• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

July 31, 2026
Ditopang Proyek Ini, Laba Bersih RAJA Naik 88% di Semester I-2026

Ditopang Proyek Ini, Laba Bersih RAJA Naik 88% di Semester I-2026

July 31, 2026
The Fed Masih Hawkish, BI Pastikan Siap Hadapi Era 'Higher for Longer'

The Fed Masih Hawkish, BI Pastikan Siap Hadapi Era 'Higher for Longer'

July 31, 2026
Laba Emiten Mal Kokas dan Gancit (PWON) Anjlok 11,4%

Laba Emiten Mal Kokas dan Gancit (PWON) Anjlok 11,4%

July 31, 2026
BI Tahan BI Rate, Dana Asing Masuk Rp 195 T ke Instrumen SBN & SRBI

BI Tahan BI Rate, Dana Asing Masuk Rp 195 T ke Instrumen SBN & SRBI

July 31, 2026
Laporan Keuangan Jadi Bahan Bakar Saham Tambang, Siapa Paling Menarik?

Laporan Keuangan Jadi Bahan Bakar Saham Tambang, Siapa Paling Menarik?

July 31, 2026
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Bawah Rp18.000

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Bawah Rp18.000

July 31, 2026
Laba Tugu Insurance (TUGU) Melonjak 76,87% Gara-Gara Ini

Laba Tugu Insurance (TUGU) Melonjak 76,87% Gara-Gara Ini

July 31, 2026
BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!

BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!

July 31, 2026
BI Tak Mau Lagi Bank Tumpuk Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini

BI Tak Mau Lagi Bank Tumpuk Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini

July 31, 2026
COIN Rugi Rp39,2 Miliar di Semester I-2026, Kripto Sudah Tak Dilirik?

COIN Rugi Rp39,2 Miliar di Semester I-2026, Kripto Sudah Tak Dilirik?

July 31, 2026
Naik 17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an

Naik 17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an

July 31, 2026
BTN Sudah Salurkan 55.766 KPR Rumah Subsidi hingga Akhir Juli 2026

BTN Sudah Salurkan 55.766 KPR Rumah Subsidi hingga Akhir Juli 2026

July 31, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 31, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

3 hours ago
in Market
Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Permata Tbk (BNLI) menghadapi perubahan struktur pendanaan pada semester I-2026. Dana murah atau current account saving account (CASA) menyusut, sementara dana mahal berupa deposito justru meningkat. Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya dana (cost of fund) apabila tren tersebut berlanjut.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, saldo giro Bank Permata turun 12,2% sepanjang tahun berjalan (ytd) menjadi Rp64,74 triliun dari Rp73,71 triliun pada akhir 2025.

Penurunan juga terjadi pada tabungan yang menyusut 9,4% ytd menjadi Rp44,77 triliun dari sebelumnya Rp49,40 triliun. Sebaliknya, deposito berjangka meningkat 14,3% ytd menjadi Rp79,65 triliun dari Rp69,67 triliun.

Secara total, dana murah Bank Permata turun sekitar Rp13,6 triliun dalam enam bulan pertama tahun ini. Pada saat yang sama, dana deposito bertambah hampir Rp10 triliun.

Perubahan komposisi dana pihak ketiga tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap biaya pendanaan bank. Pasalnya, deposito umumnya menawarkan bunga yang lebih tinggi dibandingkan giro maupun tabungan, sehingga kenaikan porsinya dapat mempersempit margin bunga bersih (net interest margin/NIM) apabila tidak diimbangi dengan kenaikan imbal hasil aset produktif.

Hal tersebut juga sering dengan Bank Indonesia yang telah mengerek BI rate sebesar 100 basis poin dalam satu bulan pada periode Mei-Juni 2026. Adapun pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir, BI memutuskan menahan BI rate di level 5,75%.

Sementara itu, indikasi tekanan terhadap bisnis inti yang sudah terlihat muncul dari pendapatan bunga dan syariah bersih yang turun menjadi Rp4,84 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp5,04 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, laba bersih masih naik menjadi Rp1,72 triliun dari Rp1,65 triliun. Akan tetapi hal tersebut seiring penurunan beban kerugian penurunan nilai (CKPN) dari Rp1,06 triliun menjadi Rp795 miliar.

Selain itu, Bank Permata juga mencatat kenaikan signifikan pada utang atas efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) menjadi Rp10,91 triliun per Juni 2026, dari Rp2,26 triliun pada akhir 2025. Kenaikan penggunaan instrumen pendanaan jangka pendek ini terjadi bersamaan dengan pergeseran struktur dana pihak ketiga.

Meski demikian, kualitas aset Bank Permata masih relatif terjaga. Kredit yang diberikan tumbuh menjadi Rp158,98 triliun dari Rp152,11 triliun pada akhir tahun lalu, sementara laba bersih tetap meningkat pada semester pertama tahun ini.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ditopang Proyek Ini, Laba Bersih RAJA Naik 88% di Semester I-2026

Ditopang Proyek Ini, Laba Bersih RAJA Naik 88% di Semester I-2026

July 31, 2026
The Fed Masih Hawkish, BI Pastikan Siap Hadapi Era 'Higher for Longer'

The Fed Masih Hawkish, BI Pastikan Siap Hadapi Era 'Higher for Longer'

July 31, 2026
Laba Emiten Mal Kokas dan Gancit (PWON) Anjlok 11,4%

Laba Emiten Mal Kokas dan Gancit (PWON) Anjlok 11,4%

July 31, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .