 sebagai kewajiban penetrasi pelaporan. OJK juga tengah mengkaji aturan terkait rekening tidak aktif.

“OJK mengimbau bank agar tidak melakukan pemblokiran rekening nasabah, kecuali terdapat indikasi transaksi keuangan mencurigakan atau tindak pidana,” ujar Dian.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Deposito Tiga Bank Besar Melorot, Ada Apa?




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
GOTO Buka-Bukaan Mau Naikkan Harga Gojek, Ternyata Karena Ini

GOTO Buka-Bukaan Mau Naikkan Harga Gojek, Ternyata Karena Ini

May 4, 2026
Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Ini Pemegang Saham GOTO Terbaru

Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Ini Pemegang Saham GOTO Terbaru

May 4, 2026
Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

May 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .