• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

October 5, 2026
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

October 6, 2026
POOL Jual 30% Saham Pool Advista Finance ke Perusahaan Asal Singapura

POOL Jual 30% Saham Pool Advista Finance ke Perusahaan Asal Singapura

October 6, 2026
Yaman Serang Houthi, IHSG Menguat Tapi Rupiah Anjlok Lagi

Yaman Serang Houthi, IHSG Menguat Tapi Rupiah Anjlok Lagi

October 6, 2026
Astra International (ASII) Bagi Dividen Rp3,89 T, Catat Tanggalnya

Astra International (ASII) Bagi Dividen Rp3,89 T, Catat Tanggalnya

October 6, 2026
Tujuh Emiten Bakal Bagi Dividen Pekan Ini, Simak Jadwalnya!

Tujuh Emiten Bakal Bagi Dividen Pekan Ini, Simak Jadwalnya!

October 6, 2026
IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

October 6, 2026
Breaking! IHSG Melesat 1,01% ke 6.180

Breaking! IHSG Melesat 1,01% ke 6.180

October 6, 2026
Pertengahan Sesi I IHSG Menguat 1%

Pertengahan Sesi I IHSG Menguat 1%

October 6, 2026
Jasa Marga Angkat Oemi Vierta Moerdika Jadi Dirut Anak Usaha

Jasa Marga Angkat Oemi Vierta Moerdika Jadi Dirut Anak Usaha

October 6, 2026
BEI Gembok Perdagangan 5 Saham Sekaligus, Ini Alasannya

BEI Gembok Perdagangan 5 Saham Sekaligus, Ini Alasannya

October 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Setelah menguat pada akhir pekan lalu, rupiah membuka perdagangan Senin (5/10/2026) dengan melemah signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.950/US$, melemah 0,46% atau 82 poin dibandingkan penutupan Jumat (2/10/2026) di Rp17.868/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau di posisi 102,030, menguat 0,10%.


Pergerakan rupiah hari ini akan diwarnai sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri. Dari domestik, pasar pada pekan ini menantikan rilis cadangan devisa September serta indeks keyakinan konsumen September. Kedua data tersebut akan menjadi perhatian untuk melihat ketahanan eksternal dan kondisi permintaan domestik Indonesia.

Dari eksternal, pasar masih mencerna laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dirilis pada Jumat malam. Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam pada September 2026. Non-farm payrolls hanya bertambah 29.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 90.000 pekerjaan.

Pada saat yang sama, tingkat pengangguran AS naik menjadi 4,2% dari sebelumnya 4,1%. Data tenaga kerja yang lebih lemah tersebut mendorong ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve akan lebih berhati-hati dalam menentukan langkah suku bunga berikutnya.

Meski data tenaga kerja AS melemah, dolar AS pada perdagangan pagi ini justru bergerak menguat. Penguatan DXY turut menjadi tekanan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain itu, pelaku pasar masih mencermati perkembangan ketegangan Amerika Serikat dan Iran serta situasi di Selat Hormuz. Pergerakan harga minyak turut menjadi perhatian karena berpotensi mempengaruhi inflasi global dan ekspektasi suku bunga.

Sepanjang pekan ini, investor juga akan menantikan data aktivitas sektor jasa AS serta notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC) untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

October 6, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .