• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking, IHSG Pagi-Pagi Langsung Lompat 1% Lebih

Breaking, IHSG Pagi-Pagi Langsung Lompat 1% Lebih

May 4, 2026
Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

May 4, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

May 4, 2026
Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

May 4, 2026
Tadi Pagi Sempat Naik 18%, Ternyata Ada Transaksi Jumbo di PNGO

Tadi Pagi Sempat Naik 18%, Ternyata Ada Transaksi Jumbo di PNGO

May 4, 2026
Dominasi Dolar AS Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas?

Dominasi Dolar AS Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas?

May 4, 2026
Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sepanjang Masa

Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sepanjang Masa

May 4, 2026
Danantara Buka Suara Soal Sudah Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Danantara Buka Suara Soal Sudah Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 4, 2026
Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

May 4, 2026
Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang

Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang

May 4, 2026
BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)

BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)

May 4, 2026
Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Sudah Lompat 1%

Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Sudah Lompat 1%

May 4, 2026
Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Udah Lompat 1%

Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Udah Lompat 1%

May 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking, IHSG Pagi-Pagi Langsung Lompat 1% Lebih

4 hours ago
in ENTREPRENEUR
Breaking, IHSG Pagi-Pagi Langsung Lompat 1% Lebih
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dizona hijau pagi ini, Senin (4/5/2026).

IHSG naik 32,11 poin atau 0,46% ke level 6.988,91. Sebanyak 303 di zona hijau, 102 turun, dan 288 belum bergerak.

Nilai transaksi mencapai Rp 596 miliar, melibatkan 6,47 miliar saham dalam 63.706 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 12.495 triliun.

Selang beberapa menit setelah pasar dibuka IHSG melesat lebih dari 1%. Hingga pukul 09.04 WIB, IHSG naik 77,18 poin atau 1,11% ke level 7.033,98. Adapun saham paling ramai ditransaksikan termasuk GOTO, BBCA, BUMI dan BBRI.

Sejumlah kabar dari dalam dan luar negeri diperkirakan akan menjadi sentimen utama perdagangan pasar saham Indonesia. Pekan ini dibuka dengan serangkaian rilis data yang langsung menyentuh denyut utama pasar inflasi domestik, neraca dagang, hingga indikator tenaga kerja Amerika Serikat.

Arah pergerakan aset berisiko akan sangat bergantung pada apakah tekanan harga mereda dan apakah ekonomi global masih cukup kuat menahan suku bunga tinggi.

Di saat yang sama, harga energi yang masih tinggi dan gangguan rantai pasok global menjaga tekanan biaya tetap hidup. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian dari data yang masuk satu per satu.

Badan Pusat Statistik dijadwalkan merilis data inflasi dan neraca perdagangan Maret pada Senin (4/5). Inflasi Indonesia diperkirakan naik secara bulanan pada April 2026, salah satunya karena ada lonjakan harga BBM non-subsidi.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada April 2026 akan mengalami inflasi 0,43% secara bulanan (month-to-month/mtm) dengan median inflasi tahunan 2,72% (year-on-year/yoy).

Hari ini, S&P Global juga akan mengumumkan aktivitas manufaktur Indonesia pada April 2026. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dirilis S&P Global bulan lalu menunjukkan PMI Indonesia berada di 50,1 pada Maret 2026. Angka ini adalah yang terendah sejak Juli 2025 atau delapan bulan terakhir.

Kendati melandai, PMI Indonesia masih dalam fase ekspansif selama delapan bulan beruntun.

PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Jika di atas 50, maka artinya dunia usaha sedang dalam fase ekspansi. Sementara di bawah itu artinya kontraksi.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 pada Selasa (5/5/2026). Data ini sangat penting dalam melihat sejauh mana ketahanan ekonomi Tanah Air menghadapi guncangan global di awal tahun.
Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 diperkirakan masih tinggi karena dampak Lebaran dan Ramadan serta libur panjang.

Sebagai catatan, Ramadan adalah puncak konsumsi di Indonesia. Pada kuartal I-2025, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87% secara year-on-year (yoy), melambat dari periode yang sama tahun sebelumnya dan mencatat kontraksi 0,98% dibandingkan kuartal IV-2024 (q-to-q).

Sementara itu, Bursa saham Asia bergerak bervariasi mengawali pekan ini. Saham Korea Selatan mencetak rekor baru, melanjutkan reli bulanan bersejarah setelah bulan April lalu.

Para investor masih terus mempertimbangkan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), serta rencana AS untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Mengutip CNBC Internasional, AS masih terus berupaya untuk membebaskan kapal-kapal yang terdampar akibat penutupan Selat Hormuz sejak dimulainya perang Iran. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Presiden AS Trump dalam postingannya di Truth Social pada hari Minggu (3/5/2026).

Upaya tersebut disebut “Project Freedom”, yang rencananya akan dimulai pada hari Senin waktu Timur Tengah. Fokus utamanya adalah mengevakuasi kapal-kapal sipil berbendera negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik dari perairan sengketa tersebut agar mereka dapat melanjutkan aktivitas bisnisnya dengan bebas dan lancar.

“Dukungan militer AS untuk Proyek Kebebasan akan mencakup kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat terbang darat dan laut, platform tak berawak multi-domain, serta 15.000 personel militer,” kata Komando Pusat AS tak lama setelah pengumuman Trump, dikutip Senin (4/5/2026).

Sebagai informasi, harga minyak turun setelah pengumuman “Proyek Freedom”. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 0,59% menjadi US$101,34 per barel pada pukul 19.38 ET. Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,27% menjadi US$107,88 per barel.

Sebelumnya, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.992, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks tersebut di 25.776,53.

Sementara indeks S&P/ASX 200 Australia sedikit melemah. Pasar di Jepang dan Tiongkok tutup karena hari libur nasional.

Kontrak berjangka saham AS diperdagangkan mendekati level datar pada Minggu malam. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,1% dan kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,1%. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average naik 100 poin, atau 0,2%.

Pada hari Jumat lalu, S&P 500 maupun Nasdaq Composite naik ke rekor tertinggi intraday dan penutupan baru sepanjang masa. Indeks pasar luas naik 0,29%, sementara Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 0,89%. Namun, Dow berlawanan dengan tren tersebut, turun 152,87 poin, atau 0,31%.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

Badai Sentimen Datang, Rupiah Masih Terkapar Lawan Dolar AS

May 4, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,31%, Pangkas Penguatan dari Pembukaan Pasar

May 4, 2026
Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?

May 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .