• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Menanti Kebijakan Bank of Korea, Bursa Asia Mayoritas Turun

Menanti Kebijakan Bank of Korea, Bursa Asia Mayoritas Turun

August 28, 2025
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

May 2, 2026
dari Salim hingga Jusuf Hamka

dari Salim hingga Jusuf Hamka

May 2, 2026
Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

May 1, 2026
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, May 2, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Menanti Kebijakan Bank of Korea, Bursa Asia Mayoritas Turun

8 months ago
in Lifestyle
Menanti Kebijakan Bank of Korea, Bursa Asia Mayoritas Turun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia mayoritas jatuh merespons keputusan kebijakan Bank of Korea. Saat ini, para investor sedang menanti dan menunggu arah kebijakan dari bank sentral negara tersebut.

Nikkei 225 Jepang turun 0,52%, sementara Topix jatuh 0,33%. Kospi Korea Selatan sendiri juga turun 0,43% dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil turun 0,15%.

Indeks berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 24.997, menunjukkan pembukaan yang lebih rendah dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di 25.201,76.

Sementara Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,1%. Mengutip CNBC Internasional, kenaikan bursa tersebut didorong oleh produsen tanah jarang Australia, Lynas Rare Earths yang berencana untuk mengumpulkan dana sekitar A$750 juta (US$488 juta) melalui penjualan saham dengan potongan harga untuk meningkatkan aktivitas pemrosesan dan eksplorasi.

Perusahaan ini akan menerbitkan saham dengan harga A$13,25, sekitar 10% lebih murah dari harga penutupan terakhirnya. Perusahaan juga mengumumkan bahwa sahamnya telah dihentikan perdagangannya.

Selain itu, perhatian investor juga turut mencermati bursa India yang dibuka kembali setelah penutupan hari libur pada hari Rabu. Tarif sekunder AS sebesar 25% untuk pengiriman India mulai berlaku pada hari Rabu, mendorong bea masuk keseluruhan untuk ekspor negara tersebut menjadi 50%.

“Risiko-risiko terhadap pertumbuhan ekonomi India secara alami menjadi lebih nyata,” tulis Barclays dalam sebuah catatan, dikutip Kamis (28/8).

Ekspor utama India ke AS, antara lain mesin listrik serta permata dan perhiasan, menghadapi kenaikan tarif terbesar, kata bank tersebut. Namun, para analisnya memperkirakan pembicaraan perdagangan antara delegasi India dan AS akan terus berlanjut.

Saham-saham chip Asia juga akan menjadi sorotan setelah Nvidia melaporkan laba dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pada hari Rabu, dan mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan pada kuartal ini akan tetap di atas 50%.

Sahamnya, yang naik 35% tahun ini setelah naik hampir tiga kali lipat pada tahun 2024, tergelincir dalam perdagangan yang diperpanjang, namun, karena pendapatan pusat data tidak sesuai dengan estimasi untuk periode kedua berturut-turut.

Semalam, tiga indeks utama ditutup lebih tinggi di Amerika Serikat. S&P 500 bergerak lebih tinggi dan mengakhiri hari dengan kenaikan 0,24% pada 6.481,40, mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa.

Nasdaq Composite ditutup naik 0,21% pada 21.590,14, dan Dow Jones Industrial Average naik 147,16 poin, atau 0,32%, dan berakhir pada 45.565,23.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Investor Tunggu Kabar dari AS dan China, Bursa Asia Dibuka Datar




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .