Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penyesuaian terhadap kriteria universe (semesta) di Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80. Ke depan, jumlah freefloat hingga High Sharholders Concentration (HSC) akan menjadi pertimbangan BEI memasukkan saham di indeks ini.
Penyesuaian ini berlaku efektif mulai 4 Mei 2026. Adapun tujuannya untuk menjaga indeks tetap relevan dan mencerminkan dinamika pasar modal terkini.
Penyesuaian dilakukan dengan penambahan kriteria, yaitu mencakup minimum free float, jumlah hari transaksi, dan ketentuan saham yang masuk dalam Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi/High Shareholding Concentration (HSC). Selain aspek tersebut, kriteria pemilihan konstituen indeks tidak mengalami perubahan.
Dari sisi definisi dan persyaratan free float, universe IDX80 harus memenuhi minimum rasio free float sebesar 10% atau mengikuti ketentuan dalam Peraturan BEI Nomor I-A terbaru serta Surat Edaran Nomor SE-00004/BEI/03-2026, mana yang lebih tinggi. Selain itu, saham tersebut harus konsisten diperdagangkan dengan jumlah hari tanpa transaksi dibatasi maksimum satu hari dalam 6 bulan terakhir dan tidak masuk dalam HSC.
“BEI terus berupaya memastikan konstituen indeks selaras dengan tujuan dan tema setiap indeks sehingga dapat menjadi referensi bagi investor dalam mengambil keputusan investasi,” sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi, Rabu, (22/4/2026).
Selain itu, pembaruan kriteria universe ini diharapkan mampu mendukung pengembangan produk investasi berbasis indeks, seperti reksa dana indeks dan Exchange-Traded Fund (ETF).
(fsd/fsd)
Add
as a preferred
source on Google

















