• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Hashim Djojohadikusumo Buka-Bukaan Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2026

Hashim Djojohadikusumo Buka-Bukaan Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2026

January 19, 2026
Medco (MEDC) Caplok 10% Aset Gas Eni di Kalimantan Timur

Medco (MEDC) Caplok 10% Aset Gas Eni di Kalimantan Timur

October 12, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 12, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 12, 2026
Gadai Saham ke Mandiri, Emiten Haji Isam (PGUN) Siap Hadapi Risiko Ini

Gadai Saham ke Mandiri, Emiten Haji Isam (PGUN) Siap Hadapi Risiko Ini

October 12, 2026
Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

October 12, 2026
Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

October 12, 2026
BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

October 12, 2026
Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

October 12, 2026
Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja

Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja

October 12, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

October 12, 2026
Awal Sesi I IHSG Dibuka Menguat 0,26% Ke 6.109

Awal Sesi I IHSG Dibuka Menguat 0,26% Ke 6.109

October 12, 2026
QRIS Merambah Timor Leste, Next Negara Mana? Ini Bocorannya

QRIS Merambah Timor Leste, Next Negara Mana? Ini Bocorannya

October 12, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 12, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Hashim Djojohadikusumo Buka-Bukaan Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2026

9 months ago
in Lifestyle
Hashim Djojohadikusumo Buka-Bukaan Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dikatakan bakal lebih berkualitas jika semua program prioritas Presiden Prabowo Subianto bisa berjalan maksimal. Dirinya juga menyoroti seringnya hujatan yang ada di media sosial menutup informasi tentang kesuksesan program pemerintah.

Board of Advisors Prasasti, yang juga Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 harus bisa ditopang oleh kebijakan prioritas di sektor pangan, gizi, perumahan, kesehatan, serta reformasi fiskal dan penegakan hukum.

Dengan cara ini, ekonomi Indonesia diharapkan bukan hanya sekedar bertumbuh secara berkualitas dan berkelanjutan, juga memberikan dampak yang sangat nyata bagi kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan dalam dialog Prasasti Luncheon Talk 2026 bertajuk “Sektor dan Kebijakan Prioritas yang Menjadi Tantangan dan Peluang Pertumbuhan Indonesia di Tahun 2026”, seperti dikutip Senin (19/1/2026).

Hashim mengakui bahwa prestasi pemerintah saat ini cukup banyak, namun sering kali tertutup oleh derasnya hujatan di media sosial. Ia menilai sebagian serangan tersebut bukan kritik murni, melainkan kampanye terorganisasi menggunakan bot, avatar, dan kecerdasan buatan untuk mendiskreditkan pemerintah.

“Ada laman dibaca 5.000 orang, tapi komentarnya 20.000. Ini tidak masuk akal,” ujarnya.

Ia mencontohkan tudingan bahwa Presiden Prabowo Subianto menguasai lahan sawit hampir di seluruh Indonesia sebagai informasi bohong.

Hashim kemudian memaparkan sejumlah capaian yang menurutnya berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Salah satunya adalah terwujudnya kampung haji Indonesia di Makkah, dekat Masjidil Haram, yang telah lama direncanakan sejak era 1950-an dan baru kini terealisasi melalui lobi langsung Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Di sektor sosial, ia menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 55 juta penerima, ditambah 4 juta ibu hamil. Program ini, kata Hashim, berangkat dari temuan tingginya angka stunting akibat malnutrisi, bukan kelaparan. “Program MBG sudah dicetuskan Prabowo sejak tahun 2006 silam, jauh sebelum Gerindra lahir. Ide itu bertolak dari keprihatinan tentang fenomena stunting yang disebabkan malnutrisi balita dan ibu hamil,” kata Hashim.

Dirinya juga menegaskan MBG bersifat sukarela dan memiliki multiplier effect ekonomi yang besar hingga ke pedesaan, dengan target distribusi 82 juta butir telur serta ayam dan buah-buahan. “Jadi tujuannya bukan hanya soal sosial dan peningkatan kualitas hidup generasi mendatang, juga dapat menggerakkan sektor riil sehingga memacu pertumbuhan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menjalankan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga paling miskin, serta pembangunan 3 juta rumah per tahun untuk mengatasi sekitar 27 juta rumah tidak layak huni di pedesaan.

Menurut Hashim, sektor perumahan memiliki keterkaitan dengan 185 mata rantai industri, sehingga berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kita bisa belajar dari China yang berhasil tumbuh dengan sangat menakjubkan dalam beberapa dekade berkat pembangunan besar besaran untuk menyediakan hunian layak untuk warganya,” katanya.

Di bidang pangan, Hashim menyebut swasembada pangan berhasil dicapai dalam satu tahun melalui intensifikasi, termasuk pemangkasan harga pupuk hingga 20 persen tanpa merugikan produsen. Ia menilai hambatan utama selama puluhan tahun adalah birokrasi distribusi pupuk yang berbelit.

Hashim juga menyoroti pentingnya reformasi fiskal dan penegakan hukum di sektor perpajakkan. Ia mencontohkan kebocoran pada sektor e-commerce di mana pembayaran pajak sangat minimal dibandingkan nilai transaksi yang dihasilkan di sektor ini. “Tanpa menaikkan tarif pajak, dengan efisiensi aparat dan kebijakan yang tepat, saya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8 persen,” katanya.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Medco (MEDC) Caplok 10% Aset Gas Eni di Kalimantan Timur

Medco (MEDC) Caplok 10% Aset Gas Eni di Kalimantan Timur

October 12, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 12, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 12, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .