• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Terkoreksi Tajam, Dolar AS Tembus Rp16.485

Rupiah Terkoreksi Tajam, Dolar AS Tembus Rp16.485

August 29, 2025
Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

May 3, 2026
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

May 3, 2026
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Terkoreksi Tajam, Dolar AS Tembus Rp16.485

8 months ago
in Market
Rupiah Terkoreksi Tajam, Dolar AS Tembus Rp16.485
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) seiring gelombang demonstrasi yang terjadi di Tanah Air.

Mengutip dari Refinitiv, pada perdagangan hari ini Jumat (29/8/2025), rupiah ditutup melemah sebesar 0,89% di level Rp16.485/US$, sekaligus menjadi level terendah rupiah sejak 1 Agustus 2025. Secara intraday, rupiah sempat menyentuh level Rp16.459/US$. Pelemahan rupiah kali ini dinilai lebih banyak dipicu faktor domestik.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tengah menguat 0,17% ke posisi 97,97.


Situasi dalam negeri kian panas sejak aksi massa pada Senin (25/8/2025) hingga Kamis (28/8/2025) yang berujung insiden tragis tertabraknya pengemudi ojek online oleh kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Selatan. Hal ini membuat terjadinya gelombang demonstrasi pada hari ini Jumat (29/8/2025) di berbagai daerah di Indonesia.

Kondisi tersebut menambah ketidakpastian sehingga pasar merespons negatif, termasuk pada nilai tukar rupiah.

Meski demikian, pemerintah menilai tekanan pasar keuangan masih bersifat sementara. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan pelemahan yang terjadi lebih disebabkan oleh sentimen sesaat.

“Kalau melihat perkembangan hari ini, memang terjadi pelemahan IHSG maupun Rupiah kita. Saya kira ini respon yang wajar, karena faktor stabilitas menjadi penting untuk para investor,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Dari sisi moneter, Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga stabilitas rupiah. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menekankan, bank sentral akan memastikan pergerakan kurs tetap sesuai fundamental.

“Bank Indonesia terus memperkuat respon kebijakan stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan SBN di pasar sekunder. Seluruh instrumen moneter terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market,” kata Erwin dalam keterangannya kepada CNBC Indonesia.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Efek Kebijakan Trump, Segini Harga Dolar AS Money Changer




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

May 3, 2026
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .