• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

September 27, 2026
Cara Mudah Bersihkan Nama dari SLIK OJK dan BI Checking

Cara Mudah Bersihkan Nama dari SLIK OJK dan BI Checking

September 27, 2026
Suami Dicopot dari Jabatan Menkeu, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus

Suami Dicopot dari Jabatan Menkeu, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus

September 27, 2026
Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas

Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas

September 26, 2026
Negara Kaya Minyak Ini Tercekik Perang AS-Iran, Tekor Rp 1.068 T

Negara Kaya Minyak Ini Tercekik Perang AS-Iran, Tekor Rp 1.068 T

September 26, 2026
Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara

Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara

September 26, 2026
KCI Targetkan KRL Impor Bekas Jepang Mulai Masuk Akhir 2026

KCI Targetkan KRL Impor Bekas Jepang Mulai Masuk Akhir 2026

September 26, 2026
KAI Pesan 16 KRL Baru CLI-225, INKA Baru Kirim Segini

KAI Pesan 16 KRL Baru CLI-225, INKA Baru Kirim Segini

September 26, 2026
INKA Buka Suara Soal KAI Recall 7 KRL CLI-225 & Dipaksa Masuk Bengkel

INKA Buka Suara Soal KAI Recall 7 KRL CLI-225 & Dipaksa Masuk Bengkel

September 26, 2026
KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

September 26, 2026
Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

September 26, 2026
Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

September 26, 2026
Video: Pakai AI, Asuransi Incar Nasabah Muda

Video: Pakai AI, Asuransi Incar Nasabah Muda

September 26, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, September 27, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

4 hours ago
in Market
1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Indonesia mengungkap sebuah fakta mengejutkan mengenai potensi ekonomi nasional. Ribuan ton emas milik masyarakat saat ini terpantau masih “menganggur” alias bersemayam di bawah bantal dan belum masuk ke dalam sistem keuangan resmi negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa saat lalu membeberkan bahwa total emas yang disimpan secara pribadi oleh masyarakat Indonesia diperkirakan mencapai 1.800 ton.

Bila dikalkulasikan, tumpukan emas rumahan tersebut memiliki nilai yang fantastis, yakni menyentuh US$252 miliar. Jika dikonversi menggunakan kurs saat ini di level Rp17.880/US$, nilainya sekitar Rp4.505 triliun.

“Emas yang ada di bawah bantal, itu ada 1.800 ton. Nah, kalau 1.800 ton, itu nilainya juga luar biasa, US$252 miliar,” ujar Airlangga dalam acara Peluncuran Indonesia Bullion Market Association di Monas Grand Ballroom BSI Tower, Jakarta, pada akhir Agustus lalu.

Bisa Masuk Jajaran Raksasa Emas Dunia

Airlangga menilai, jika ribuan ton emas tersebut berhasil ditarik dan diintegrasikan ke dalam sistem keuangan domestik, cadangan emas Indonesia akan langsung melesat dan masuk dalam jajaran yang terbesar di kancah global.

Sebagai perbandingan, Amerika Serikat saat ini tercatat memiliki cadangan stok emas terbesar di dunia sebanyak 8.133 ton, disusul oleh China sebanyak 2.331 ton.

“Kalau Indonesia 1.800 [ton], itu udah langsung di bawah mereka semua. Nah, ini sebuah pertumbuhan yang luar biasa kalau itu bisa kita lakukan,” tegas Airlangga.

Melihat potensi besar yang masih tertidur ini, pemerintah mendorong lembaga keuangan untuk memutar otak. Airlangga secara khusus meminta dua lembaga jasa keuangan yang telah mengantongi layanan bullion (bank emas), yakni PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI), agar dapat menciptakan instrumen yang mampu membangun kepercayaan masyarakat agar mau menitipkan aset emas mereka.

Saat ini, PT Pegadaian tercatat baru mengelola sekitar 153 ton stok emas milik masyarakat, sementara BSI mengelola sekitar 20 ton.

Oleh karena itu, pemerintah menargetkan setidaknya sebagian kecil dari harta karun “di bawah bantal” tersebut dapat beralih ke sistem perbankan formal.

“Jadi bagaimana tugasnya dari Pegadaian maupun BSI, yang US$252 miliar ini mungkin 20%-nya saja pindah dari ditaruh di bawah bantal, ditaruh ke instrumen keuangan ataupun instrumen perbankan syariah maupun Pegadaian,” pungkas Airlangga.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara Mudah Bersihkan Nama dari SLIK OJK dan BI Checking

Cara Mudah Bersihkan Nama dari SLIK OJK dan BI Checking

September 27, 2026
Suami Dicopot dari Jabatan Menkeu, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus

Suami Dicopot dari Jabatan Menkeu, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus

September 27, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

September 27, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .