• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

January 31, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 13, 2026
Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

October 13, 2026
Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

October 13, 2026
Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

October 13, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

9 months ago
in Lifestyle
Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Negara bagian California, Amerika Serikat, tengah menggulirkan inisiatif ambisius yang dikenal sebagai “2026 Billionaire Tax Act”. Rencana kebijakan ini akan mengenakan pajak kekayaan satu kali (one-time wealth tax) sebesar 5% bagi warga California yang memiliki kekayaan bersih di atas US$1 miliar.

Langkah ini memicu perdebatan panas di kalangan elit bisnis. Namun, di tengah ancaman hengkangnya sejumlah miliarder ke negara bagian lain yang lebih rendah pajaknya, CEO Nvidia, Jensen Huang, justru memberikan pernyataan yang mengejutkan publik.

Konglomerat kelas dunia itu mengaku tak keberatan jika harus membayar pajak hingga hampir US$8 miliar.

Mengutip CNBC Indonesia, per 6 Januari, kekayaan CEO Nvidia tersebut mencapai sekitar US$155 miliar. Kekayaannya menjadikan Ia orang terkaya ke-9 di dunia.

Dengan nilai tersebut, Huang berpotensi terkena kewajiban pajak sebesar US$7,75 miliar atau setara Rp 129,99 triliun (asumsi kurs Rp 16.773/US$) apabila California resmi memberlakukan pajak kekayaan satu kali sebesar 5% bagi individu dengan kekayaan di atas US$ 1,1 miliar.

“Saya bahkan tidak pernah memikirkannya,” ujar Huang dalam wawancara dengan Bloomberg Tv.

Bahkan, Ia menegaskan bahwa akan membayar berapapun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami memilih tinggal di Silicon Valley, dan berapa pun pajak yang ingin diterapkan, tidak masalah bagi saya,” sebutnya.

Usulan pajak ini diajukan pada November 2025 oleh serikat pekerja sektor kesehatan dan didukung sejumlah legislator progresif AS. Usulan tersebut diperjuangkan oleh anggota parlemen termasuk Rep Ro Khanna, D-Calif dan Senator Bernie Sanders, I-Vt. Skema tersebut menyasar sekitar 200 orang terkaya di California, dengan potensi penerimaan mencapai US$100 miliar.

Hasil dana pajak tersebut akan dialokasikan untuk menutup defisit anggaran kesehatan California, yang membengkak setelah pemangkasan belanja federal, serta membiayai pendidikan publik dan program bantuan pangan.

Inisiatif ini harus mendapatkan lebih dari 870.000 tanda tangan untuk bisa masuk ke dalam pemungutan suara di bulan November 2026, di mana para pemilih di California akan memutuskan apakah mereka akan memberlakukannya atau tidak.

Jika berhasil, para miliarder yang saat ini tinggal di California akan dikenai pajak atas semua aset yang bernilai, termasuk saham atau bisnis apa pun yang mereka miliki, terlepas dari apakah mereka akan pindah ke luar California pada tahun 2026.

Dalam proposal tersebut, pajak akan dikenakan atas seluruh aset bernilai ekonomis, termasuk saham dan kepemilikan bisnis, meskipun wajib pajak pindah dari California setelah awal 2026. Namun, aset properti dikecualikan karena telah dikenakan pajak properti. Pembayaran juga dapat dicicil hingga lima tahun.

Sikap Huang yang santai kontras dengan banyak miliarder lainnya. Sejumlah pengusaha teknologi menyebut pajak kekayaan berpotensi memaksa pendiri perusahaan menjual saham dalam jumlah besar untuk memenuhi kewajiban likuiditas.

Salah satu miliarder pendiri Anduril, Palmer Luckey, misalnya, mengatakan bahwa pajak yang diusulkan akan memaksa para pendiri miliarder untuk menjual sebagian besar perusahaan nya untuk mendapatkan likuiditas yang cukup untuk membayar tagihan pajak mereka.

“Sekarang saya dan rekan-rekan pendiri saya harus mencari uang tunai miliaran dolar,” tulisnya dalam sebuah posting pada 28 Desember di platform media sosial X.

Miliarder lain, pemodal ventura dan salah satu pendiri Sun Microsystems Vinod Khosla, menyarankan dalam sebuah posting pada 28 Desember di X bahwa pajak kekayaan akan meyakinkan para miliarder untuk meninggalkan negara bagian tersebut.

Sebaliknya, para pendukung inisiatif pemungutan suara telah menunjukkan studi yang menyanggah gagasan bahwa pajak yang lebih tinggi mengakibatkan migrasi sejumlah besar orang kaya dan bisnis.

Mengutip sebuah artikel pada 26 Desember di The New York Times, para pemimpin bisnis lainnya, termasuk salah satu pendiri Google, Larry Page, dan pemodal ventura Peter Thiel, dilaporkan mempertimbangkan untuk meninggalkan California sebelum akhir tahun 2025 untuk menghindari proposal pajak tersebut.

Namun, baik Page maupun Thiel tidak mengumumkan secara terbuka mengenai perubahan tempat tinggal mereka, dan juru bicara masing-masing miliarder tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sebagai informasi, kekayaan Huang sebagia besar berasal dari kepemilikan sekitar 3% saham Nvidia, perusahaan semikonduktor yang kini memiliki valuasi pasar lebih dari US$4,6 triliun, seiring ledakan permintaan chip kecerdasan buatan (AI) global.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .