• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dihantam Luar Dalam, Purbaya & Bos BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Anjlok

Dihantam Luar Dalam, Purbaya & Bos BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Anjlok

January 21, 2026
10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

April 20, 2026
Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

April 20, 2026
CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

April 20, 2026
Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

April 20, 2026
Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

April 19, 2026
Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

April 19, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

April 19, 2026
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

April 19, 2026
PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

April 19, 2026
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 20, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Dihantam Luar Dalam, Purbaya & Bos BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Anjlok

3 months ago
in News
Dihantam Luar Dalam, Purbaya & Bos BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Anjlok
Share on FacebookShare on Twitter




‎Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren pelemahan di awal 2026. Bahkan sempat menyentuh level terlemah sepanjang masa.

‎Mengacu data Refinitiv, rupiah berhasil menguat 0,09% dan bertengger di level Rp16.930/US$. Penguatan ini sekaligus mematahkan tren pelemahan rupiah yang terjadi dalam tiga perdagangan beruntun. Namun sepanjang awal 2026, telah melemah 1,3%.

‎Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan alasan dibalik rupiah yang melemah belakangan ini. Apa saja?

1. ‎ Spekulasi Pasar Soal Deputi Gubernur BI

‎Purbaya melihat pelemahan rupiah disebabkan adanya spekulasi mengenai pencalonan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas sendiri merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto.

‎”Jadi ini mungkin sebagian spekulasi ketika Thomas akan kesana Wow, orang spekulasi dia Independensinya hilang,” kata Purbaya di DPR RI dikutip Rabu (21/1/2026).

‎Namun, Purbaya optimis jika rupiah akan kembali menguat karena meyakini ketakutan mengenai independensi BI hanya bersifat spekulatif serta ekonomi RI yang masih kuat ke depan.

‎”Saya pikir nggak akan begitu (independensi BI terganggu). Nanti kalau begitu insaf juga langsung menguat lagi rupiah karena fondasi ekonominya kita akan jaga supaya semakin membaik ke depan,” imbuhnya.

2. ‎Kondisi Fiskal Dipantau Investor

‎Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan alasan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS salah satunya karena faktor domestik. Utamanya persepsi pelaku pasar terkait pergantian Deputi Gubernur BI.

‎”Persepsi pasar, ini persepsi pasar terhadap kondisi fiskal dan juga proses pencalonan deputi gubernur, ” katanya saat konferensi pers RDG BI pada Rabu (21/1/2026).

‎Perry turut menegaskan bahwa proses pencalonan adalah sesuai undang-undang tata kelola dan tentu saja tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan bank Indonesia yang tetap profesional dan tata kelola yang kuat.

3. ‎ Kebutuhan Valas Korporat

‎Perry juga menuturkan adanya kebutuhan valuta asing korporasi. Sehingga membuat permintaan dolar meningkat dan memberikan andil terhadap pelemahan rupiah.

‎”Karena juga ada kebutuhan valas yang besar dari sejumlah korporasi termasuk oleh Pertamina, PLN, maupun juga danantara,” katanya.

4. ‎Donald Trump‎

Perry mengungkapkan faktor global turut mempengaruhi pelemahan rupiah antara lain karena kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat.

5. ‎ Yield Obligasi AS Lebih Menggoda

‎Selain itu, Perry juga mengatakan tingginya US Treasury yield 2 tahun dan 3 tahun.

6. ‎ Fed Rate Kemungkinan Kecil Turun pada 2026

‎Perry melihat kemungkinan penurunan suku bunga The Fed yang mengecil jadi penyebab rupiah melemah belakangan ini.

‎Pasalnya ini turut menyebabkan larinya modal dari negara-negara emerging market.

‎”Menyebabkan dolar menguat dan terjadi aliran modal keluar dari emerging market ke negara maju termasuk Amerika,” ucapnya.

‎Perry menyampaikan bahwa berdasarkan data hingga 19 Januari 2026, terjadi net outflow US$1,6 miliar.

(ras/mij)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli

April 20, 2026
Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

Fundamental Kuat, Analis Optimis Bisnis BRI Tetap Kinclong di 2026

April 20, 2026
CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

April 20, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .