• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan, Ini Bocoran Isinya!

BI Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan, Ini Bocoran Isinya!

August 29, 2025
Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

May 3, 2026
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

May 3, 2026
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

BI Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan, Ini Bocoran Isinya!

8 months ago
in News
BI Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan, Ini Bocoran Isinya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) meluncurkan Kajian Stabilitas Keuangan No.45, Februari 2025 (KSK 45) yang bertema ‘Mendorong Intermediasi, Memperkuat Ketahanan di Tengah Peningkatan Ketidakpastian Global’ di Bank Indonesia Jakarta (29/8/2025).

Dalam kajian ini, BI menilai di tengah kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian, penuh kejutan (uncertain), dan juga sulit ditebak (unpredictable), Indonesia masih memiliki peluang besar untuk menjadikan ekonominya lebih tangguh, berdaya saing, dan tumbuh lebih dinamis.

“Untuk itu kita perlu menjawab tantangan utama di dalam negeri, yaitu menjaga keseimbangan antara stabilitas perekonomian dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, Jumat (29/8/2025).

Dari sisi likuiditas, menurutnya, kebijakan makroprudensial longgar, operasi moneter, dan insentif likuiditas telah menambah ruang gerak bagi perbankan. Ke depan, bank perlu meningkatkan kesiapan untuk segera melakukan realokasi dari likuiditas ke kredit, dan berani mempercepat penurunan suku bunga dana serta kredit.

“Untuk mendorong percepatan transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial tersebut maka kebijakan BI difokuskan pada 4 hal,” kata Juda.

Pertama, mencermati ruang pelonggaran BI rate lebih lanjut untuk mendorong bekerjanya transmisi lebih lanjut. Kedua, memperkuat efektivitas transmisi melalui penyesuaian struktur instrumen moneter dan swap valas.

Ketiga, menambah likuiditas pasar uang secara terukur, melalui penyesuaian SRBI dan pembelian SBN di pasar sekunder. Keempat, melanjutkan pelonggaran kebijakan makroprudensial untuk mendorong kredit/pembiayaan, menurunkan suku bunga, dan memperkuat ketahanan perbankan.

Juda juga menegaskan Buku KSK 45 yang mengangkat tema ‘Mendorong Intermediasi, Memperkuat Ketahanan di Tengah Peningkatan Ketidakpastian Global’ mencatat stabilitas sistem keuangan Indonesia pada semester I 2025 tetap terjaga di tengah gejolak global ditopang oleh ketahanan perbankan, industri keuangan non-bank, serta korporasi dan rumah tangga.

Pada periode ini, salah satu respons kebijakan makroprudensial longgar dan berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan adalah penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).

Dia menegaskan BI menaikkan porsi KLM dari 4% menjadi 5% per 1 April 2025. Hingga minggu pertama Agustus 2025, total insentif KLM mencapai Rp384 triliun, yang disalurkan kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp171,5 triliun, bank BUSN sebesar Rp169,2 triliun, BPD sebesar Rp37,2 triliun, dan KCBA sebesar Rp5,7 triliun. Secara sektoral, insentif KLM disalurkan kepada sektor-sektor prioritas yakni Pertanian, Real Estate, Perumahan Rakyat, Konstruksi, Perdagangan dan Manufaktur, Transportasi, Pergudangan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta UMKM, Ultra Mikro, dan Hijau.

Juda mengatakan KSK 45 diharapkan dapat menjadi kompas strategis, menajamkan pandangan, meneguhkan keyakinan, sekaligus mempersiapkan langkah mitigasi menghadapi risiko yang kian kompleks bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memahami dinamika sistem keuangan dan merumuskan langkah mitigasi.

“Dengan semangat kolaborasi, mari kita pastikan likuiditas yang ada, tidak berhenti di perbankan, tetapi benar-benar menjadi tenaga penggerak ekonomi, menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif, kuat, dan berkelanjutan,” demikian Deputi Juda mengakhiri sambutannya.

Sebagai langkah menangkap pandangan dari otoritas terkait dan sektor keuangan tentang perkembangan SSK terkini, digelar seminar nasional bertema ‘Menavigasi Tantangan Ekonomi Global melalui Intermediasi dan Ketahanan Sistem Keuangan’.

Hadir sebagai narasumber seminar, yaitu Asisten Gubernur Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero), Tbk, Andry Asmoro.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Siap-Siap! Bank Banjir Likuiditas, BI Turunkan PLM Jadi 4%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

May 3, 2026
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .