• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Terjawab Sudah Alasan Tuyul dan Babi Ngepet Ogah Curi Uang di Bank

Terjawab Sudah Alasan Tuyul dan Babi Ngepet Ogah Curi Uang di Bank

March 22, 2026
Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Dolar AS Bakal Balik, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Dolar AS Bakal Balik, Ini Syaratnya

May 5, 2026
Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Outflow Bakal Balik, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Outflow Bakal Balik, Ini Syaratnya

May 5, 2026
Rosan Bongkar Alasan Danantara Boyong Saham GoTo, Manajemen Buka Suara

Rosan Bongkar Alasan Danantara Boyong Saham GoTo, Manajemen Buka Suara

May 5, 2026
Gubernur BI Lapor Prabowo 2 Penyebab Utama Rupiah Melemah

Gubernur BI Lapor Prabowo 2 Penyebab Utama Rupiah Melemah

May 5, 2026
Aturan Baru DHE SDA Berlaku Mulai 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Berlaku Mulai 1 Juni 2026

May 5, 2026
OJK Bongkar Praktik Debt Collector Nakal, Ini Batasan Resminya

OJK Bongkar Praktik Debt Collector Nakal, Ini Batasan Resminya

May 5, 2026
Setengah Juta Warga RI Kena Tipu, Duit Rp 614,3 Miliar Nyaris Lenyap

Setengah Juta Warga RI Kena Tipu, Duit Rp 614,3 Miliar Nyaris Lenyap

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris Independen

RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris Independen

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris

RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris

May 5, 2026
OJK Beberkan Empat PR Besar Buat Industri Kripto RI

OJK Beberkan Empat PR Besar Buat Industri Kripto RI

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Eks Dirut BNI dan Waketum MUI Jadi Komisaris

RUPST BSI (BRIS) Angkat Eks Dirut BNI dan Waketum MUI Jadi Komisaris

May 5, 2026
Pergadaian Dilarang Ambil Untung dari Lelang Barang Jaminan

Pergadaian Dilarang Ambil Untung dari Lelang Barang Jaminan

May 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Terjawab Sudah Alasan Tuyul dan Babi Ngepet Ogah Curi Uang di Bank

1 month ago
in Market
Terjawab Sudah Alasan Tuyul dan Babi Ngepet Ogah Curi Uang di Bank
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Cerita tentang tuyul dan babi ngepet bukan hal asing bagi masyarakat Indonesia. Kedua makhluk ghaib ini kerap diasosiasikan sebagai cara instan untuk meraih kekayaan.

Dalam berbagai kisah turun-menurun, tuyul dan babi ngepet dipercaya dipelihara untuk mencuri uang. Namun menariknya, tak pernah ada cerita yang menyebut keduanya melakukan aksi pencurian besar di bank.

Padahal, bank sebagai tempat penyimpanan uang dalam jumlah besar seharusnya menjadi sasaran ideal jika kisah tersebut benar adanya.

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk melihat asal-usul kepercayaan ini. Mitos tentang bantuan makhluk gaib muncul dari kondisi sosial di masa lalu yang sarat kecemburuan. Ketika seseorang tiba-tiba menjadi kaya tanpa proses yang jelas, masyarakat kerap mengaitkannya dengan campur tangan hal-hal mistis.

Dalam Ekonomi Indonesia 1800-2010 (2012), Jan Luiten van Zanden dan Daan Marks menjelaskan bahwa fenomena tersebut menguat pada sekitar 1870, tepat setelah era liberalisasi ekonomi. Saat itu, lahan-lahan petani kecil banyak beralih menjadi perkebunan besar dan pabrik gula. Rakyat kecil makin terdesak, sementara para pedagang dan pengusaha meraup kekayaan besar dalam waktu singkat.

Perubahan drastis itu memunculkan tanda tanya di kalangan petani yang jatuh miskin. Dari mana kekayaan para saudagar itu berasal? Jika mengikuti logika mereka, proses mengumpulkan harta seharusnya terlihat dan bertahap, sesuatu yang tidak mereka lihat dari orang-orang kaya tersebut.

Dari sinilah muncul dugaan bahwa para elite itu bekerja sama dengan makhluk supranatural seperti tuyul dan babi ngepet. Tuduhan ini, menurut Ong Hok Ham dalam Dari Soal Priayi sampai Nyi Blorong (2002), membuat pedagang dan pengusaha kaya dipandang hina karena dianggap memperoleh kekayaan lewat cara-cara mistis.

Kepopuleran tokoh tuyul dan babi ngepet kemudian kian berkembang sebagai simbol “kekayaan instan”. Antropolog Clifford Geertz juga mencatat adanya kepercayaan bahwa sebagian orang memelihara tuyul atau menjalin perjanjian dengan roh di tempat keramat.

Para pemilik tuyul dalam cerita-cerita rakyat digambarkan hidup sangat sederhana untuk menutupi kekayaannya, seperti memakai pakaian lusuh, mandi di sungai bersama buruh, dan makan makanan rakyat biasa.

Namun dalam realitas modern, konsep “uang bank” berbeda jauh dari dunia pesugihan. Bank merupakan sistem keuangan formal yang tidak dikenal masyarakat desa pada masa itu, sehingga tak masuk dalam kerangka mitos.

Pada akhirnya, kisah tuyul dan babi ngepet sebetulnya mencerminkan kecemasan sosial karena kecemburuan ekonomi. Kedua makhluk gaib itu merupakan simbol ketimpangan antara si miskin dan si kaya secara individu, bukan antara masyarakat dengan institusi.

 

(luc/luc)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Dolar AS Bakal Balik, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Dolar AS Bakal Balik, Ini Syaratnya

May 5, 2026
Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Outflow Bakal Balik, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Outflow Bakal Balik, Ini Syaratnya

May 5, 2026
Rosan Bongkar Alasan Danantara Boyong Saham GoTo, Manajemen Buka Suara

Rosan Bongkar Alasan Danantara Boyong Saham GoTo, Manajemen Buka Suara

May 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .