• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

May 3, 2026
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

May 2, 2026
dari Salim hingga Jusuf Hamka

dari Salim hingga Jusuf Hamka

May 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Organisasi negara pengekspor minyak dan sekutunya atau OPEC+ disebut telah menyepakati secara prinsip untuk kembali menaikkan target produksi minyak pada Juni. Namun, langkah ini diperkirakan belum berdampak nyata selama konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran masih mengganggu pasokan dari kawasan Teluk.

Mengutip laporan Reuters, dua sumber yang mengetahui pembahasan internal menyebutkan, tujuh negara anggota OPEC+ sepakat menaikkan produksi sekitar 188.000 barel per hari. Ini menjadi kenaikan bulanan ketiga secara berturut-turut.

“Tujuh negara telah menyetujui secara prinsip untuk menaikkan target produksi minyak sekitar 188.000 barel per hari pada bulan Juni,” kata sumber tersebut, dikutip Minggu (3/5/2026).

Adapun tujuh negara yang terlibat dalam keputusan ini adalah Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, Rusia, dan Oman. Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) resmi keluar dari kelompok pada awal Mei, membuat OPEC+ kini beranggotakan 21 negara.

Meski ada tambahan kuota, realisasi peningkatan produksi ini diperkirakan masih terbatas. Hal ini lantaran jalur vital Selat Hormuz, yang sebelumnya menangani hampir 20% pengiriman minyak dan gas alam cair (LNG) global, masih terdampak konflik.

Sumber tersebut menegaskan, kenaikan produksi saat ini lebih bersifat simbolis hingga distribusi energi kembali normal. “Peningkatan ini akan tetap di atas kertas sampai Selat Hormuz dibuka kembali dan pasokan dari Teluk kembali lancar,” ujarnya.

Sejumlah pelaku industri energi juga memperkirakan butuh waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sebelum arus pengiriman minyak benar-benar pulih, bahkan setelah jalur tersebut kembali dibuka.

Di tengah gangguan pasokan ini, harga minyak dunia melonjak tajam. Pekan ini, harga sempat menembus US$125 per barel atau sekitar Rp2,12 juta (asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS), level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Lonjakan harga ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi krisis energi, termasuk kekurangan bahan bakar jet dalam satu hingga dua bulan ke depan serta tekanan inflasi global.

Kendati demikian, keputusan OPEC+ untuk tetap menaikkan target produksi menunjukkan pendekatan “business as usual” di tengah ketidakpastian geopolitik.

“Keputusan ini menandakan bahwa OPEC+ siap meningkatkan pasokan setelah perang berakhir,” kata sumber lainnya.

Sebagai gambaran, produksi minyak mentah OPEC+ tercatat rata-rata 35,06 juta barel per hari pada Maret. Angka ini turun 7,70 juta barel per hari dibandingkan Februari, terutama akibat penurunan produksi di Irak dan Arab Saudi karena terbatasnya ekspor.

Di luar kawasan Teluk, Rusia juga mengalami penurunan produksi setelah infrastruktur energinya terdampak serangan pesawat tak berawak Ukraina.

 

(luc/luc)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

May 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .