• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Aliran Dana Asing Deras Keluar, Saham BBCA Turun Takhta

Aliran Dana Asing Deras Keluar, Saham BBCA Turun Takhta

July 21, 2025
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

October 29, 2026
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

October 29, 2026
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Aliran Dana Asing Deras Keluar, Saham BBCA Turun Takhta

1 year ago
in News
Aliran Dana Asing Deras Keluar, Saham BBCA Turun Takhta
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham Bank Central Asia (BBCA) resmi turun takhta dari emiten paling berharga atau dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). BBCA yang akhir pekan lalu sahamnya terkoreksi 1,17% ke Rp 8.425 tercatat memiliki valuasi Rp 1.038 triliun, angka tersebut kini berada di bawah saham Barito Renewables Energy (BREN) yang akhir pekan lalu menguat 3,56% ke Rp 8.000 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 1.070 triliun.

Penurunan harga saham BBCA telah terjadi sejak awal tahun lalu. Meski sempat bangkit di pada akhir Mei 2025 dan nyaris kembali menyentuh harga Rp 10.000 kala itu, saham BBCA kembali longsor signifikan setelahnya. Tahun ini saham BBCA tercatat di tutup pada harga tertinggi di Rp 9.900 pada 17 Januari, harga terendah di Rp 7.775 pada 8 April dan sempat rebound ke Rp 9.700 pada 21 Mei 2024. Adapun harga tertinggi saham BBCA sepanjang masa tercatat di harga Rp 10.950 pada 23 September 2024 atau nyaris setahun lalu.

Pelemahan saham BBCA terjadi seiring derasnya aliran dana asing yang keluar dari saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut. Tercatat BBCA membukukan aksi jual bersih (net sell) asing terbesar di BEI. Sejak awal tahun, asing membukukan net sell Rp 15,6 triliun di seluruh pasar, adapun secara keseluruhan net buy asing di bursa sejak awal tahun mencapai Rp 59,6 triliun.

BREN sendiri meski mampu menyalip kapitalisasi pasar BBCA, tercatat juga mengalami aksi jual dari investor asing, meskipun nilainya tercatat relatif sangat kecil jika dibandingkan dengan yang dibukukan BBCA. Adapun net sell asing BREN sejak awal tahun adalah senilai Rp 728 miliar atau tak sampai 5% dari angka yang dibukukan BBCA.

Derasnya aksi jual asing di BBCA membuat saham milik Hartono bersaudara ini telah melemah 13% sejak awal tahun dan menjadi salah satu saham utama penekan kinerja IHSG tahun ini. Sejak awal tahun BBCA memberikan tekanan hingga 82,40 indeks poin ke IHSG dan hanya kalah dari BMRI sebagai emiten pemberat utama kinerja IHSG.

Sementara itu, saham BREN juga tercatat melemah 14% dan juga menjadi menjadi salah satu emiten penekan kinerja IHSG. BREN tercatat memberikan kontribusi atas penurunan 50,72 indeks poin ke IHSG. Kontribusi yang lebih rendah ini sejalan dengan jumlah saham free float milik BREN jauh lebih kecil dibandingkan dengan BBCA.

Saham BREN sendiri tercatat mengalami penguatan signifikan beberapa waktu terakhir, utamanya setelah MCSI meniadakan pengecualian khusus yang sempat dikenakan kepada sejumlah saham milik Prajogo Pangestu.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



BCA Lewat! Saham BBRI Naik 5%, BMRI 6%, BBNI 4% & BRIS 12%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .