• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300

August 27, 2025
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

May 2, 2026
dari Salim hingga Jusuf Hamka

dari Salim hingga Jusuf Hamka

May 2, 2026
Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

May 1, 2026
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, May 2, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300

8 months ago
in News
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir dari Refinitiv, pada perdagangan hari ini, Rabu (27/8/2025) rupiah mengalami depresiasi sebesar 0,06% di posisi Rp16.300/US$, melanjutkan pelemahan 0,25% pada penutupan perdagangan kemarin Selasa (26/8/2025).

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau tengah mengalami pelemahan sebesar 0,07% di level 98,29. DXY ditutup melemah 0,21% pada perdagangan kemarin Rabu (27/8/2025) dan ditutup di level 98,22.


Pergerakan rupiah hari ini masih dibayangi oleh faktor eksternal, khususnya Amerika Serikat.

Nilai tukar rupiah pada Rabu (27/8/2025) melemah namun memiliki potensi penguatan seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap greenback muncul setelah meningkatnya kekhawatiran investor atas independensi Federal Reserve, menyusul manuver politik Presiden AS Donald Trump. Trump sempat menyatakan akan memecat Gubernur The Fed Lisa Cook terkait dugaan penyalahgunaan fasilitas kredit, meski tim hukum Cook menegaskan akan menggugat keputusan tersebut ke pengadilan.

Situasi ini menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter AS dan memicu persepsi bahwa bank sentral kian terpolitisasi. Para analis menilai, langkah Trump berpotensi mengikis kepercayaan investor terhadap kredibilitas Fed dan mengurangi dominasi dolar AS di pasar global. Tekanan ini pun menjadi sentimen negatif bagi dolar, sekaligus membuka ruang apresiasi bagi rupiah.

Selain isu politik, pasar juga semakin yakin The Fed akan segera menurunkan suku bunga. Data dari CME FedWatch menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan September mencapai 87%, bahkan beberapa proyeksi menyebutkan angka di atas 90%.

Ekspektasi pelonggaran moneter yang lebih cepat dan dalam ini membuat yield obligasi AS melemah, sehingga mendorong investor beralih ke aset berisiko dan mata uang negara berkembang.

Bagi rupiah, kombinasi faktor pelemahan dolar dan ekspektasi pemangkasan suku bunga AS menjadi katalis positif.

Rupiah berpotensi mendapat dorongan tambahan dari arus masuk portofolio ke pasar keuangan domestik, seiring daya tarik yang relatif lebih tinggi dibandingkan aset di AS. Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai dinamika politik di Washington dan pernyataan pejabat Fed dalam beberapa pekan ke depan, yang bisa kembali mengubah arah sentimen pasar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Menguat Tajam, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.385




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .