• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

October 22, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

6 days ago
in Market
Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Keuangan memastikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) masih relatif aman meski sudah naik ke level 7% usai potensi Morgan Stanley Capital International menurunkan status pasar saham menjadi kategori standalone.

Menurutnya, yield tersebut masih tergolong kompetitif bila dibandingkan dengan negara-negara lain di Eropa. Sebagai gambaran, melansir data Refinitiv, pada perdagangan Rabu (21/10/2026), imbal hasil SBN pemerintah tenor 10 tahun ditutup melonjak ke level 7,446%. Sementara, imbal hasil obligasi Jerman 10 tahun berada pada level 3,3546%.

Kenaikan imbal hasil yang tajam menunjukkan investor kini meminta keuntungan yang lebih tinggi untuk bersedia memegang surat utang pemerintah.

“Relatif masih aman. Kalau dibandingkan dengan negara terutama Eropa sekarang ya yang cukup dire (mengerikan). Jadi percaya dirilah di Indonesia. Percaya diri sama kita sendiri, karena ini adalah negara kita dan kita adalah negara besar,” ujar Herman kepada awak media, Kamis (22/10/2026).

Meski demikian, Herman tidak menjelaskan apakah kenaikan yield tersebut masih bisa ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Sekadar catatan, pemerintah menetapkan suku bunga SBN 10 tahun pada level 6,9%.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Jumat (16/10/2026) mengumumkan rencana konsultasi untuk mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

MSCI menyoroti sejumlah persoalan dalam pasar saham Indonesia, terutama kurangnya keterbukaan struktur kepemilikan saham, dugaan perdagangan yang terkoordinasi, hingga belum terlihatnya hasil penegakan aturan yang dinilai cukup berarti.

Meskipun otoritas pasar modal Indonesia telah mengumumkan berbagai langkah perbaikan, MSCI menilai hasilnya belum terlihat secara konsisten.

Indonesia kini memiliki waktu untuk menunjukkan perbaikan sebelum keputusan akhir mengenai kemungkinan perubahan status tersebut diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Pengumuman tersebut langsung mengguncang pasar saham Indonesia. IHSG mengalami penurunan tajam selama dua hari perdagangan, sementara rupiah juga terus menghadapi tekanan terhadap dolar AS.

Meski peringatan MSCI secara langsung ditujukan kepada pasar saham, kekhawatiran yang muncul berpotensi meluas ke instrumen keuangan lainnya, termasuk obligasi pemerintah.

Pasalnya, investor asing tidak hanya melihat besarnya keuntungan yang ditawarkan suatu negara. Mereka juga mempertimbangkan keterbukaan informasi, kepastian aturan, serta kemampuan pemerintah dalam menjaga kepercayaan terhadap iklim investasi.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .