• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BEI Perketat Aturan Efek Syariah, Ini 2 Perubahan Besarnya

BEI Perketat Aturan Efek Syariah, Ini 2 Perubahan Besarnya

July 24, 2025
Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi

Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi

June 18, 2026
Was-was Jelang Vonis MSCI, IHSG Melemah Lebih 1%

Was-was Jelang Vonis MSCI, IHSG Melemah Lebih 1%

June 18, 2026
Sudah Waktunya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk, Ini Alasannya!

Sudah Waktunya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk, Ini Alasannya!

June 18, 2026
Klaim Asuransi Melesat, Premi Cuma Naik Tipis

Klaim Asuransi Melesat, Premi Cuma Naik Tipis

June 18, 2026
OJK Panggil Sejumlah Influencer Gegara Jualan Platform Kripto Ilegal

OJK Panggil Sejumlah Influencer Gegara Jualan Platform Kripto Ilegal

June 18, 2026
Pasar Pantau Suku Bunga BI, IHSG & Rupiah Lanjutkan Pelemahan

Pasar Pantau Suku Bunga BI, IHSG & Rupiah Lanjutkan Pelemahan

June 18, 2026
OJK Hentikan Modus Penipuan Saham Universal Peak & Pinjol BAFI Group

OJK Hentikan Modus Penipuan Saham Universal Peak & Pinjol BAFI Group

June 18, 2026
Harga Minyak Turun Terus!

Harga Minyak Turun Terus!

June 18, 2026
Harga Minyak Terus Turun, Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan

Harga Minyak Terus Turun, Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan

June 18, 2026
Jelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Anjlok ke Rp 17.850 per USD

Jelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Anjlok ke Rp 17.850 per USD

June 18, 2026
Breaking! IHSG Lanjut Merosot 2% Lebih

Breaking! IHSG Lanjut Merosot 2% Lebih

June 18, 2026
Besok Ada Pengumuman MSCI, Ini Pesan OJK Buat Investor

Besok Ada Pengumuman MSCI, Ini Pesan OJK Buat Investor

June 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

BEI Perketat Aturan Efek Syariah, Ini 2 Perubahan Besarnya

11 months ago
in ENTREPRENEUR
BEI Perketat Aturan Efek Syariah, Ini 2 Perubahan Besarnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan akan ada penyesuaian kriteria seleksi efek syariah seiring dengan adanya aturan baru POJK no. 8 tahun 2025 tentang penerbitan daftar efek syariah dan daftar efek syariah luar negeri.

Wakil Direktur Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia Irwan Abdalloh menegaskan, terdapat dua hal utama yang disesuaikan dalam POJK ini. Pertama, kriteria batasan total utang berbasis bunga dibanding total aset yang tadinya dibatasi 45%, akan disesuaikan menjadi 33% secara bertahap dalam 10 tahun ke depan.

Kedua, total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha dan pendapatan lain-lain akan dibatasi menjadi 5%. Tadinya, jumlahnya tidak lebih dari 10%.

“Dampaknya bisa jadi dalam jangka pendek itu akan ada goncangan di pasar saham, terutama akan mempengaruhi jumlah saham yang masuk Daftar Efek Syariah (DES), otomatis yang masuk ISSI Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) itu akan terpengaruh karena ada satu seleksi yang berubah,” kata Irwan dalam Edukasi Wartawan, Kamis, (24/7/2025).

Meski demikian, bila menilik secaraa historikal, pengaruh perubahan rasio pendapatan dampaknya dinilai lebih kecil dari pada rasio utang. Pasalnya, banyak emiten yang komposisi utang berbasis bunganya sudah mendekati batas.

“Tapi pasti akan ada perubahan. Nah itu di tahun depan mungkin di DES kalau kita lihat berlakunya adalah, bisa jadi di DES periode kedua. Seperti teman-teman wartawan ketahui, setiap tahun DES itu ada dua. Jadi OJK menerbitkan data refeksaria itu setahun dua kali, Mei dan November,” kata dia.

Hingga Juni 2025, BEI mencatat nilai transaksi investor syariah di bursa mencapai Rp3,3 triliun. Angka ini sudah melampaui setengah capaian full year tahun lalu sebesar Rp5,5 triliun.

Adapun jumlah investor syariah mencapai 185,766, dengan investor aktif 16.369. Jumlah ini tumbuh 9,7% secara year to date (YTD) hingga pertengahan tahun 2025.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Pelaku Pasar Modal Solid, IHSG Langsung Terbang 4%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi

Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi

June 18, 2026
Was-was Jelang Vonis MSCI, IHSG Melemah Lebih 1%

Was-was Jelang Vonis MSCI, IHSG Melemah Lebih 1%

June 18, 2026
Sudah Waktunya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk, Ini Alasannya!

Sudah Waktunya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk, Ini Alasannya!

June 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .