• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Menkeu AS Terciduk Siapkan Rencana Borong Yen Jepang Rp180 Triliun

Menkeu AS Terciduk Siapkan Rencana Borong Yen Jepang Rp180 Triliun

August 2, 2026
Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

August 3, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980

August 3, 2026
Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

August 3, 2026
Komisaris Independen BUMI Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia

Komisaris Independen BUMI Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia

August 3, 2026
Luas Panen Susut, Produksi Padi Berpotensi Turun Sampai September 2026

Luas Panen Susut, Produksi Padi Berpotensi Turun Sampai September 2026

August 3, 2026
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

August 3, 2026
Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 3, 2026
China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

August 3, 2026
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

August 3, 2026
Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya

Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
LabaProdusen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

LabaProdusen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Menkeu AS Terciduk Siapkan Rencana Borong Yen Jepang Rp180 Triliun

1 day ago
in Market
Menkeu AS Terciduk Siapkan Rencana Borong Yen Jepang Rp180 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah foto yang diambil saat rapat kabinet Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memunculkan spekulasi besar mengenai kemungkinan intervensi Washington di pasar valuta asing. Dalam foto tersebut, Menteri Keuangan AS Scott Bessent terlihat memiliki catatan yang mengindikasikan rencana pembelian yen Jepang senilai miliaran dolar AS.

Mengutip Reuters, Minggu (2/8/2026), foto tersebut diambil selama rapat kabinet Presiden Donald Trump di Camp David pada Jumat dan memperlihatkan buku catatan yang berada tepat di depan Bessent.

Dalam catatan itu terlihat tulisan yang digarisbawahi, yakni “To Do” dan di bawahnya terdapat tulisan “Buy Japanese Yen (JPY) $5-10 bil” atau “Beli Yen Jepang (JPY) senilai US$5-10 miliar.”

Foto Reuters tersebut diambil dari belakang bahu Bessent pada bagian rapat yang terbuka untuk media. Menurut Reuters, foto diambil pada pukul 11:33 waktu setempat.

Selain tulisan mengenai yen Jepang, tidak terdapat catatan lain yang terlihat pada halaman tersebut.

Nama Scott Bessent yang tertera pada kartu peserta rapat juga tampak jelas berada tepat di atas buku catatan itu, sehingga menguatkan dugaan bahwa catatan tersebut memang milik Menteri Keuangan AS.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai maksud tulisan tersebut.

Jika benar Washington kembali masuk ke pasar yen, langkah tersebut akan menjadi salah satu intervensi paling langka dalam sejarah kebijakan mata uang AS modern.

Menurut Reuters, Departemen Keuangan AS terakhir kali melakukan intervensi untuk membantu memperkuat yen pada 2011.

Saat itu Amerika Serikat bergabung dengan negara-negara G7 dalam aksi terkoordinasi setelah Jepang dilanda gempa bumi dan tsunami dahsyat yang menyebabkan kerusakan besar.

Intervensi bersama tersebut dilakukan untuk menstabilkan pasar keuangan dan mengurangi volatilitas ekstrem pada nilai tukar yen.

Sejak saat itu, AS tidak pernah lagi tercatat melakukan intervensi langsung untuk menopang mata uang Jepang.

Kemunculan catatan tersebut menjadi semakin menarik karena terjadi hanya beberapa jam setelah Reuters menerbitkan laporan mengenai kemungkinan intervensi AS di pasar mata uang Jepang.

Pada Jumat pagi, sekitar dua jam sebelum foto di Camp David diambil, Reuters melaporkan bahwa Departemen Keuangan AS telah memberi tahu sejumlah bank bahwa pemerintah mungkin akan melakukan intervensi di pasar yen pada hari yang sama.

Informasi itu diperoleh Reuters dari sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Laporan tersebut memicu perhatian besar di kalangan pelaku pasar karena intervensi langsung AS untuk mendukung yen merupakan langkah yang sangat jarang dilakukan.

Adapun sebelum isu intervensi AS mencuat, pemerintah Jepang telah lebih dahulu melakukan langkah untuk memperkuat mata uangnya.

Otoritas Jepang pada Jumat pagi waktu Tokyo dilaporkan melakukan intervensi guna menopang nilai tukar yen yang selama beberapa waktu terakhir mengalami tekanan terhadap dolar AS.

Langkah tersebut memicu penguatan signifikan mata uang Jepang dalam perdagangan pagi hari.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

August 3, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980

August 3, 2026
Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

August 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .