• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
MSCI Tekan Bursa RI, Begini Strategi Bos BI Kembalikan Modal Asing

MSCI Tekan Bursa RI, Begini Strategi Bos BI Kembalikan Modal Asing

October 21, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

MSCI Tekan Bursa RI, Begini Strategi Bos BI Kembalikan Modal Asing

1 week ago
in Market
MSCI Tekan Bursa RI, Begini Strategi Bos BI Kembalikan Modal Asing
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan langkah bank sentral dalam merespons tekanan terhadap rupiah dan pasar keuangan domestik setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) melakukan penilaian terhadap pasar modal Indonesia.

Destry mengatakan, BI terus memantau pergerakan arus modal asing atau capital outflow setelah perkembangan terkait MSCI. Meski rupiah mengalami tekanan, BI menilai kondisi tersebut masih relatif normal, terutama di tengah situasi pasar regional yang juga kurang kondusif.

“Kami melihat bahwa tekanan masih dalam relatif normal karena regional tidak baik. Kami waspadai di capital market kita, kami monitor outflow sepanjang pergerakan yang terjadi setelah MSCI,” ujar Destry.

Ia menjelaskan, BI telah melakukan pembahasan intensif selama dua hari untuk merespons perkembangan tersebut. Bank sentral juga menyiapkan langkah yang lebih terarah atau targeted untuk mengembalikan arus modal masuk (inflow) ke pasar keuangan Indonesia.

Menurut Destry, prioritas utama BI saat ini adalah menjaga stabilitas pasar keuangan. Namun, upaya tersebut tetap perlu berjalan beriringan dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang harus terus didorong.

“Concern stabilitas prioritas kami. Fokus kami adalah mendatangkan inflow kembali,” tegasnya.

Untuk menarik kembali dana asing, BI mengoptimalkan berbagai insentif bagi investor yang menempatkan dananya di aset keuangan domestik. Insentif tersebut mencakup investasi pada Surat Berharga Negara (SBN), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), hingga pendanaan dalam bentuk pinjaman.

Salah satu instrumen yang dioptimalkan adalah insentif transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), yang dapat mengurangi biaya lindung nilai (hedging) investor hingga 45%.

Destry menjelaskan, insentif tersebut telah diterapkan sejak Juni hingga Oktober. BI berharap peningkatan insentif dapat membuat investasi pada aset domestik semakin menarik bagi investor asing.

Menurutnya, kondisi pasar obligasi pemerintah yang mengalami penyesuaian harga atau repricing, ditambah dengan insentif yang diperbesar, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik imbal hasil aset keuangan Indonesia dibandingkan aset berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS).

“Harapan bahwa pasar domestik kita terjadi repricing di SBN, kemudian ditambah insentif diperbesar, akan membuat spread aset domestik dengan USD menjadi menarik. Kami fokus dan targeted mendatangkan inflow,” jelasnya.

BI berharap strategi tersebut dapat mendorong masuknya kembali modal asing sekaligus membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Selain memperkuat insentif untuk investor, BI juga mengoptimalkan kebijakan likuiditas guna mendukung perekonomian domestik.

Destry menyebut penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 2% berpotensi menambah likuiditas sekitar Rp190 triliun. Tambahan likuiditas tersebut menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan memperkuat transmisi kebijakan moneter.

“Termasuk penurunan GWM 2% akan ada likuiditas Rp 190 triliun. Jadi kita berusaha untuk mengoptimalkan kebijakan yang kami miliki,” katanya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .