• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asing Balik ke Pasar Saham RI, Sesi 1 Net Buy Rp 577,4 Miliar

Asing Balik ke Pasar Saham RI, Sesi 1 Net Buy Rp 577,4 Miliar

February 2, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 13, 2026
Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

October 13, 2026
Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

October 13, 2026
Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

October 13, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Asing Balik ke Pasar Saham RI, Sesi 1 Net Buy Rp 577,4 Miliar

8 months ago
in Lifestyle
Asing Balik ke Pasar Saham RI, Sesi 1 Net Buy Rp 577,4 Miliar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Dana asing mulai kembali ke pasar modal Tanah Air pada sesi 1 hari ini, Senin (2/2/2026). Asing mencatat net buy Rp 577,4 miliar. 

Saham-saham pertambangan dan energi menjadi incaran. Archi Indonesia (ARCI), Darma Henwa (DEWA), Merdeka Gold Resources (EMAS), hingga Antam (ANTM) masuk dalam daftar net buy asing terbesar hingga siang ini. 

Secara total asing melakukan aksi beli saham senilai Rp 5,7 triliun dan jual Rp 5,1 triliun. 

Tercatat Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 201,7 miliar. Lalu diikuti oleh XLSmart (EXCL) Rp 102,4 miliar. 

ARCI, EMAS, DEWA, dan ANTM masing-masin membukukan net buy Rp 71,5 miliar, Rp 55,2 miliar, Rp 54,6 miliar, dan Rp 36,5 miliar. 

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di level 7.887,16 pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini. Indeks tercatat turun 5,31% atau -442,45 poin.

Sebanyak 750 saham turun, 140 tidak bergerak, dan hanya 68 saham naik. Nilai transaksi mencapai Rp 18,9 triliun, melibatkan 33,66 miliar saham dalam 2,04 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 14.177 triliun.

Mengutip Refintiv, seluruh sektor berada di zona merah dengan penguatan terdalam terjadi di bahan baku. Kemudian diikuti oleh konsumer non-primer, properti, dan energi.

Saham konglomerat tercatat menjadi penekan utama IHSG hari ini, utamanya emiten-emiten milik Prajogo Pangestu. Barito Pacific (BRPT), Barito Renewables Energy (BREN), dan Chandra Asri Pacific (TPIA) kompak masuk dalam daftar 10 saham pemberat utama IHSG. Bila ditotal, keempat saham tersebut berkontribusi -45,48 indeks poin.

Akan tetapi utamanya beban terbesar IHSG pada sesi 1 ini adalah Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dengan bobot -52,76 indeks poin. Lalu diikuti oleh Amman Mineral International (AMMN) -30,78 indeks poin.

Selain itu sejumlah saham Bakrie anjlok hingga menyentuh auto reject bawah (ARB), seperti Bumi Resources (BUMI), Bumi Resources Minerals (BRMS), dan Darma Henwa (DEWA). BRMS tercatat membebani IHSG sebesar -19,34 indeks poin.

Adapun pasar tengah menunggu hasil pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin sore (2/2/2026). Pertemuan ini membawa misi untuk memulihkan kredibilitas pasar saham Indonesia.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir meyebut, krisis kepercayaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) perlu dipandang sebagai momentum untuk melakukan reformasi pasar modal secara menyeluruh membangkitkan kembali kepercayaan.

“Ini bukan sekadar persoalan satu atau dua saham, dan bukan semata urusan bursa atau indeks global, melainkan menyangkut kepercayaan terhadap sistem pasar modal nasional dan kredibilitas negara,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (2/2/2026).

Pandu menekankan, agenda reformasi ini bukan lahir dari kepentingan atau preferensi Danantara Indonesia. Sebagai market participant, Danantara menyuarakan apa yang dibutuhkan oleh pasar agar pasar modal Indonesia menjadi lebih dalam, lebih likuid, dan lebih kredibel.

Terpisah, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana yang menyebut bahwa pergerakan IHSG hari ini masih rawan koreksi.

“Secara teknikal, kami memperkirakan kecenderungan worst case skenario ke bawah 7.000 untuk pergerakan IHSG,” ungkapnya kepada CNBC Indonesia.

Sementara Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan free float ke 15% dianggap sulit dicapai dalam waktu dekat. Sehingga, sentimen tersebut masih membebani pergerakan IHSG.

“Yah memang ancaman downgrade ke frontier market oleh MSCI, serta underweight oleh Goldman Sachs masih membebani. Apakah potensi ke 7.000an, untuk saat ini sangat berpotensi,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, meningkatkan free float ke 15% merupakan satu respons otoritas untuk menjawab permintaan dari MSCI.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .