• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

August 13, 2026
NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

August 13, 2026
Dirut BEI Buka Suara Pengumuman Rebalancing MSCI Agustus 2026

Dirut BEI Buka Suara Pengumuman Rebalancing MSCI Agustus 2026

August 13, 2026
Bos Bursa Buka Suara Hasil Rebalancing MSCI Agustus 2026

Bos Bursa Buka Suara Hasil Rebalancing MSCI Agustus 2026

August 13, 2026
Minyak Dunia Koreksi, tapi Pasokan Global Terancam Defisit

Minyak Dunia Koreksi, tapi Pasokan Global Terancam Defisit

August 13, 2026
Hasil Rebalancing MSCI Dirilis, IHSG Anjlok Lebih Dari 1%

Hasil Rebalancing MSCI Dirilis, IHSG Anjlok Lebih Dari 1%

August 13, 2026
Breaking News! IHSG Turun 1,38%

Breaking News! IHSG Turun 1,38%

August 13, 2026
Kelas Cuan ‘Bongkar’ Kiat Cari Untung Investasi di Saham Teknologi

Kelas Cuan ‘Bongkar’ Kiat Cari Untung Investasi di Saham Teknologi

August 13, 2026
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL

August 13, 2026
Sepanjang Agustus 2026, Asing Ternyata Net Buy Rp 1,56 Triliun

Sepanjang Agustus 2026, Asing Ternyata Net Buy Rp 1,56 Triliun

August 13, 2026
MSCI Tendang 10 Saham, IHSG Pagi Ini Turun 0,43%

MSCI Tendang 10 Saham, IHSG Pagi Ini Turun 0,43%

August 13, 2026
Gelar WondrX 2026, BNI Bidik Pertumbuhan Transaksi 14% Tahun Ini

Gelar WondrX 2026, BNI Bidik Pertumbuhan Transaksi 14% Tahun Ini

August 13, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: PTRO, BRPT, hingga TUGU

Rekomendasi Saham Hari Ini: PTRO, BRPT, hingga TUGU

August 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

3 hours ago
in Market
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Rupiah belum mampu keluar dari tekanan pada perdagangan pagi ini, Kamis (13/8/2026). Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski inflasi AS melandai dan indeks dolar terkoreksi pada awal perdagangan sesi Asia.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan, rupiah mengalami tekanan 0,06% atau melemah ke posisi Rp17.875/US$.

Pelemahan pagi ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (12/8/2026), rupiah ditutup melemah 0,20% ke posisi Rp17.865/US$, sekaligus membukukan penurunan selama dua hari perdagangan beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,931. DXY berbalik turun setelah ditutup menguat 0,19% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi respons pasar terhadap data inflasi konsumen AS periode Juli serta potensi arus keluar asing dari pasar saham Tanah Air setelah evaluasi indeks MSCI.

Inflasi AS secara tahunan melandai menjadi 3,4% pada Juli dari 3,5% pada Juni. Inflasi inti yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi juga turun menjadi 2,5% dari sebelumnya 2,6%.

Data tersebut pada awalnya membawa angin segar bagi mata uang negara berkembang. Dolar AS sempat melemah karena perlambatan inflasi mengurangi peluang bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September hanya sebesar 40%, turun dari 44% sebelum data inflasi diumumkan dan 55% pada pekan sebelumnya. Penurunan peluang tersebut juga dipengaruhi laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan hilangnya lapangan kerja pada Juli.

Namun, tekanan terhadap dolar tidak berlangsung lama. Greenback berbalik menguat karena pelaku pasar menilai penurunan inflasi belum cukup untuk mengubah sikap The Fed yang masih berhati-hati terhadap tekanan harga.

Dolar juga memperoleh dukungan dari tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Lelang surat utang tenor 10 tahun mencatat permintaan kuat dengan imbal hasil 4,683%, tertinggi sejak 2007.

Ketegangan antara AS dan Iran turut menjaga permintaan terhadap dolar sebagai aset aman. Perundingan mengenai pelaksanaan kesepakatan sementara Juni dilaporkan belum menunjukkan kemajuan, sementara ketidakpastian mengenai Selat Hormuz masih berlanjut.

Adapun dari domestik, rupiah menghadapi risiko tambahan setelah evaluasi MSCI Agustus mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari daftar indeks. Perubahan komposisi tersebut berpotensi mendorong investor asing yang mengikuti indeks MSCI menyesuaikan portofolionya.

Jika penyesuaian itu disertai penjualan saham dan penukaran dana ke dolar AS, arus keluar asing berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah. 

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

August 13, 2026
Dirut BEI Buka Suara Pengumuman Rebalancing MSCI Agustus 2026

Dirut BEI Buka Suara Pengumuman Rebalancing MSCI Agustus 2026

August 13, 2026
Bos Bursa Buka Suara Hasil Rebalancing MSCI Agustus 2026

Bos Bursa Buka Suara Hasil Rebalancing MSCI Agustus 2026

August 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .