• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Belajar dari Krisis 1998, RI Tidak Takut Lagi Gonjang-ganjiing Global

Belajar dari Krisis 1998, RI Tidak Takut Lagi Gonjang-ganjiing Global

August 20, 2025
Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

May 1, 2026
Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

May 1, 2026
Danareksa Incar Jadi Manajemen Aset Terbesar Kedua di RI

Danareksa Incar Jadi Manajemen Aset Terbesar Kedua di RI

May 1, 2026
Prabowo akan Luncurkan Kredit Rakyat, Bunganya Maksimal 5% Satu Tahun

Prabowo akan Luncurkan Kredit Rakyat, Bunganya Maksimal 5% Satu Tahun

May 1, 2026
Dulu Bantu Ibu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Punya 23.000 Toko

Dulu Bantu Ibu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Punya 23.000 Toko

May 1, 2026
Tugu Reasuransi Catat Laba Bersih Rp110 Miliar pada 2025

Tugu Reasuransi Catat Laba Bersih Rp110 Miliar pada 2025

May 1, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 1, 2026
Bergelimang Cuan, Laba TINS Meroket 595% Jadi Rp1,5 Triliun

Bergelimang Cuan, Laba TINS Meroket 595% Jadi Rp1,5 Triliun

May 1, 2026
KRAS Balikkan Rugi Jadi Untung Rp 5,75 T, Dua Hal Ini Jadi Triggernya

KRAS Balikkan Rugi Jadi Untung Rp 5,75 T, Dua Hal Ini Jadi Triggernya

May 1, 2026
Harga Emas Menggila, Margin Laba MDKA Lompat 130%

Harga Emas Menggila, Margin Laba MDKA Lompat 130%

April 30, 2026
Laba PTBA Naik 105%, Bos Besar Ungkap Penyebabnya

Laba PTBA Naik 105%, Bos Besar Ungkap Penyebabnya

April 30, 2026
Laba PTBA Naik 105%, Bos Besar Ungkap Alasannya

Laba PTBA Naik 105%, Bos Besar Ungkap Alasannya

April 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Belajar dari Krisis 1998, RI Tidak Takut Lagi Gonjang-ganjiing Global

8 months ago
in News
Belajar dari Krisis 1998, RI Tidak Takut Lagi Gonjang-ganjiing Global
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan perbedaan besar dalam penanganan krisis moneter 1998 dengan krisis keuangan global 2008. Menurutnya, pengalaman pahit krisis Asia membuat Indonesia jauh lebih siap menghadapi guncangan berikutnya.

Purbaya menilai kesalahan mendasar kala itu ada pada kebijakan moneter yang tidak konsisten. Pemerintah menerapkan suku bunga sangat tinggi, hingga 70%, namun pada saat bersamaan pertumbuhan jumlah uang beredar justru lebih dari 100%.

“Kalau melihat teori moneter, jangan lihat suku bunga saja. Lihat laju pertumbuhan uang beredar. Kalau kencang, berarti longgar. Kalau surut, berarti ketat. Tahun 97-98, uang beredar tumbuh besar, artinya kebijakan longgar, tapi bunganya tinggi. Itu kebijakan orang bingung,” jelasnya dalam LPS Financial Festival 2025, Selasa (20/8/2025).

Kebijakan membingungkan tersebut membuat sektor riil kolaps karena perusahaan enggan berutang dengan bunga tinggi. Sementara itu, kelebihan likuiditas malah dipakai untuk menyerang rupiah, sehingga nilai tukar terpuruk.

Situasi berbeda terjadi pada krisis keuangan global 2008-2009. Saat ekonomi dunia goyah, Indonesia justru berani mengambil langkah kebijakan yang berbeda.

“Waktu itu kita turunkan bunga. Uang beredar sempat turun sedikit, tapi cepat naik lagi. Pemerintah juga belanja, sementara cadangan primer diturunkan hingga nol. Ini menjaga permintaan domestik,” ujar Purbaya.

Menurutnya, kombinasi kebijakan moneter longgar dan ekspansi fiskal terbukti ampuh menahan kontraksi ekonomi.

“Pada 2009, ketika negara lain ancur-ancuran, kita tetap tumbuh. Itu hasil pembelajaran dari 1998. Kita pakai kearifan lokal, termasuk kontribusi dari Pak CT (Chairul Tanjung),” katanya.

Purbaya menegaskan, bekal pengalaman tersebut membuat Indonesia lebih percaya diri menghadapi gejolak global ke depan. “Kalau dulu kita masih bingung, sekarang lebih matang. Kita tidak perlu terlalu takut lagi,” pungkasnya.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Bos LPS: Indonesia Jauh dari Kondisi 1998




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

May 1, 2026
Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

May 1, 2026
Danareksa Incar Jadi Manajemen Aset Terbesar Kedua di RI

Danareksa Incar Jadi Manajemen Aset Terbesar Kedua di RI

May 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .