Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Senin, (20/4/2026) di tengah sikap hati-hati investor mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan kembali meningkat antara Iran dan Amerika Serikat setelah insiden militer terbaru di kawasan tersebut.
Melansir CNBC, Presiden Donald Trump pada Minggu mengatakan kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS menembaki dan melumpuhkan kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Setelah itu, pasukan Marinir dilaporkan menaiki dan menyita kapal tersebut.
Penyitaan ini menandai eskalasi dari blokade yang berlangsung, menyusul aksi Iran yang menembaki kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz. Jalur strategis tersebut menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan menjadi rute vital perdagangan energi global.
Sejak pekan lalu, AS menjalankan blokade angkatan laut terhadap kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Teheran menilai langkah ini melanggar gencatan senjata dan menjadi alasan dibatalkannya negosiasi yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad.
Trump juga memperingatkan akan menghancurkan infrastruktur utama Iran jika tidak menyetujui syarat Washington untuk mengakhiri konflik. Pernyataan keras tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik terbuka yang lebih luas.
Di pasar komoditas, harga minyak melonjak tajam seiring meningkatnya risiko geopolitik di kawasan penghasil energi utama. West Texas Intermediate naik 8,11% ke level US$90,65 per barel, sementara Brent menguat 7,21% ke US$96,90 per barel.
Dari pasar saham regional, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,27% sementara Kosdaq turun 0,52%. Di Jepang, Nikkei 225 menguat 0,62% dan Topix naik 0,68%, sedangkan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,39%.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng di Hong Kong berada di level 26.502, lebih tinggi dibanding penutupan terakhir di 26.160,33. Pergerakan ini mencerminkan optimisme terbatas di tengah ketidakpastian global.
Di Wall Street, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 425 poin atau 0,9%. Sementara itu, futures S&P 500 melemah 0,8% dan Nasdaq-100 turun 0,65%.
Pada perdagangan reguler Jumat, S&P 500 melonjak 1,2% ke 7.126,06 dan menembus level 7.100 untuk pertama kalinya. Nasdaq Composite naik 1,52% ke 24.468,48, mencatat kenaikan selama 13 hari berturut-turut dan menjadi reli terpanjang sejak 1992.
(fsd/fsd)
Add
as a preferred
source on Google



















