• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.730

Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.730

December 23, 2025
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

October 8, 2026
Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

October 8, 2026
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

October 8, 2026
OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

October 8, 2026
Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

October 8, 2026
Jual Tol Jogja-Solo, ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue

Jual Tol Jogja-Solo, ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue

October 8, 2026
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

October 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.730

10 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.730
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (23/12/2025).

Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp16.730/US$ atau mengalami penguatan sebesar 0,21% dari greenback. Hal ini berbanding terbalik dibandingkan dengan perdagangan kemarin, dimana rupiah harus melemah 0,18% atau naik ke level Rp16.765/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB berada di zona koreksi dengan pelemahan sebesar 0,16% dan bertengger di level 98,129.


Pergerakan rupiah di perdagangan hari ini, Selasa (23/12/2025) diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya pergerakan dolar AS di pasar global.

Pelemahan dolar AS pada perdagangan pagi ini tidak terlepas dari ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) ke depan.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan The Fed masih akan melanjutkan siklus pelonggaran kebijakan, dengan total pemangkasan suku bunga sekitar 50 basis poin sepanjang 2026. Ekspektasi tersebut membuat daya tarik aset berdenominasi dolar AS cenderung melemah.

Tekanan terhadap dolar AS juga datang dari langkah The Fed yang kembali meningkatkan likuiditas di sistem keuangan. Sejak pertengahan Desember, bank sentral AS mulai melakukan pembelian US Treasury Bills senilai US$40 miliar per bulan, yang dipandang pasar sebagai sinyal kebijakan moneter yang lebih akomodatif dan cenderung membebani pergerakan dolar.

Sentimen pelemahan dolar juga diperkuat oleh pernyataan pejabat The Fed. Gubernur The Fed Stephen Miran pada Senin kemarin menyatakan bahwa kegagalan menurunkan suku bunga berisiko meningkatkan peluang perlambatan ekonomi, meskipun ia menegaskan tidak melihat potensi resesi dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat ekspektasi pasar akan arah kebijakan moneter yang lebih longgar.

Saat ini, pasar memperkirakan peluang sekitar 20% bagi Federal Open Market Committee untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan 27-28 Januari 2026. Kombinasi faktor tersebut membuat dolar AS bergerak di bawah tekanan.

Pelemahan dolar AS ini mendorong pelaku pasar mulai mengurangi eksposur pada aset berdenominasi dolar dan kembali mencari peluang di aset berisiko. Kondisi tersebut membuka ruang terjadinya aliran dana ke pasar negara berkembang (emerging markets), termasuk ke rupiah, sehingga diharapkan mampu membuat penguatan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

October 8, 2026
Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

October 8, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .