• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

June 15, 2026
Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

June 15, 2026
Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

June 15, 2026
Asing Rebutan Borong Obligasi Danantara, Rosan Beberkan Buktinya

Asing Rebutan Borong Obligasi Danantara, Rosan Beberkan Buktinya

June 15, 2026
Investor AS Jadi Pembeli Terbesar Obligasi Perdana Danantara

Investor AS Jadi Pembeli Terbesar Obligasi Perdana Danantara

June 15, 2026
Emiten Properti Aguan (PANI) Mau Private Placement Rp498 M

Emiten Properti Aguan (PANI) Mau Private Placement Rp498 M

June 15, 2026
IHSG Hari Ini Melesat 4,12%, Saham Bank Jadi Bahan Bakar Utama

IHSG Hari Ini Melesat 4,12%, Saham Bank Jadi Bahan Bakar Utama

June 15, 2026
Ungkap Efek Rencana Kesepakatan As-Iran ke Bursa Berjangka

Ungkap Efek Rencana Kesepakatan As-Iran ke Bursa Berjangka

June 15, 2026
Ini Kabar Baik dari Danantara yang Prabowo Minta Umumkan ke Publik

Ini Kabar Baik dari Danantara yang Prabowo Minta Umumkan ke Publik

June 15, 2026
Saham Lagi Naik Kencang, Anak Prajogo Borong Rp 299,27 M

Saham Lagi Naik Kencang, Anak Prajogo Borong Rp 299,27 M

June 15, 2026
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

June 15, 2026
IHSG Menguat 5%, Sukses Tembus Level 6.300

IHSG Menguat 5%, Sukses Tembus Level 6.300

June 15, 2026
WIKA Buka Suara Usai Kantornya Digeledah Dugaan Kasus Korupsi

WIKA Buka Suara Usai Kantornya Digeledah Dugaan Kasus Korupsi

June 15, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 15, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan awal pekan ini dengan penguatan tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (15/6/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,98% atau terapresiasi ke level Rp17.690/US$. Penguatan ini melanjutkan kinerja positif pada perdagangan terakhir pekan lalu. Pada Jumat (12/6/2026), rupiah berhasil ditutup menguat 0,61% ke posisi Rp17.865/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak solid di zona hijau. Mata uang Garuda sudah mengawali perdagangan dengan penguatan 0,64% ke level Rp17.750/US$. Penguatan rupiah kemudian semakin besar hingga sempat menguat ke level Rp17.670/US$.

Meski penguatannya sedikit berkurang menjelang akhir perdagangan, rupiah tetap mampu bertahan kuat di area Rp17.600-an/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,22% ke posisi 99,531.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini ditopang oleh pelemahan dolar AS di pasar global.

DXY melemah seiring kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati kerangka kesepakatan damai. Kabar tersebut membuat harga minyak turun dan mendorong permintaan terhadap aset berisiko.

Pejabat AS dan Iran pada Minggu waktu setempat menyatakan kedua negara telah menyepakati kerangka untuk mengakhiri perang, menghentikan blokade AS terhadap Iran, serta membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak ikut turun, dengan Brent terkoreksi lebih dari 4% ke level US$83,82 per barel.

Meski demikian, pelaku pasar masih tetap berhati-hati. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada New York Times pada Minggu bahwa jika Iran gagal mencapai kesepakatan nuklir final dengan AS, maka Washington dapat kembali melancarkan serangan militer ke Teheran atau menjadikan AS sebagai “penjaga Timur Tengah” dengan imbalan 20% dari pendapatan kawasan tersebut.

Kondisi ini pada akhirnya mengurangi minat pasar terhadap dolar AS sebagai aset aman atau safe haven. Ketika permintaan terhadap dolar AS menurun, ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbuka.

Sentimen positif juga datang dari meningkatnya kepercayaan pasar terhadap langkah stabilisasi yang ditempuh pemerintah dan Bank Indonesia (BI).

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian memperkirakan penguatan rupiah masih berpotensi berlanjut pada pekan depan. Menurutnya, pasar mulai melihat adanya perubahan arah kebijakan yang lebih jelas dan konsisten dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Saya memperkirakan rupiah masih berpotensi menguat menuju kisaran Rp17.500 per dolar AS pada pekan depan. Pasar mulai melihat bahwa otoritas ekonomi Indonesia bersedia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memulihkan kepercayaan investor,” ujar Fakhrul.

Ia menjelaskan, rupiah sebelumnya mengalami tekanan besar akibat kombinasi faktor eksternal dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan domestik. Namun, sebagian besar faktor tersebut kini mulai menunjukkan perbaikan.

Menurut Fakhrul, ada tiga langkah penting yang menjadi fondasi penguatan rupiah. Pertama, BI telah menunjukkan komitmen kuat terhadap stabilitas nilai tukar melalui kenaikan suku bunga kumulatif sebesar 75 basis poin. Langkah ini memberi sinyal jelas kepada pasar bahwa stabilitas rupiah menjadi prioritas utama sekaligus membantu meningkatkan daya tarik aset keuangan Indonesia.

Kedua, penyesuaian harga BBM, khususnya Pertamax, mulai memperbaiki persepsi pasar terhadap kondisi fiskal Indonesia. Meski bukan kebijakan populer, langkah tersebut dinilai menunjukkan keberanian pemerintah untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan demi menjaga keberlanjutan APBN.

Ketiga, efisiensi dan penyesuaian anggaran pada sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mulai dibaca pasar sebagai sinyal bahwa disiplin fiskal kembali menjadi prioritas.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

June 15, 2026
Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

June 15, 2026
Asing Rebutan Borong Obligasi Danantara, Rosan Beberkan Buktinya

Asing Rebutan Borong Obligasi Danantara, Rosan Beberkan Buktinya

June 15, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .