• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab Tiba-Tiba IHSG Ngegas Naik 1% Pagi Ini

Penyebab Tiba-Tiba IHSG Ngegas Naik 1% Pagi Ini

April 27, 2026
Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

April 27, 2026
Purbaya Beri Pesan ke Gen Z Soal Main Saham, Jangan Lakukan Ini!

Purbaya Beri Pesan ke Gen Z Soal Main Saham, Jangan Lakukan Ini!

April 27, 2026
Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30%

Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30%

April 27, 2026
Ekonomi RI Bagus Meski Banyak yang Jelek-jelekin Saya

Ekonomi RI Bagus Meski Banyak yang Jelek-jelekin Saya

April 27, 2026
Dengar Pendalaman Pasar Keuangan Sejak 2000, Purbaya: Gak Dalam-dalam

Dengar Pendalaman Pasar Keuangan Sejak 2000, Purbaya: Gak Dalam-dalam

April 27, 2026
Hadir di BEI, Tiba-tiba Purbaya Stop Baca Naskah Pidato: Bosen ya?

Hadir di BEI, Tiba-tiba Purbaya Stop Baca Naskah Pidato: Bosen ya?

April 27, 2026
Saham Emiten Tambang Ngamuk, IHSG Menguat 0,65% ke Level 7.175

Saham Emiten Tambang Ngamuk, IHSG Menguat 0,65% ke Level 7.175

April 27, 2026
Tunggu 3 Tahun Lagi, Ekonomi Nyundul-nyundul ke Atas 8%

Tunggu 3 Tahun Lagi, Ekonomi Nyundul-nyundul ke Atas 8%

April 27, 2026
OJK Ungkap Bahasan Saat Bertemu Pimpinan MSCI di AS

OJK Ungkap Bahasan Saat Bertemu Pimpinan MSCI di AS

April 27, 2026
Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

April 27, 2026
Ada Dua Saham HSC Potensi Ditendang MSCI

Ada Dua Saham HSC Potensi Ditendang MSCI

April 27, 2026
Bos Sawit Buka-bukaan Soal Kinerja & Efek Program B50

Bos Sawit Buka-bukaan Soal Kinerja & Efek Program B50

April 27, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 27, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Penyebab Tiba-Tiba IHSG Ngegas Naik 1% Pagi Ini

4 hours ago
in Market
Penyebab Tiba-Tiba IHSG Ngegas Naik 1% Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1% lebih pagi ini, Senin (27/4/2026). Akan tetapi dalam 35 menit perdagangan awal, indeks masih bergerak dengan fluktuasi tinggi dengan rentang pergerakan antara 7.126,79–7.230,03. 

Per pukul 09.36 WIB, IHSG memangkas koreksi dengan kenaikan menjadi 0,18% dan bahkan sempat menyundul zona merah. 

Kebanyakan saham berada di zona hijau dengan nilai transaksi yang terbilang tinggi, yakni mencapai Rp 4 triliun. Sebanyak 8,39 miliar saham berpindah tangan dalam 527.300 kali transaksi. 

Berdasarkan data pasar, saham bank jumbo mencatat nilai transaksi terbesar. BBCA memimpin dengan total Rp 1,15 triliun. Akan tetapi saham emiten grup Djarum ini melorot dan sempat menyentuh 5.975 atau turun 1% lebih. 

Mengutip Refinitiv, saham komoditas menjadi penyebab IHSG terbang lebih dari 1% pagi ini. Merdeka Gold Resources (EMAS) yang naik 5% menyumbang 7,7 poin. 

Kemudian Amman Mineral (AMMN) dan Bumi Resources Minerals (BRMS) masing-masing menyumbang 7,59 poin dan 7,5 poin. 

Tercatat sejumlah saham emiten milik Prajogo Pangestu juga mengalami lonjakan harga setelah pekan lalu tertekan aksi jual investor. Barito Pacific (BRPT), dan Chandra Asri (TPIA) bahkan kompak masuk dalam daftar top movers pagi ini. 

GerakIHSG pagi ini selaras dengan mayoritas bursa di kawasan. 

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,53% dan mencapai rekor tertinggi, sementara indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1% dan juga mencatatkan rekor tertinggi.

Namun, bursa Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,54%.

Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.041, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks tersebut di 25.978,07.

Mengutip CNBC Internasional, sentimen pasar tetap stabil meskipun harapan pasar terhadap terobosan diplomasi Iran-Amerika Serikat kembali menipis.

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana untuk mengirim utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan, Sabtu lalu untuk melakukan negosiasi dengan Iran.

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan internal yang hebat dan kebingungan di dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump dalam sebuah postingan di Truth Social, dikutip Senin (27/4/2026).

Harga minyak melonjak sekitar 2% setelah rencana putaran kedua negosiasi perdamaian antara AS dan Iran kembali menemui jalan buntu.

Kontrak berjangka minyak Brent yang menjadi patokan internasional, naik lebih dari 2% menjadi US$107,49 per barel pada pukul 19.35 ET, sementara minyak mentah AS juga melonjak 1,79% menjadi US$96,19.

Ketegangan di Selat Hormuz tetap tinggi setelah Pasukan Garda Revolusi Iran dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat jalur laut strategis tersebut.

Adapun pasar keuangan Indonesia pekan ini hanya berlangsung empat hari yakni Senin-Kamis karena ada Libur Hari Buruh pada 1 Mei atau Jumat mendatang.

Fokus utama pasar pekan ini tertuju pada perkembangan terbaru negosiasi Amerika Serikat (AS)-Iran, keputusan suku bunga The Federal Reserve, rilis inflasi PCE AS, data manufaktur AS dan China, serta keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ).

Pasar memperkirakan The Fed masih akan menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75%. Ekspektasi ini muncul karena inflasi AS masih berada di atas target, sementara lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah membuat bank sentral AS sulit bergerak terlalu cepat untuk melonggarkan kebijakan.

Keputusan The Fed kali ini akan sangat penting bagi pasar global. Jika The Fed memberi sinyal masih akan menahan suku bunga lebih lama, dolar AS berpotensi tetap kuat. Kondisi tersebut bisa kembali menekan mata uang Asia, termasuk rupiah.

Sebaliknya, jika pernyataan The Fed mulai terdengar lebih lunak karena mempertimbangkan risiko perlambatan ekonomi, pasar bisa membaca adanya peluang penurunan suku bunga pada semester berikutnya. Skenario ini dapat memberi ruang bagi penguatan obligasi dan aset berisiko, termasuk saham di emerging market.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

April 27, 2026
Purbaya Beri Pesan ke Gen Z Soal Main Saham, Jangan Lakukan Ini!

Purbaya Beri Pesan ke Gen Z Soal Main Saham, Jangan Lakukan Ini!

April 27, 2026
Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30%

Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30%

April 27, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .