• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp18.050

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp18.050

October 23, 2026
Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

October 29, 2026
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

October 29, 2026
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

October 29, 2026
Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

October 29, 2026
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

October 29, 2026
Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

October 29, 2026
Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

October 29, 2026
Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

October 29, 2026
Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

October 29, 2026
Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

October 29, 2026
Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

October 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp18.050

7 days ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp18.050
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan terhadap rupiah belum mereda. Pada pembukaan perdagangan Jumat (23/10/2026), mata uang Garuda kembali melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.050/US$, melemah 0,03% atau 5 poin dibandingkan penutupan Kamis (22/10/2026) di posisi Rp18.045/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau relatif stagnan di posisi 101,603.



Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memperkirakan penyaluran kredit baru perbankan meningkat pada kuartal IV-2026, seiring dengan standar pemberian kredit yang mulai lebih longgar.

Berdasarkan Survei Perbankan Triwulan III-2026 yang dirilis Kamis (22/10/2026), Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru diproyeksikan naik menjadi 91,31%, dari 90,08% pada kuartal sebelumnya.

Prospek tersebut sejalan dengan penurunan Indeks Lending Standard (ILS) dari 0,28 menjadi 0,15, yang menunjukkan standar penyaluran kredit diperkirakan lebih longgar. Perkembangan ini turut mencerminkan upaya mendorong pembiayaan di tengah langkah BI memperbesar ruang likuiditas perbankan.

Dari eksternal, perhatian pasar tertuju pada meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.

Mengutip laporan The New York Times, AS dan Israel disebut telah menyusun rencana untuk kembali melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilu paruh waktu AS pada November mendatang.

Ketidakpastian semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington tidak sedang bernegosiasi dengan Teheran. Trump juga mengisyaratkan kemungkinan adanya perkembangan dalam waktu dekat.

Situasi tersebut turut menjaga harga minyak dunia di level tinggi. Pada awal perdagangan Asia Jumat (23/10/2026), harga minyak mentah Brent berada di sekitar US$112,96 per barel, setelah melonjak sekitar 4% pada perdagangan sebelumnya.

Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak bersih, tingginya harga minyak berpotensi meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk impor energi sekaligus memperbesar risiko inflasi domestik.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, investor juga beralih ke obligasi pemerintah AS (US Treasury) sebagai aset aman.

Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun lebih dari 17 basis poin menjadi 4,972%, level terendah dalam hampir satu bulan. Sementara itu, yield tenor dua tahun merosot lebih dari 16 basis poin menjadi 4,659%.

Penurunan imbal hasil obligasi AS berpotensi mengurangi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Namun, tingginya ketidakpastian geopolitik masih membuat investor berhati-hati terhadap aset berisiko, sehingga ruang penguatan rupiah tetap terbatas.

 

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

October 29, 2026
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

October 29, 2026
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .