• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

July 22, 2025
OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

June 17, 2026
Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

June 17, 2026
BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

June 17, 2026
Danantara Targetkan Merger BUMN Asuransi Dimulai September 2026

Danantara Targetkan Merger BUMN Asuransi Dimulai September 2026

June 17, 2026
Detik-Detik Melantai di Bursa Hong Kong, EMAS Didukung Glencore Cs

Detik-Detik Melantai di Bursa Hong Kong, EMAS Didukung Glencore Cs

June 17, 2026
KB Bank PHK Massal, Ini Penjelasan OJK

KB Bank PHK Massal, Ini Penjelasan OJK

June 17, 2026
OJK Buka Suara Soal Dua Pengumuman MSCI

OJK Buka Suara Soal Dua Pengumuman MSCI

June 17, 2026
OJK Sebut Bank akan Revisi RBB Bulan Ini

OJK Sebut Bank akan Revisi RBB Bulan Ini

June 17, 2026
Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

June 17, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

June 17, 2026
Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

June 17, 2026
Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

June 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

11 months ago
in Market
Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia kembali merosot pada perdagangan Selasa pagi pukul 9:10 WIB (22/7/2025), seiring minimnya dampak sanksi Uni Eropa (UE) terhadap Rusia.

Melansir dari Refinitiv, kontrak minyak Brent (LCOc1) untuk pengiriman September 2025 berada di level US$68,64 per barel, melemah dibanding saat penutupan sehari sebelumnya yang berada di US$69,21 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di US$66,7 per barel, turun dari posisi US$67,2 per barel.

Penurunan harga minyak ini mencerminkan pasar yang tidak terkejut dengan paket sanksi ke-18 UE terhadap Rusia, meski langkah tersebut menargetkan eksportir produk olahan seperti Nayara Energy. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan Rusia telah memiliki “kekebalan” terhadap tekanan ekonomi Barat, sehingga pasokan energi Rusia ke pasar global belum terganggu secara signifikan.

Penurunan harga ini relatif tipis, mengindikasikan pasar masih melihat fundamental pasokan global stabil.

Walaupun paket sanksi terbaru UE sempat memicu kekhawatiran pasokan, kenyataannya Rusia masih dapat mengalihkan ekspor minyak ke pasar Asia, sehingga tidak terjadi gangguan besar.

Reuters melaporkan, Amerika Serikat juga tengah mempertimbangkan sanksi tambahan bagi pembeli minyak Rusia jika Moskow tidak menyepakati gencatan senjata dalam 50 hari. Namun pasar menilai langkah ini belum memberikan efek langsung, sehingga harga tetap bergerak dalam rentang sempit.

Tekanan harga juga dipengaruhi oleh proyeksi permintaan global yang moderat. Investor menunggu rilis data stok minyak mentah AS pekan ini untuk melihat arah permintaan di musim panas. Jika stok turun signifikan, harga berpotensi rebound. Namun, jika pasokan tetap melimpah, tren koreksi masih bisa berlanjut.

Dengan pasar yang masih dipengaruhi geopolitik Rusia-Ukraina dan potensi sanksi baru AS, volatilitas harga minyak diperkirakan tetap terjaga dalam jangka pendek. Investor kini fokus pada data makroekonomi dan kebijakan OPEC+ sebagai penentu arah berikutnya.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Efek Tarif Trump, Harga Minyak Dunia Rontok




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

June 17, 2026
Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

June 17, 2026
BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

June 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .