• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

July 22, 2025
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

9 months ago
in Market
Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia kembali merosot pada perdagangan Selasa pagi pukul 9:10 WIB (22/7/2025), seiring minimnya dampak sanksi Uni Eropa (UE) terhadap Rusia.

Melansir dari Refinitiv, kontrak minyak Brent (LCOc1) untuk pengiriman September 2025 berada di level US$68,64 per barel, melemah dibanding saat penutupan sehari sebelumnya yang berada di US$69,21 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di US$66,7 per barel, turun dari posisi US$67,2 per barel.

Penurunan harga minyak ini mencerminkan pasar yang tidak terkejut dengan paket sanksi ke-18 UE terhadap Rusia, meski langkah tersebut menargetkan eksportir produk olahan seperti Nayara Energy. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan Rusia telah memiliki “kekebalan” terhadap tekanan ekonomi Barat, sehingga pasokan energi Rusia ke pasar global belum terganggu secara signifikan.

Penurunan harga ini relatif tipis, mengindikasikan pasar masih melihat fundamental pasokan global stabil.

Walaupun paket sanksi terbaru UE sempat memicu kekhawatiran pasokan, kenyataannya Rusia masih dapat mengalihkan ekspor minyak ke pasar Asia, sehingga tidak terjadi gangguan besar.

Reuters melaporkan, Amerika Serikat juga tengah mempertimbangkan sanksi tambahan bagi pembeli minyak Rusia jika Moskow tidak menyepakati gencatan senjata dalam 50 hari. Namun pasar menilai langkah ini belum memberikan efek langsung, sehingga harga tetap bergerak dalam rentang sempit.

Tekanan harga juga dipengaruhi oleh proyeksi permintaan global yang moderat. Investor menunggu rilis data stok minyak mentah AS pekan ini untuk melihat arah permintaan di musim panas. Jika stok turun signifikan, harga berpotensi rebound. Namun, jika pasokan tetap melimpah, tren koreksi masih bisa berlanjut.

Dengan pasar yang masih dipengaruhi geopolitik Rusia-Ukraina dan potensi sanksi baru AS, volatilitas harga minyak diperkirakan tetap terjaga dalam jangka pendek. Investor kini fokus pada data makroekonomi dan kebijakan OPEC+ sebagai penentu arah berikutnya.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Efek Tarif Trump, Harga Minyak Dunia Rontok




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .