• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320

Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320

May 4, 2026
Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

May 4, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

May 4, 2026
Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

May 4, 2026
Tadi Pagi Sempat Naik 18%, Ternyata Ada Transaksi Jumbo di PNGO

Tadi Pagi Sempat Naik 18%, Ternyata Ada Transaksi Jumbo di PNGO

May 4, 2026
Dominasi Dolar AS Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas?

Dominasi Dolar AS Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas?

May 4, 2026
Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sepanjang Masa

Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sepanjang Masa

May 4, 2026
Danantara Buka Suara Soal Sudah Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Danantara Buka Suara Soal Sudah Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 4, 2026
Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

May 4, 2026
Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang

Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang

May 4, 2026
BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)

BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)

May 4, 2026
Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Sudah Lompat 1%

Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Sudah Lompat 1%

May 4, 2026
Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Udah Lompat 1%

Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Udah Lompat 1%

May 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320

4 hours ago
in Market
Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,09% ke level Rp17.320/US$. Pelemahan ini melanjutkan tekanan rupiah pada perdagangan sebelumnya yang ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.305/US$.

Posisi tersebut sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa.

Di sisi lain, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau masih bergerak menguat tipis. Per pukul 09.00 WIB, DXY naik 0,04% ke level 98,194.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan eksternal.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) periode April 2026 yang dijadwalkan keluar hari ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan IHK April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,43% secara bulanan (month-to-month/mtm), dengan median inflasi tahunan sebesar 2,72% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menjelaskan kenaikan inflasi bulanan diperkirakan disumbang oleh sejumlah komoditas pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, gandum, kedelai, dan cabai merah.

Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite juga berpotensi ikut memberi tekanan terhadap inflasi.

“Pelemahan rupiah turut mendorong kenaikan inflasi impor. Sementara itu, seiring penurunan harga emas dunia, harga emas dan perhiasan mengalami penurunan pada bulan Maret,” tutur Juniman kepada CNBC Indonesia.

Rilis inflasi ini akan menjadi perhatian pasar karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan nilai tukar rupiah.

Dari eksternal, pasar global masih cenderung berhati-hati. Sentimen datang dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Amerika Serikat akan memulai upaya pada Senin pagi untuk membebaskan kapal-kapal yang tertahan di Selat Hormuz.

Langkah tersebut disebut sebagai “gestur kemanusiaan” untuk membantu negara-negara netral di tengah perang AS-Israel dengan Iran.

Kondisi ini membuat pelaku pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah, khususnya risiko gangguan jalur energi global dan dampaknya terhadap harga minyak, inflasi, serta pergerakan dolar AS.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

May 4, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

May 4, 2026
Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

May 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .