• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Tambang AS Ungkap Kenapa Harga Emas Rekor Terus, Ini Alasannya

Bos Tambang AS Ungkap Kenapa Harga Emas Rekor Terus, Ini Alasannya

January 27, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 13, 2026
Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

October 13, 2026
Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

October 13, 2026
Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

October 13, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bos Tambang AS Ungkap Kenapa Harga Emas Rekor Terus, Ini Alasannya

9 months ago
in Lifestyle
Bos Tambang AS Ungkap Kenapa Harga Emas Rekor Terus, Ini Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – CEO perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat, Agnico Eagle, Ammar Al-Joundi mengungkapkan pandangannya mengenai arah pergerakan harga emas yang belakangan mencetak rekor baru.

Melansir CNBC.com, Ia menilai lonjakan harga emas saat ini didorong oleh faktor-faktor fundamental yang bersifat struktural dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Dalam wawancara dengan Jim Cramer di program “Mad Money” pada Senin waktu setempat, Al-Joundi mengatakan pergerakan harga emas dalam jangka pendek sulit diprediksi. Namun, ia menegaskan bahwa reli emas hingga sekitar 80% dalam setahun terakhir, yang mendorong harga menembus level US$5.000 per ons untuk pertama kalinya, ditopang oleh fondasi yang masih sangat kuat.

Al-Joundi menyebut belanja pemerintah global menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga emas. Selain itu, konflik geopolitik seperti invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi pemutusan dari sistem pembayaran SWIFT turut menjadi katalis penting bagi lonjakan harga logam mulia tersebut.

Ia juga menyoroti perubahan tatanan global yang semakin tidak teratur dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini, menurut Al-Joundi, berdampak langsung pada pasar moneter global dan membuat emas kembali memainkan perannya sebagai aset lindung nilai.

Dari sisi permintaan, bank sentral di sejumlah negara, termasuk China, mulai mengurangi ketergantungan pada surat utang pemerintah Amerika Serikat dan meningkatkan kepemilikan emas. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap stabilitas sistem keuangan global.

Sementara dari sisi pasokan, Al-Joundi menilai suplai emas akan tetap ketat dalam jangka panjang. Pertumbuhan produksi tahunan yang terbatas serta waktu pembangunan tambang baru yang bisa memakan waktu hingga satu dekade membuat pasar tidak akan dibanjiri emas dalam waktu dekat.

Menariknya, Al-Joundi juga melihat aset kripto sebagai pendorong tambahan bagi emas. Popularitas bitcoin, menurutnya, telah memperkenalkan generasi muda pada konsep lindung nilai terhadap mata uang fiat yang tidak stabil, sehingga sebagian investor kini beralih ke emas dengan alasan serupa.

Dalam 12 bulan terakhir, harga bitcoin tercatat turun hampir 16% dan hanya naik sekitar 1% secara year to date. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi emas untuk kembali menjadi pilihan utama sebagai aset safe haven.

Bagi Agnico Eagle sendiri, reli harga emas telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Saham Agnico Eagle tercatat lebih dari dua kali lipat sepanjang tahun lalu dan kembali menguat sekitar 27% sepanjang tahun berjalan 2026.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .