• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS ke Rp16.300

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS ke Rp16.300

July 21, 2025
OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

November 2, 2026
Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

November 2, 2026
Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

November 2, 2026
BUMA (DOID) Bikin Anak Usaha Baru di Luar Tambang, Ini Tujuannya

BUMA (DOID) Bikin Anak Usaha Baru di Luar Tambang, Ini Tujuannya

November 2, 2026
Saham HSC Keluar Dari IHSG hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.140/USD

Saham HSC Keluar Dari IHSG hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.140/USD

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%

November 2, 2026
Fundamental Kuat, Laba Sebelum Pajak Superbank Melesat 376% di Q3-2026

Fundamental Kuat, Laba Sebelum Pajak Superbank Melesat 376% di Q3-2026

November 2, 2026
Ada Masalah Keuangan, 2 Saham Masuk ke Pemantauan Khusus BEI

Ada Masalah Keuangan, 2 Saham Masuk ke Pemantauan Khusus BEI

November 2, 2026
Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

November 2, 2026
Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

November 2, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

November 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, November 2, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS ke Rp16.300

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS ke Rp16.300
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah turun terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (21/7/2025).

Merujuk dari Refinitiv, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 0,09% di posisi Rp16.300/US$1.

Adapun indeks dolar AS (DXY) melemah tipis 0,01% ke angka 98,46 pukul 09:00 WIB.

Pada perdagangan pekan lalu, rupiah mengalami pelemahan 0,49% terhadap dolar AS. Hal ini sejalan dengan penguatan indeks dolar AS selama sepekan lalu. Dalam seminggu DXY mengalami apresiasi sebesar 0,64% ke level 98,48.

Kenaikan dolar AS belakangan ini didorong oleh lonjakan inflasi di Amerika Serikat, kebijakan tarif impor dari Presiden Trump, serta ketidakpastian arah suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Pada Juni 2025, inflasi tahunan AS meningkat menjadi 2,7%, dengan inflasi inti mencapai 2,9%. Tekanan harga paling tajam terjadi pada sektor makanan, transportasi, dan kendaraan bekas, sementara harga gas alam melonjak hingga 14,2%.

Tingginya inflasi memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan menunda pemangkasan suku bunga. Imbal hasil dolar yang tetap tinggi mendorong investor global kembali ke aset-aset berbasis dolar, yang berpotensi menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Tanpa dukungan sentimen domestik yang kuat, rupiah bisa melanjutkan pelemahannya dalam jangka pendek.

Pasar kini menantikan pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, pada Selasa (22/7/2025), yang diharapkan memberi sinyal arah kebijakan moneter selanjutnya, terutama di tengah rencana penerapan tarif resiprokal. Pertemuan FOMC pada 29-30 Juli juga menjadi sorotan, dengan proyeksi bahwa suku bunga akan dipertahankan di kisaran 4,25%-4,5%.

Namun, pasar masih memperkirakan penurunan suku bunga sebanyak dua kali di sisa tahun ini, masing-masing 25 basis poin pada September dan Desember. Jika skenario ini terwujud, tekanan terhadap rupiah dapat mereda menjelang akhir tahun.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

November 2, 2026
Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

November 2, 2026
Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

November 2, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .