• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.900

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.900

October 15, 2026
MSCI Bikin IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga: Ini Tanda Tanya Besar!

MSCI Bikin IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga: Ini Tanda Tanya Besar!

October 16, 2026
Rumor Haji Isam Caplok BCA, Ini Pernyataan OJK

Rumor Haji Isam Caplok BCA, Ini Pernyataan OJK

October 16, 2026
BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok

October 16, 2026
Airlangga Buka Suara Dolar Sentuh Rp18.000: Gara-Gara MSCI!

Airlangga Buka Suara Dolar Sentuh Rp18.000: Gara-Gara MSCI!

October 16, 2026
Menkeu, Bos BI, OJK, & LPS Rapat Sama Menko Airlangga Siang Ini

Menkeu, Bos BI, OJK, & LPS Rapat Sama Menko Airlangga Siang Ini

October 16, 2026
BEI Respons Soal Potensi MSCI Menurunkan Status Pasar Saham RI

BEI Respons Soal Potensi MSCI Menurunkan Status Pasar Saham RI

October 16, 2026
Asing Keluar Rp2,92 Triliun di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak DIbuang

Asing Keluar Rp2,92 Triliun di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak DIbuang

October 16, 2026
Asing Kabur Rp2,92 Triliun di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak DIbuang

Asing Kabur Rp2,92 Triliun di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak DIbuang

October 16, 2026
IHSG Ambruk 11%, Reformasi Pasar Modal OJK-BEI Jadi Sorotan

IHSG Ambruk 11%, Reformasi Pasar Modal OJK-BEI Jadi Sorotan

October 16, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Media Asing Sorot Potensi Pasar Saham RI Downgrade Menjadi Standalone

Media Asing Sorot Potensi Pasar Saham RI Downgrade Menjadi Standalone

October 16, 2026
Hanya 15 Saham Menguat, IHSG Akhir Sesi I Anjlok 10,7%

Hanya 15 Saham Menguat, IHSG Akhir Sesi I Anjlok 10,7%

October 16, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 16, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.900

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.900
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah kembali membuka perdagangan di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (15/10/2026). Mata uang Garuda masih berada di bawah tekanan setelah melemah pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.900/US$ atau melemah tipis 0,03% dibandingkan penutupan Rabu (14/10/2026) di Rp17.895/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,47% ke posisi 102,068.



Pergerakan rupiah pada awal perdagangan hari ini turut dibayangi perkembangan inflasi Amerika Serikat (AS) dan prospek kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Inflasi AS pada September 2026 mencapai 3,7% secara tahunan, meningkat dari 3,4% pada Agustus dan melampaui perkiraan pasar sebesar 3,6%. Data yang dirilis Rabu kemarin menunjukkan bahwa kenaikan harga terutama didorong oleh lonjakan biaya energi.

Secara bulanan, inflasi tercatat sebesar 0,6%, tertinggi sejak April 2026. Sementara itu, inflasi inti meningkat menjadi 2,6% secara tahunan dari 2,4% pada bulan sebelumnya.

Kepala Ekonom AS AllianceBernstein Eric Winograd menilai kenaikan harga energi masih akan menekan daya beli masyarakat.

“Meski sebagian besar hilangnya daya beli disebabkan oleh kenaikan biaya energi, tidak ada alasan untuk memperkirakan tekanan tersebut akan mereda dalam waktu dekat,” ujar Winograd, dikutip dari Reuters.

Setelah rilis inflasi tersebut, perhatian pasar kini beralih ke diskusi Ketua The Fed Kevin Warsh dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam pertemuan IMF-World Bank di Bangkok, Thailand, hari ini pukul 10.30 WIB.

Investor akan mencermati pandangan Warsh mengenai kondisi ekonomi AS dan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Selain itu, AS juga dijadwalkan merilis data indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) September 2026 hari ini. Pada Agustus, PPI naik 0,4% secara bulanan, sementara secara tahunan meningkat menjadi 5,4% dari 4,8% pada Juli.

Data tersebut akan memberikan gambaran tambahan mengenai tekanan harga di AS. Jika inflasi terus bertahan tinggi, The Fed berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang dapat mendukung dolar AS dan menambah tekanan terhadap rupiah.

 

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
MSCI Bikin IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga: Ini Tanda Tanya Besar!

MSCI Bikin IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga: Ini Tanda Tanya Besar!

October 16, 2026
Rumor Haji Isam Caplok BCA, Ini Pernyataan OJK

Rumor Haji Isam Caplok BCA, Ini Pernyataan OJK

October 16, 2026
BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok

October 16, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .